Muhasabah

Sebenarnya apasih pentingnya bermuhasabah?
Penting banget, karena dengan bermuhasabah berarti kita mengingat, menyesali lalu mengevaluasi diri. Berusaha untuk ga mengulang kesalahan itu lagi.
.
Salah satu cara bermuhasabah yang paling kecil adalah dengan sering berucap istighfar, sering berdzikir, dan sebutkan segala kesalahan saat berdo’a.
.
walaupun awalnya berat tapi yang terpenting adalah berproses dan berprogres. Dan itu bisa berprogres jika kita paksakan.
.
Tapi sayangnya… banyak juga yang ga menjadikan kelaliannya sebagai pelajaran. Yang terjadi malah sebaliknya, berlarut-larut dalam kesalahan dan yang lebih parah tak pernah merasa mempunyai salah dalam dirinya.
.
Astaghfirullah… semoga Allah ampuni kesalahan-kesalahan kita dan semoga kita semua termasuk orang-orang yang senantiasa bermuhasabah dan selalu memperbaiki diri. Aamiin…

Wanita Solehah Adalah Sebaik-baiknya Pembuat Peradaban

Teringat sebuah kutipan yang populer
“Wanita adalah tiang negara, jika baik wanitanya maka baiklah negaranya dan jika rusak wanitanya maka rusak pula negaranya”.
.
Dear.. Wanita menjadi subjek utama peradaban manusia. Maka harus kita sadari, betapa Allah memberi amanah yg begitu besar untuk wanita. Allah mewajibkan hamba-Nya untuk menuntut ilmu. Agar yang laki-laki bisa menjadi pemimpin yang baik, dan para wanita menjadi manusia yang berkualitas, serta pendidik yang ulung untuk mencetak generasi terbaik.
.
Jika baik wanitanya, maka Insyaa Allah baik pula suatu negeri. Baik buruknya peradaban, ada ditanganmu.
.
Apakah kamu masih berpikir pendidikan bagi mslimah itu tidak penting?
#MuslimahBerpendidikan

Cerdasnya Istri Rasulullah, Aisyah RA

Dear #Lovalila …
Aisyah Radhiallahu’anha adalah istri dari Rasulullah Muhammad Shallahu’alaihi wasallam. Beliau adalah contoh muslimah yang cantik dan cerdas. Ia pandai berbahasa, juga menguasai ilmu kesehatan dan nasab.
.
Karena kecerdasan dan ingatannya yang kuat, telah banyak juga hadits-hadits yang diriwayatkan Aisyah. Semasa hidupnya, Aisyah telah meriwayatkan 2.210 hadits. Beliau adalah satu-satunya wanita yang mendapat gelar perawi hadits terbanyak.
.
Az Zuhri pernah berkata, “seandainya ilmu Aisyah dikumpulkan dan dibandingkan dengan semua ilmu wanita di dunia, maka ilmu Aisyah lebih banyak.”
.
Dear.. Aisyah adalah inspirasi muslimah untuk menuntut ilmu dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Namanya terkenang sepanjang masa sebab ribuan hadits diriwayatkannya. Jadikanlah ia teladan dan idola. Semoga kita pun dapat meneladaninya, berkontribusi untuk mengamalkan ilmu dalam memajukan dan penerapkan syariat Islam. 😊
.
#MuslimahBerpendidikan

Macam-macam Zina

Hati hati mendekati zina!
Zina Al-Laman adalah zina yang umumnya dilakukan dengan mengunakan panca indera, seperti:
1. Zina mata (ain) adalah zina ketika seseorang memandang lawan jenisnya dengan perasaan senang.
2. Zina hati (qalbi) adalah zina ketika memikirkan atau mengkhayalkan lawan jenis dengan perasaan senang dan bahagia.
3. Zina ucapan (lisan) adalah zina ketika membicarakan lawan jenis yang diikuti dengan perasaan senang.
4. Zina tangan (yadin) adalah zina ketika dengan sengaja memegang bagian tubuh lawan jenis diikuti dengan perasaan senang dan bahagia terhadapnya.
5. Zina luar adalah zina yang diperbuat antar lawan jenis yang bukan muhrim dengan melibatkan alat kelamin.
.
Dalam islam, perbuatan zina sangatlah diharamkan dan termasuk dalam dosa besar. Dalam QS. Al-Furqan:68-69, Allah SWT berfirman :
Artinya:”Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya)(68), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina (69)”
.
Hukuman untuk pelaku zina menurut agama Islam, yaitu:
– Jika pelakunya sudah menikah melakukannya secara sukarela (tidak dipaksa atau tidak diperkosa), mereka dicambuk 100 kali, kemudian dirajam.
– Jika pelakunya belum menikah, maka mereka didera (dicambuk) 100 kali. Kemudian diasingkan selama setahun.
.
Seperti yang diriwayatkan dalam hadist dan surah berikut ini:
“Ada seorang laki-laki yang datang kepada rasulullah S.A.W. Ketika dia sedang berada di dalam masjid. Laki-laki itu memanggil-manggil rasulullah seraya mengatakan, “Hai rasulullah aku telah berbuat zina, tetapi aku menyesal.” Ucapan itu diulanginya sampai empat kali. Setelah rasulullah mendengar pernyataan yang sudah empat kali diulangi itu, lalu dia pun memanggilnya, seraya berkata, “Apakah engkau ini gila?” “Tidak.”, jawab laki-laki itu. Nabi bertanya lagi, “Adakah engkau ini orang yang muhsan?” “Ya.”, jawabnya. Kemudian, rasulullah bersabda lagi, “Bawalah laki-laki ini dan langsung rajam oleh kamu sekalian.” – HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah
“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.”- QS. An-Nur 24:2
“Ambillah dariku! Ambillah dariku! Sungguh Allah telah memberi jalan kepada mereka. Jejaka yang berzina dengan gadis didera seratus kali dan diasingkan selama satu tahun. Dan orang yang telah menikah melakukan zina didera seratus kali dan dirajam.” – H.R. Muslim dari Ubadah bin Samit
.

Selektif Dalam Memilih Pasangan

Selektif dalam memilih pasangan adalah bentuk dari menjaga kualitas keturunan.
.
Bukan sombong, bukan pula merasa tinggi untuk memilih. Tapi memang memilih pasangan adalah bentuk tanggungjawab yang bisa kita lakukan saat ini untuk menjaga kualitas hak keturunan kita.
.
Tentu jodoh adalah cerimnan diri, sebab itu #PantaskanDirimu sejak dini, agar kau pun siap membersamai dia yang memilihmu.
.
Anak mu berhak mendapatkan ayah yang berkualitas akhlak dan ibadahnya. Agar dapat membimbing kamu sekeluarga ke surga-Nya 😊
.

Mendambakan Pendamping

Tak perlu risau kapan dan dengan siapa kita akan bersanding, teruslah bertaqwa, maka Allah kan beri sebaik-baiknya pendamping.
.
Dear.. Menikah itu bukan lagi mempermasalahkan siapa orangnya, tapi lihat kemana tujuannya.
Kita ini terlalu kepo tentang jodoh kita, sampai2 lupa membangun tujuan menikah.
Kita pun Khawatir mendapatkan yang buruk, sibuk mencari yang baik, sampai lupa bahwa yang terbaik akan Allah datangkan jk kita nya pun baik. Kita terlalu sibuk meladeni pertanyaan “kapan nikah”, sampai khilaf memburu jodoh dengan cara yang salah.
.
“Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26)
.
Apa yang kau dapatkan, itu berkaitan erat dengan apa yang kau usahakan saat ini. Jadi, tunggu apa lagi? Jangan buang-buang waktu, mari #PantaskanDirimu 😇

Tips Memantaskan Diri

Tips memantaskan diri
.
1. Belajar taat pada syariat Islam.
Belajarlah taat pada syariat Islam. Sebab ketaatan kepada Allah adalah telah membangun pribadi yang berkomitmen.  Kalau di hadapan Allah yang tak terlihat saja ia taat, maka Insyaa Allah ia pun siap untuk menikah. .
2. Pelajari cara berumah tangga Rasul dan sahabat.
Dear.. Ilmu itu penting, Banyak pelajaran yang berharga dalam rumah tangga Rasul dan juga sahabat2nya. Allah pun berfirman bahwa banyak kisah2 terdahulu yang telah termaktub dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah untuk diambil pelajaran.
.
3. Latihan mengambil peran Ibu di rumah
Dear.. Salah satu indikasi kamu siap menikah adalah, kamu bisa menggantikan posisi orangtuamu. Karena siap menikah, juga harus siap menjadi orangtua, mengurusi semua urusan rumah tangga serta menyelesaikan masalah2nya 😉
Sudah pernah coba?
.
4. Sering-sering membantu mengasuh anak.
Kamu mau nikah, tapi nggak suka anak-anak? Serius siap nikah?
Dear.. Berlatihlah dengan membantu oranglain mengasuh anak. Jangan sampai katanya siap menikah, suka main sama anak2, tapi giliran diamanahi mengurus anak, itu menjadi hal yang bikin stress bagi kita. 😅
.

Rahasia Jodoh

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Anbiya: 35)
.
Alila tau mendapatkan pasangan yang tidak taat bagi seseorang yang taat adalah ujian yang berat.
.
Dear.. Siapapun dia yang Allah takdirkan mendapatkan ujian di atas rata-rata tentu bukan orang biasa. Ingatkah dengan kisah Asiyah istri dari Fir’aun sang raja yang mengaku sebagai Tuhan, yang begitu angkuh karena kekuasannya, yang sampai tega membunuh setiap bayi laki-laki yang lahir karena takut kehilangan kekuasaan? Padahal Asiyah adalah seorang yang taat pada Allah. Ketika Fir’aun mengetahui ternyata Asiyah lebih memilih menyembah Allah dari pada dirinya. Fir’aun memberikan ancaman hingga siksaan kepada Asiyah sampai akhir hayatnya. Tapi hal tersebut tidak sama sekali menggoyahkan keteguhan hati Asiyah untuk beriman kepada Allah.
.
Kita bisa lihat bahwa Asiyah memang bukan muslimah biasa, ia memiliki keteguhan hati yang begitu kuat. Karena keteguhan hatinya itulah Allah muliakan ia, Allah tampakkan surga disaat ia masih hidup, dan Allah muliakan kisahnya dalam Al Quran.
.
Dear.. Ketika ada seseorang yang mendapat ujian di atas rata-rata. Maka Alila rasa dialah orang istimewa pilihan Allah. Allah sedang menguji kesabaran sekaligus keimanannya. Jika ia lolos dengan ujian itu, Allah akan muliakan dan naikan kedudukannya kelak di hadapanNya.
.
Allah berfirman : “Keselamatan atas kalian berkat kesabaran kalian.” (QS. Ar Ra’d : 24).
.
#QnA #PantaskanDirimu

Pendidikan Tinggi Untuk Wanita

Pendidikan tinggi seorang wanita bukan semata untuk karirnya. Tapi kualitas keturunannya.

Dear #Lovalila …
Banyak sekali cibiran tentang wanita sarjana yang memutuskan untuk menjadi “full time mom” atau Ibu Rumah Tangga setelah menikah.
.
“Udah sekolah mahal-mahal, ujung2nya di dapur juga!”
“Lulusan s1, s2, tapi jadi pengangguran!”
.
Perlu disadari, Sebagai ibu/calon ibu, ternyata kecerdasan kita (wanita) berpengaruh besar pula pada kecerdasan anak kelak. Menurut penelitian, kecerdasan anak itu depengaruhi dari kualitas orangtuanya, terutama ibunya.
.
Menurut Ridley, bahwa kira-kira separuh IQ kita dapatkan melalui pewarisan, dan kurang dari 20% berasal dari asuhan keluarga. Sisanya berasal dari kandungan, sekolah, dan teman sepergaulan.
.
Dalam Islam, Ibu adalah ustadzah pertama, sebelum si kecil berguru kepada ustadz besar sekalipun
Maka kecerdasan, keuletan, dan perangai sang ibu adalah faktor dominan bagi masa depan anak.
Maka dari itu, perlunya wanita cerdas untuk mendidik anak-anak penerus bangsa.
.
Buat kamu yang masih single.. Wake up, dear! Be a smart girl.. Perkaya ilmu pengetahuan kita, karena anak kita berhak mewariskan gen kecerdasan yang baik dr ibunya.
.
Mirisnya, sekarang pemikiran seperti ini perlahan ditenggelamkan. Seolah tingkat pendidikan menjadi standar kualitas seseorang. Kecerdasan wanita harus dikontribusikan pada suatu perusahaan, sehingga memperoleh materi yang banyak. Memiliki kehidupan mewah, adalah suatu pencapaian yg membanggakan. Selain dengan cara itu, maka pendidikan yang dianyamnya dikatakan tak berguna.
.
Padahal, kontribusi terbesar wanita adalah di dalam rumahnya. Mendidik generasi berkualitas dengan ilmu yang dia punya, kelak anak2nya lah yang nantinya akan meneruskan peradaban. Boleh saja menyalurkan minat atau bakat di luar rumah, asalkan hak-kewajiban di dalam rumah terselesaikan dengan baik.
.
Semoga kita semua tergolong sebagai orang tua yang dapat mencetak generasi terbaik 😇
Aamiin

Menjadi Ahli Surga Melalui Anak

Rugi! Siapa saja diantara kita yang dikaruniai keturunan oleh Allah Swt, tetap tidak menjadi investasi baginya di dunia dan di akhirat
.
Rugi! Siapa saja yang mempunyai anak, tetapi justru malah ikut menyeretnya ke dalam api neraka
.
Orangtua mana yang tak sedih saat melihat anak-anaknya jauh dari Alquran, tak mengerti tentang agama dan akhlak yang jauh dari kata baik
.
Maka, sebelum anak-anakmu menjadi anak yang durhaka dan tak paham agama, didiklah ia sedari dini dengan agama
.
Ajarkan tentang Islam mulai dari akar hingga daun, jangan biarkan virus-virus sekularisme, liberalisme dan lainnya masuk ke dalam anak-anakmu
.
Jagalah ia, rawatlah ia, didiklah dengan penuh kesungguhan agar menjadi investasi di dunia dan di akhirat
.
Sebelum menyesal! Sebab betapa banyak orangtua yang sudah menyesal karena tak mendidik anaknya dengan agama
.
Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh. (HR. Muslim no. 1631)
.
.