Waspada Wali Setan

GUS JAKFAR orang Gila zaman Now yg dianggap Wali

Sebegitu Takjim nya sebagian rakyat negeri ini pada orang ga waras yang dianggab Wali, inilah dampak akibat dari sikap Ghuluw yg berlebihan pada cerita2 Kurofat yg menyesatkan

Entah dimana letak Tauhid mereka

Bisa jadi ini bukan Kesalahan Gus Jakfar  tapi Kesalahan orang orang waras yang mengangkatnya & menganggapnya sebagai seorang WALI dengan embel2 Karomah.

Mana Mungkin Wali Allah Jauh dari kesan ketakwaan kepada Rabbnya, bahkan menampakkan kemaksiatan didepan umum seperti membuka Aurat, merokok, mendengarkan & menonton musik dangdut & juga berikhtilat.

Ibnu Abil ‘Izz berkata, “Barangsiapa yang meyakini bahwa sebagian orang-orang dungu (agak gila) –yang meninggalkan ittiba’ (mengikuti) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam baik dalam pembicaraannya, amalan-malannya, maupun keadaan-keadaannya- bahwsanya mereka termasuk wali-wali Allah, dan lebih utama daripada para pengikut jalan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam maka ia adalah orang yang sesat, mubtadi’, dan salah dalam beraqidah. Karena orang dungu tersebut kalau bukan ia adalah syaitan yang zindiiq…, atau seorang gila yang mendapat udzur. Maka bagaimana ia bisa lebih mulia daripada orang yang termasuk wali-wali Allah yang mengikuti sunnah-sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam??? Atau menyamainya???. Dan tidaklah dikatakan bahwa mungkin saja orang dungu ini mengikuti sunnah-sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di batin meskipun ia meninggalkan ittiba’ di dzohir??. Ini sesungguhnya juga merupakan kesalahan, dan yang wajib adalah mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam baik secara batin maupun secara zhohir”[Syarah Al-Aqiidah At-Thohaawiyah II/773]
.

Waspada Tradisi Syirik

Hindari Tradisi Syirik di bulan Muharram!
.
Dear, ada beberapa tradisi yang sering dilakukan untuk menyambut bulan Muharram atau sering juga disebut 1 suro.  Tradisi tersebut diantaranya :
1. Sadranan/larungan, yaitu nasi tumpeng dengan berbagai lauk pauk, dan kepala kerbau yang dihanyutkan ke laut. 
2. Kirab binatang yang dikramatkan.
3. mencuci barang-barang pusaka seperti keris, alat gamelan dll.
4. berebut hasil pertanian yang sudah di kirab (diarak)
Kegiatan ini dilakukan untuk mengharap keberuntungan dan membuang sial, serta mengharap keberkahan dari laut, gunung atau sesuatu yang dipercayai dapat mendatangkan keberuntungan.
.
Hal ini karena pelaku ngalap berkah yang seperti itu, mempunyai keyakinan bahwa ada dzat lain yang mampu mendatangkan keselamatan/berkah serta menolak bahaya selain Allah Ta’ala. .
Dalam pembahasan ilmu agama Islam biasa disebut dengan Tathayyur ( تَطَيُّرْ ) atau Thiyarah ( طِيَرَةٌ ) yakni suatu anggapan bahwa suatu keberuntungan atau kesialan itu didasarkan pada kejadian tertentu, waktu, atau tempat tertentu.
.
Orang-orang jahiliyyah dahulu meyakini bahwa Tathayyur ini dapat mendatangkan manfaat atau menghilangkan mudharat. Setelah Islam datang, keyakinan ini dikategorikan kedalam perbuatan syirik yang harus dijauhi. Dan Islam datang untuk memurnikan kembali keyakinan bahwa segala sesuatu itu terjadi atas kehendak Allah Ta’ala dan membebaskan hati ini dari ketergantungan kepada selain-Nya. Allah Ta’ala berfirman, “Ketahuilah, sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah, akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS. Al A’raf: 131)
.
Ya Allah.. Tradisi ini masih marak sekali di sekitar kita. Bahkan menjadi bahasan yang unik dan menarik yang diangkat di berita-berita televisi. 😢
Semoga kita tidak terjebak dalam dosa syirik ya dear.. 😇
.
#WaspadaSyirik

Waspada LGBT

Waspada LGBT

Kalau menurut kamu mendukung kaum LGBT itu salah satu bentuk toleransi, itu salah.

Kalau menurut kamu dengan mendukung kaum LGBT itu adalah orang-orang yang keren dan berpikiran kritis, itu salah
Kalau menurut kamu kaum LGBT berlaku seperti itu adalah faktor genetik, itu SALAH BANGET.

Allah menciptakan manusia berpasang-pasangan, laki-laki dengan perempuan, bukan laki-laki dengan laki-laki, dan perempuan dengan perempuan
Allah menciptakan manusia beserta dengan akal
Kalau binatang aja yang ga dibekali akal memilih pasangan hidupnya dengan yang lawan jenis, masa manusia yang punya akal malah memilih pasangan hidupnya dengan yang sesama jenis?

Lagi pula… keluarga macam apa yang mau dibangun?
Bukan lagi keluarga berencana, malah jadi keluarga bencana

Waspada Godaan Setan Terkutuk • Umat Muhammadiyah

Waspada Godaan Setan Terkutuk • Umat Muhammadiyah

Sesungguhnya godaan setan adalah musuh paling nyata bagi kita umat islam. Godaan setan menjadi penguji tingkat keimanan kita, apakah tahan akannya atau runtuh dibuatnya.. semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang terlindung dari godaan setan yang terkutuk aamiin..
.
.
#muhammadiyah #lensamu #takwa #iman #istiqomah #berkah #allahuakbar #alhamdulilah #islam #nasehat #muhasabah #islam #pencerahan #gerakanpembaruan #muhammadiyahgerakanku #ayatsuci #kekuatanalquran #teladan #petuahhidup #petunjukAllah #nasehat #berkemajuan #akhlakulkarimah #taat #hadist #kebaikanislam #muhasabah #ayojadibaik #hijrah

Waspada Siksa Neraka • Umat Muhammadiyah

Waspada Siksa Neraka • Umat Muhammadiyah

Sesungguhnya siksa neraka amatlah pedih. Dalam hadits diriwayatkan bahwa penduduk neraka yang paling ringan siksanya yakni dia memakai dua sandal dari api neraka yang mana otaknya mendidih disebabkan panasnya kedua sandalnya. Bahkan siksa paling ringan pun, sangat pedih. Ya Allah, jauhkan kami dari api neraka, sesungguhnya kami sangat takut akan hal itu ya Allah, bimbing kami agar terus selalu berada di jalan-Mu.
.
.
#muhammadiyah #lensamu #takwa #iman #istiqomah #berkah #allahuakbar #alhamdulilah #islam #nasehat #muhasabah #islam #pencerahan #gerakanpembaruan #muhammadiyahgerakanku #ayatsuci #kekuatanalquran #teladan #petuahhidup #petunjukAllah #nasehat #berkemajuan #akhlakulkarimah #taat #hadist #kebaikanislam #muhasabah #ayojadibaik #hijrah

Waspada Pengkhianat • Umat Muhammadiyah

Waspada Pengkhianat • Umat Muhammadiyah

Sungguh tercela, seperti yang dilakukan kaum Bani Qainuqa Yahudi yang mengkhianati Piagam Madinah, padahal mereka sudah sepakat terhadapnya. Rasulullah menjadi geram atas perlakuan pengkhianatan itu sampai Allah memberikan ganjaran yang setimpal pada Kaum Yahudi. Semoga kita selalu menjauhkan diri dari berkhianat ataupun dikhianati ya sobat Muhammadiyah. .
.
#muhammadiyah #lensamu #takwa #iman #istiqomah #berkah #allahuakbar #alhamdulilah #islam #nasehat #muhasabah #islam #pencerahan #gerakanpembaruan #muhammadiyahgerakanku #ayatsuci #kekuatanalquran #teladan #petuahhidup #petunjukAllah #nasehat #berkemajuan #akhlakulkarimah #taat #hadist #kebaikanislam #muhasabah #ayojadibaik #hijrah

Waspada Playboy Alim • Aulia Izzatunisa

banyak ikhwan ikhwan yang sudah mengaku sering ikut kajian tapi masih getol dalam pacaran masih suka ngechat wanita yang haram untuknya
masih suka melikes postingan wanita yang tidak menutup aurat
masih suka memfollow wanita wanita sexy cantik nan aduhai
.
ketahuilah ukhti
ikhwan yang mengaku taat pada agama pasti tidak akan berani menghubungi mu kecuali ada keperluan khusus itu pun tidak sampai berlarut dan berujung menjadi “ohya kamu lagi apa?”
tidak akan berani mengajak kamu “pacaran” karna dia tahu bahwa islam tidak mengenal pacaran
ikhwan yang taat
tidak membuat wanita berlarut larut dalam chatting yang tidak bermanfaat
dan ikhwan yang taat
tau batasan2 yang di lakukan terhadap wanita di media sosial apalagi “berpacaran”
karna ikhwan yang taat tidak akan minta “pap” tapi ia akan minta “alamat rumahmu dan mendekati orang tuamu”
.
nun mati bertemu ba adalah iqlab aku dan kamu haruslah ijab.
.
yuk tinggalkan itu semua karna Allah senantiasa menunggu taubat kita dan Allah tidak akan melihat masa lalu kita
kalau pernah seperti itu mulai sekarang stop.
.
kalau rasanya sudah tertarik bangett pinjam namanya tikung di 1/3 malam dan sebut namanya “yaAllah Raisa yaAllah”
.
“yaAllah tah eta nu nyarande dina tiang masjid”
.
“yaAllah ta eta nu ketawa na di tutupi ku kerudung na “
.
“yaAllah ta eta nu
fotona miring”
.
“yaAllah ta eta nu keur maca postingn ieu”
.
karna cara bercinta yang asik itu di doa masbro
senjata yang tak pernah melesat hanyalah Do’a.
dan dakwah paling berat adalah ketika kita menyebut nama , yang tidak tahu kalau namanya kita sebut.
.
jadi yakin ya yang ngatur jodoh mu itu Allah, serahkan semuanya sama Allah.

Waspada Islam KTP Dan Munafik • Aulia Izzatunisa

Diantara kesalahan fatal seorang muslim ialah apabila ia MERASA AMAN dengan keislamannya… Merasa kalau sudah beridentitas ‘Islam’, maka berarti akan terus menjadi muslim sampai mati (tanpa peduli dengan AMALANnya)…

Tidakkah ia tahu bahwa MUNAAFIQ pun adalah orang yang MENGAKU-NGAKU muslim, sementara MENYEMBUNYIKAN KEKUFURAN di dalam HATInya!? Yang mana disisi Allah, TIDAK DIANGGAP sebagai Muslim?!

Adakah ia lupa bahwa seorang muslim pun BISA BATAL KEISLAMANnya dikarenakan UCAPAN atau PERBUATAN, sehingga TIDAK LAGI dianggap sebagai seorang muslim karenanya!?

Bahkan bukankah dalam al-Qur’an, setelah Allah menyebutkan keutamaan Nabi-Nabinya, maka Dia berfirman: وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ [[Sekiranya mereka (para nabi dan Rasul tersebut) mempersekutukan/mengkufuri Allah, pasti lenyaplah amalan yang telah mereka kerjakan… (Al-An’am: 88)]]

Maka siapakah selain dari mereka yang merasa aman dari kesyirikan dan kekufuran setelah ini!?! Selama kita khawatir jatuh pada kekufuran, maka selama itu kita akan menjaga diri kita… Adapun jika merasa aman, maka khawatirnya, hal ini akan menjatuhkan kita ke dalamnya, sedangkan kita tidak menyadari…

Berkata al-Hasan al-Bashriy: مَا خَافَهُ إِلَّا مُؤْمِنٌ وَلَا أَمِنَهُ إِلَّا مُنَافِقٌ [[“Tidak ada yang khawatir akan kemunafikan melainkan seorang mukmin, dan tidak ada yang merasa aman darinya melainkan seorang munafik.”]]

Berkata Imam ibnu Hajar: فَمَنْ أَصَرَّ عَلَى نِفَاق الْمَعْصِيَة خُشِيَ عَلَيْهِ أَنْ يُفْضِي بِهِ إِلَى نِفَاق الْكُفْر [[“Siapa yang terus menerus mengerjakan nifak maksiat; maka dikhawatirkan hal itu akan menggiringnya kepada nifak kufur.” (Fath al-Baari: 1/138, kutipan)]]

Maka jangan sampai kita wafat, sedangkan kita telah MEMBATALKAN KEISLAMAN kita, sedangkan kita tidak menyadari, na’uudzubillaah.

Karena siapa yang wafat dalam keadaan demikian, maka merekalah yang dimaksud dengan apa yang difirmankanNya: وَقَدِمْنَا إِلَىٰ مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا [[Dan Kami akan perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami akan jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan. (al-Furqan: 23)]], na’uudzubillaah

Semoga Allah menjauhkan kita sejauh-jauhnya dari kesyirikan dan kekufuran; serta memberi petunjuk keislaman dan keimanan pada kita semua, serta menetapkan kita diatasnya hingga wafat kita..

Allahumma Aamiin..