Tipe Penghuni Surga Dan Neraka

Telah menceritakan kepada kami Abu Nu’aim Telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Ma’bad bin Khalid ia berkata, Aku mendengar Haritsah bin Wahb Al Khuza’i ia berkata;

Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Maukah kalian aku beritahukan mengenai penghuni surga? Yaitu setiap orang lemah dan ditindas, yang sekiranya ia bersumpah atas nama Allah, niscaya Allah mengabulkannya. Dan maukah kalian aku beritahukan mengenai penghuni neraka? Yaitu setiap yang beringas membela kebatilan, kasar lagi sombong.”

HR. Bukhari

Amalan Adalah Sebagai Jalan, Semua Tergantung Dari Ridho Allah

Telah menceritakan kepada kami Affan, telah menceritakan kepada kami Wuhaib, dia berkata; telah menceritakan kepada kami Musa bin ‘Uqbah, dia berkata; saya telah mendengar Abu Salamah bin Abdurrahman bin ‘Auf menceritakan dari Aisyah, istri Nabi Shallallahu’alaihiwasallam, bahwasanya dia berkata; Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Lakukanlah amalan dengan sederhana dan istiqamah, dan usahakanlah untuk benar dan sederhana, dan berilah kabar gembira bahwa seseorang tidak akan sekali-kali masuk surga karena amalannya.” Mereka bertanya; “Begitu juga engkau ya Rasulullah.?” beliau bersabda: “Begitu juga aku. Hanya saja Allah AzzaWaJalla telah meliputiku dengan dengan rahmatnya. Dan ketahuilah, bahwa amalan yang paling dicintai oleh Allah AzzaWaJalla adalah yang paling kontinyu, sekalipun sedikit.”

HR. Ahmad

Umur Penghuni Surga Sekitar 30 – 33 Tahun

Telah menceritakan kepada kami Abu Hurairah Muhammad bin Firas Al Bashri telah menceritakan kepada kami Abu Dawud telah menceritakan kepada kami ‘Imran Abu Al ‘Awwam dari Qatadah dari Syahr bin Hausyab dari Abdurrahman bin Ghanm dari Mu’adz bin Jabal nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Penghuni surga masuk surga dalam keadaan tidak berbulu, tidak berjenggot, mengenakan calak mata, berumur tigapuluh atau tigapuluh tiga tahun.” Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan gharib dan sebagian sahabat Qatadah meriwayatkan hadits ini dari Qatadah secara mursal, mereka tidak menyandarkannya.

HR. Tirmidzi

Apa Yang Kita Inginkan, Semua Asa Ada Di Surga

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdurrahman berkata: Telah mengkhabarkan kepada kami ‘Ashim bin Ali telah menceritakan kepada kami Al Mas’udi dari ‘Alqamah bin Murtsid dari Sulaiman bin Buraidah dari ayahnya, seseorang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam: Wahai Rasulullah, apakah di surga ada kuda? Beliau menjawab: Bila Allah memasukkanmu ke surga, kau akan dibawa di atas kuda dari permata merah di surga yang membawamu terbang di surga semaumu.” Orang lain bertanya pada beliau: Wahai Rasulullah, apakah di surga ada unta? Beliau tidak menjawab seperti yang dikatakan kepada temannya, beliau bersabda: “Bila Allah memasukkanmu ke surga, didalamnya ada segala yang diinginkan oleh jiwamu dan dipandang nikmat oleh matamu.” Telah menceritakan kepada kami Suwaid bin Nashr telah mengkhabarkan kepada kami Abdullah bin Al Mubarak dari Sufyan dari ‘Alqamah bin Murtsid dari Abdurrahman bin Sabith dari nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam sepertinya dengan maknanya dan ini lebih shahih dari hadits Al Mas’udi.

HR. Tirmidzi

Kenikmatan Sungai Kautsar

Telah menceritakan kepada kami Abd bin Humaid telah mengkhabarkan kepada kami Abdullah bin Maslamah dari Muhammad bin Abdullah bin Muslim dari bapaknya dari Anas bin Malik berkata:

Suatu ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam ditanya: Apa artinya KAUTSAR? beliau menjawab: Itu adalah sungai yang Allah berikan kepadaku, yaitu di surga, warnanya lebih putih dari air susu dan rasanya lebih manis dari madu, di dalamnya ada burung yang lehernya seperti leher onta.” Umar berkata: Sesungguhnya ini adalah benar benar kenikmatan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: Aku telah memakan yang lebih baik darinya.” Abu Isa berkata: Hadits ini hasan gharib, adapun Muhammad bin Abdullah bin Muslim dia adalah anak saudara Ibnu Syihab Az Zuhri, dan Abdullah bin Muslim meriwayatkan dari Ibnu Umar dan Anas bin Malik.

HR. Tirmidzi

Hamparan Permadani Surga

Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Risydin bin Sa’ad dari Amru bin Al Harits dari Darraj Abu As Samah dari Abu Al Haitsam dari Abu Sa’id dari nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam tentang firman Allah: “Dan hamparan-hamparan (permadani-permadani) yang ditinggikan.” (QS. Alwaqi’ah 64), Beliau bersabda: “Tingginya sama seperti antara langit dan bumi, perjalanan limaratus tahun.” Berkata Abu Isa: Hadits ini gharib, kami hanya mengetahuinya dari hadits Risydin bin Sa’ad. Sebagaian ahlul ilmi berkata tentang penafsiran hadits ini, maknanya tingkatan hamparan-hamparan dan jarak masing-masing tingkatan itu seperti antara langit dan bumi.

HR. Tirmidzi

Setiap Lelaki Mendapat 2 Istri Di Surga

Telah menceritakan kepada kami Al Abbas bin Muhammad Ad Dauri telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullah bin Musa telah mengkhabarkan kepada kami Syaiban dari Firas dari ‘Athiyah dari Abu Sa’id Al Khudri dari nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Golongan pertama yang masuk surga mereka bagaikan bulan di malam purnama dan golongan kedua seperti warna bintang bersinar terang terindah dilangit, setiap lelaki di antara mereka mendapatkan dua istri, setiap istri mengenakan tujuhpuluh perhiasan, sungsumnya terlihat dari belakang.” Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan shahih.

HR. Tirmidzi

Air Susu Berasal Dari Surga

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar, telah menceritakan kepada kami Mu’adz bin Hisyam, telah menceritakan kepada kami bapakku dari Qatadah dari Syahr bin Hausyab dari Abu Hurairah bahwasanya; Sekelompok orang dari kalangan sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata, “Al Kam`ah adalah cacarnya orang-orang Anshar.” Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Al Kam`ah berasal dari Al Mann. Dan airnya mengandung kesembuhan bagi penyakit ‘Ain. Air susu berasal dari surga, dan ia adalah obat untuk menghilangkan racun.” Abu Isa berkata; Ini adalah hadits hasan.

HR. Tirmidzi

Surga Untuk Orang Buta Yang Saleh

Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan telah menceritakan kepada kami ‘Abdur Razzaq telah mengkhabarkan kepada kami Sufyan dari Al A’masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah ia memarfu’kannya kepada nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, ia berkata: Allah ‘azza wajalla berfirman: “Barangsiapa yang Aku lenyapkan kedua matanya, lantas ia bersabar dan mengharap pahala, aku tidak merelakan pahala baginya selain surga.” Dalam hal ini ada hadits serupa dari ‘Irbadl bin Sariyah. Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan shahih.

HR. Tirmidzi