Waktu Yang Tepat Membaca Surat Al-Kahfi

Pertanyaan: Kapan waktu yang tepat untuk membaca surat al-Kahfi? Apakah di malam atau siang hari?
.
Jawab: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du. Sebelumnya, kita akan simak beberapa hadis berikut,
Dari Abu Said al-Khudri Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda, “Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat, dia akan disinari cahaya antara dirinya dan Ka’bah.” (HR. ad-Darimi  3470 dan dishahihkan al-Albani dalam Shahihul Jami’, 6471)
.
Dalam riwayat lain, beliau bersabda, “Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumat.” (HR. Hakim 6169, Baihaqi  635, dan dishahihkan al-Albani dalam Shahihul Jami’, no. 6470)
.
Dalam dua hadis di atas, pada hadis pertama, Nabi ﷺ menyebutkan, ‘membaca surat al-Kahfi di malam jumat’. Sementara di hadis kedua, beliau menyatakan, ‘membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat.’
.
Mengisyaratkan bahwa surat al-Kahfi bisa dibaca selama 24 jam di hari jumat. Dimulai sejak terbenamnya matahari di hari kamis, hingga maghrib hari jumat.
.
Al-Munawi menukil keterangan al-Hafidz Ibnu Hajar,
Kata al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitabnya al-Amali, “Anjuran membaca al-Kahfi ada di beberapa riwayat, ada yang menyatakan ‘Hari jum’at’ dalam riwayat lain ‘Malam jumat’. Bisa kita kompromikan bahwa waktu yang dimaksud adalah siang dan malam jumat.” (Faidhul Qadir, 6/258)
.
Al-Munawi juga mengatakan,
“Dianjurkan untuk membaca surat al-Kahfi di hari jumat atau malam harinya, sebagaimana ditegaskan as-Syafii.” (Faidhul Qadir, 6/257)
.
Berdasarkan keterangan di atas, tidak ada waktu khusus untuk membaca surat al-Kahfi. Anda bisa membacanya selama hari jumat. Anda bisa pilih waktu yang paling longgar, paling nyaman, sehingga bisa membaca dengan penuh perenungan. Dengan demikian, kita bisa berharap, janji yang Allah berikan bagi orang yang membaca al-Kahfi, yaitu diberi cahaya, berpeluang untuk kita dapatkan.
.
Wallahu a’lam.

Pacaran Bikin Gak Hafal-Hafal Qur’an

Kalo ngelupain dia aja berat, wajar kalo hafalan Qur’annya susah di ingat. Karena Qur’an tidak selaras dengan maksiat.
.
Ketika seseorang masih berkecimpung dengan kemaksiatan maka dalam waktu yang sama pasti dia sangat susah untuk melakukan ibadah kepada Allah Ta’ala. Kerana memang jalan menuju Allah tak selaras dengan jalan kemaksiatan.
.
Maka ini sangat mudah sekali untuk menjafi indikasi dan pengingat pada diri sendiri. Jika memang kita sangat susah untuk beribadah. Maka segeralah beristighfar dan mengingat, dosa apa yang telah kita perbuat, sehingga Allah tak mudahkan kita untuk semakin mendekat padanya dengan beribadah.
.
Maka salah satu kemuliaan seseorang adalah ketika ia mampu menghafal Qur’an. Eiittss tapi hati-hati, bersihkan dulu pikiran kita dari memikirkan hal yang haram, jika hendak menaruh AlQur’an yang suci di kepala kita.
.

Membaca Al-Quran

Muslimah Cantik Indonesia, Luar biasa bagi yang membaca Al-Qur’an
.
Berkata Abdul Malik bin Umair:
“Satu-satunya manusia yang tidak tua adalah orang yang selalu membaca Al-qur’an”.
.
“Manusia yang paling jernih akalnya adalah para pembaca Al-qur’an”.
.
Berkata Al-imam Qurtubi:
“Barang siapa yang membaca Al-qur’an,  maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun”.
.
Imam besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim rahimahullah. “Perbanyaklah membaca Al-qur’an jangan pernah kau tinggalkan, kerana sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan di mudahkan setara dengan yang kamu baca”.
.
Berkata Ibnu Solah:
“Bahwasannya para Malaikat tidak diberi keutama’an untuk membaca Al-qur’an,  maka oleh karena itu para Malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari baca’an manusia”.
.
Berkata Abu Zanad:
“Di tengah malam,  aku keluar menuju masjid Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan pada nya ada yang membaca Al-qur’an”.
.
Berkata Shaikhul Islam ibnu Taimiyyah: “tidak ada sesuatu yang lebih bisa memberikan nutrisi otak, kesegaran jiwa, dan kesehatan tubuh serta mencakup segala kebahagiaan melebihi dari orang yang selalu melihat kitabullah ta’ala”.
.
Banyaklah membaca Alqur’an niscaya kau akan mendapatkan keberkahan.
Allah berfirman: “ini adalah kitab yang kami turunkan kepadamu yang penuh keberkahan agar mereka mau mentadaburi ayat-ayatnya”.
.
“Saya memohon kepada Allah agar memberikan taufiqnya kepada saya dan antum semua untuk selalu membaca Al-qur’an dan mengamalkan kandungannya”.
.
.
Aamiin😇

Membaca Al-Quran Dalam 7 Hari

Nasehat Islam Berikut adalah cara membagi membaca Al-Quran ala Rasulullah, Dan yang paling cepat sampai Khatam adalah seminggu / 7 Hari.

dari Abdullah bin ‘Amru bahwa dia bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam; “Berapa lamakah Al Qur’an di baca (hingga khatam)?” beliau bersabda: “Dalam jangka waktu empat puluh hari.” Kemudian beliau bersabda: “Dalam jangka waktu sebulan.” Kemudian beliau bersabda: “Dalam jangka waktu dua puluh hari.” Kemudian beliau bersabda: “Dalam jangka waktu lima belas hari.” Kemudian beliau bersabda: “Dalam jangka waktu sepuluh hari.” Kemudian beliau bersabda: “Dalam jangka waktu tujuh hari, dan tidak kurang dari tujuh hari.”

Hadits Riwayat Abu Daud

seorang laki-laki datang kepada Ibnu Mas’ud seraya berkata; “Aku biasa membaca Al Mufashal (dari surat Qaaf atau Al Hujurat sampai an Naas) dalam satu raka’at.” 
Maka Ibnu Mas’ud berkata; “Apakah membaca al Qur’an itu seperti melantunkan sya’ir atau prosa prosa tentang runtuhnya kurma dari pohonnya? Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam biasa membaca surat-surat yang sepadan, dua surat dalam satu raka’at, yaitu An Najm dan Ar Rahman dalam satu raka’at.”Iqtarabat” dan “Al Haqqah” dalam satu raka’at.”At Thur” dan “Adz Dzariyat” dalam satu raka’at.”Idza Waqa’at” dan “Nuun” dalam satu raka’at.”sa`ala saa`ilu” dan “wan naazi’aati” dalam satu raka’at.”wailul lil muthaffifin” dan “abasa” dalam satu raka’at.”Al Mudattsir” dan “Al Muzammil” dalam satu raka’at.”Hal attaa” dan “Laa uqsimu bi yaumil Qiyaamah” dalam satu raka’at.”Amma yatasaa`alun” dan “Wal mursalaati” dalam satu raka’at.”Ad dukhaan” dan “Idzas syamsu kuwwirat” dalam satu raka’at.” Abu Daud berkata; “Ini adalah tulisan Ibnu Mas’ud rahimahullah.”
Hadits Riwayat Abu Daud 

Bacalah Al-Quran • Aulia Izzatunisa

AL QURAN

_السلام عليكم و رحمة الله وبركاته._

Berkata Abdul Malik bin Umair:

“Satu-satunya manusia yang tidak tua adalah orang yang selalu membaca Al-qur’an”.

“Manusia yang paling jernih akalnya adalah para pembaca Al-qur’an”.

Berkata Al-imam Qurtubi :
“Barang siapa yang membaca Al-qur’an,  maka Allah akan menjadikan ingatannya segar meskipun umurnya telah mencapai 100 tahun”.

Imam besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim rahimahullah.

“Perbanyaklah membaca Al-qur’an jangan pernah kau tinggalkan, karena sesungguhnya setiap yang kamu inginkan akan di mudahkan setara dengan yang kamu baca”.

Berkata Ibnu Solah :

“Bahwasannya para Malaikat tidak diberi keutama’an untuk membaca Al-qur’an,  maka oleh karena itu para Malaikat bersemangat untuk selalu mendengar saja dari baca’an manusia”.

Berkata Abu Zanad :

“Di tengah malam,  aku keluar menuju masjid Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam sungguh tidak ada satu rumahpun yang aku lewati melainkan pada nya ada yang membaca Al-qur’an”.

Berkata Shaikhul Islam ibnu Taimiyyah:

“Tidak ada sesuatu yang lebih bisa memberikan nutrisi otak, kesegaran jiwa, dan kesehatan tubuh serta mencakup segala kebahagiaan melebihi dari orang yang selalu melihat kitabullah ta’ala”.

“Bergantunglah pada Alqur’an niscaya kau akan mendapatkan keberkahan”.

Berkata sebagian ahli tafsir :

“Manakala kita menyibukkan diri dengan Al-qur’an maka kita akan di banjiri oleh sejuta keberkahan dan kebaikan di dunia”.

“Kami memohon kepada Allah agar mberikan taufiqnya kepada Kami dan semua yang membaca tulisan ini untuk selalu membaca Al-qur’an dan mengamalkan kandungannya”.

#nasihat untuk diri ini

Bacaan Rasulullah Pada Sholat 2 Rakaat Fajar (Qobliyah Subuh)

Bacaan Rasulullah Pada Sholat 2 Rakaat Fajar (Qobliyah Subuh)

Dan telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Al Fazari yaitu Marwan bin Muawiyah dari Utsman bin Hakim Al Anshari, katanya;

telah menceritakan kepadaku Said bin Yasar bahwa Ibnu Abbas mengabarinya; bahwa dalam dua raka’at fajar, tepatnya di raka’at pertama,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membaca “Katakanlah, kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami.” QS. Albaqarah 136, dan pada rakaat kedua membaca “Kami beriman kepada Allah, dan saksikanlah bahwa kami orang muslim.” QS. Ali Imran 52.

HR.. Muslim

@islam_nasehat

Tugas Kita Hanya Memberi Nasehat – Allah Yang Berkehendak

وَلَا يَنْفَعُكُمْ نُصْحِيْۤ اِنْ  اَرَدْتُّ اَنْ اَنْصَحَ لَكُمْ اِنْ كَانَ اللّٰهُ يُرِيْدُ اَنْ يُّغْوِيَكُمْ ۗ  هُوَ رَبُّكُمْ ۗ   وَاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ ۗ

Dan nasihatku tidak akan bermanfaat bagimu sekalipun aku ingin memberi nasihat kepadamu, kalau Allah hendak menyesatkan kamu. Dia adalah Tuhanmu, dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.”

(QS. Hud: Ayat 34)