Mati Syahid Menurut Umar bin Khattab

Umar bin Khattab berkata;

“Kemuliaan seorang mukmin adalah ketakwaannya, agamanya adalah kehormatannya, wibawanya adalah akhlaknya, sedangkan keberanian dan jiwa pengecut adalah adalah naluri yang Allah tanamkan kepada siapa yang Ia kehendaki.

Orang yang takut akan lari dari membela bapak dan ibunya, sedang orang yang berani akan berperang membela sesuatu yang tidak akan dibawa ke dalam rumahnya. Gugur dalam peperangan adalah salah satu jenis kematian, sedangkan syahid adalah orang yang menyerahkan jiwanya kepada Allah.”

HR. Malik

Ihram Jika Telah Melihat Bulan

telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari Abdurrahman bin Al Qasim dari Bapaknya bahwa Umar bin al Khatthab berkata; “Wahai penduduk Makkah, bagaimana keadaan orang-orang yang mereka datang dalam keadaan rambutnya acak-acakkan dan berdebu, sementara kalian masih memakai minyak. Laksanakanlah ihram jika kalian telah melihat bulan.”

HR. Malik

Doa Memakai Baju Baru

“Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengenakan pakaian baru beliau selalu menyebut namanya, baik itu imamah, gamis ataupun selendang. Setelah itu beliau bersabda:

“ALLAHUMMA LAKAL HAMDU ANTA KASAUTANIIHI AS`ALUKA KHAIRAHU WA KHAIRA MAA SHUNI’A LAHU WA A’UUDZU BIKA MIN SYARRIHI WA SYARRI MAA SHUNI’A LAHU

(Ya Allah, segala puji hanya milik-Mu, Engkau telah mengenakan pakaian itu kepadaku. Maka aku meminta kebaikannya dan kebaikan apa yang dibuat untuknya. Dan aku berlindung kepadamu keburukannya dan keburukkan apa yang dibuat untuknya).”

HR. Tirmidzi

Rasulullah Tidak Menyukai Bawang

Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan, telah menceritakan kepada kami Abu Dawud, telah memberitakan kepada kami Syu’bah dari Simak bin Harb bahwa ia mendengar Jabir bin Samurah berkata;

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam singgah di kediaman Ayyub. Biasanya, jika Ayyub memakan suatu makanan, maka selebihnya ia kirimkan kepada beliau. Kemudian pada suatu hari, ia mengirimkan makanan kepada beliau, namun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak memakannya. Maka ketika Ayyub mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, ia pun menuturkan hal itu pada beliau,

akhirnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Di dalam makanan itu terdapat bawang putih.” Ayyub berkata, “Wahai Rasulullah, apakah bawang itu haram?” beliau menjawab: “Tidak, akan tetapi saya membencinya karena baunya yang tajam.” Abu Isa berkata; Ini adalah hasan shahih.

HR. Tirmidzi

Autotext Bahasa Arab – Nasehat Islam

Autotext Bahasa Arab

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ (Assalaamu’alaikum wa rahmatullah wabarakatuhu)

وَ عَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ (Wa’alaikum salaam wa rahmatullah wabarakatuh)

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ (Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb)

اَهْلاًوَسَهْلاً (Ahlan wa sahlan)

اَللّهُ اَكْبَرُ (Allahu Akbar)

اَلْحَمْدُلِلّهِ (Alhamdulillah)

الْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْن (Alhamdu lillahi rabbil ‘alamin artinya Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam)

اَللّهُ (Allah)

أمين (Amin)

اَمِين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن (Amin Ya Rabbal ‘Alamin)

اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ (Astaghfirullah hal adzim)

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم (Ta’awwuz: A’udzubillahi minas syaito nirrojim)

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ (Bismillahir rahmanir rahim)

بَارَكَ اللّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرِ (Do’a untuk Pengantin)

حَلاَلً (halal)

حَرَامٌ (haram)

اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ (Innalillahi wa inna ilaihi raaji’uun)

اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ (Insya Allah)

جَزَاكَ اللّهُ (jazakallah)

جَزَاكِ اللّهُ (jazakillah)

جَزَاكُمُ اللّهُ(Jazakumullah)

لاَحوْلَ وَلاَ قُوَّة اِلاَّبِاللّهِ (Laa haula wa laa quwwata illa billah)

لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ (Laa ilaaha illallah)

مَاشَآءَاللّهُ (Masya Allah)

سُبْحَانَ اللّهُ (Subhanallah)

اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، وَلِلّهِ الْحَمْدُ (Takbiran = Allahu Akbar)

تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّا وَ مِنْكُمْ صِيَامَنَا وَ صِيَامَكُمْ (Taqabalallahu minna wa minkum siyamanan wa siyamakum)

تَقَبَّلْ يَا كَرِيْمُ (Taqabal ya kariim)

وَ اِيَّاكُمْ (Wa iyyakum)

مَرْحَبًا يَا رَمَضَان (Marhaban ya Ramadhan)

‫‬ مِنَ العَائِدِيْنَ وَ الفَائِزِيْنَ(Minal ‘aidin wal faidzin)

بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَأَمُوتُ (Doa sebelum tidur = Bismika Allahumma Ahya Wa Amut)

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّد (Salawat atas Nabi Muhammad)

سُبْحَانَ اللَّهِ وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ وَ لاَ اِلهَ إِلاَّ اللَّهُ وَ اللَّهُ أَكْبَرُ (Subhanallah walhamdulillah wala ila ha illauloh Allahu akbar)

القرآن (Al-Qur’ an)

لَيْلَةِ الْقَدْرِ (Lailatul Qadar)

صوم (Shaum = Puasa)

عيد فطر مبارك (Idul Fitri Mubarak = Lebaran)

عيد الأضحى (Idul Adha)

صلاة (Salat)

المسجد (Masjid)

تَرْوِيْحَةٌ (Tarawih)

Semoga autotext dalam bahasa Arab Indonesia ini berguna untuk teman teman.

Sambel Pete Istimewa – Marimasak

SAMBAL PETE Istimewa
.
BAHAN:
250 gram pete (bersihkan dan belah menjadi dua bagian)
15 buah bawang merah
6 siung bawang putih
150 gram cabai rawit merah
100 gram cabai merah besar
Garam
Gula
Penyedap rasa bila diperlukan
Minyak
.
CARA MEMASAK:
1. Goreng semua cabai dan bawang sampai matang.
2. Setelah itu ulek kasar cabe dan bawang tersebut jangan terlalu lembut jika disara sudah cukup.
3. Panaskan minyak sisa menggoreng cabai tadi dan tumis ulekan sambal dengan garam, gula dan penyedap.
4. Masukkan pete yg sebelumnya sudah digoreng terlebih dahulu.
5. Sambal pete siap disajikan.
.
Resep dari @dhinie_widiyati
.
#resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resepmasakanindonesia #resepdapur #resepmasakannusantara

Resep Tahu Walik Ayam – Marimasak

ㅤㅤ
TAHU WALIK
.
BAHAN:
250 gram dada ayam
100 gram tepung tapioka
1 sdm bawang putih goreng
1 sdm bawang merah goreng
16 buah tahu pong
Secukupnya garam, es batu, dan air
1 batang daun bawang, potong2
.
CARA MEMBUAT:
1. Belah tahu jadi dua, lalu walik/ balik tahunya (yg bagian luar jadi ada di dalam).
2. Haluskan daging ayam dengan food processor lalu masukkan semua bahan dan bumbu2 lainnya. Proses sampai halus.
3. Ambil tahu isi dengan adonan isian.
4. Panaskan minyak, goreng sampai matang.
5. Angkat sajikan
.
Resep dari @fitrisasmaya
.
#resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resepmasakanindonesia #resepdapur #resepmasakannusantara