Bolehkah Meyakini Bahwa Non Muslim Adalah Kafir

HARUSKAH MEYAKINI NON MUSLIM KAFIR…?
.
Meyakini non muslim kafir adalah ajaran Islam, jadi tidak mungkin orang yang berakal dan beragama menganggapnya sebagai intoleran.

Intoleran itu apabila kita berbuat zalim kepada mereka, adapun meyakini serta mengamalkan ajaran Islam tentu bukan suatu kezaliman sedikit pun.

Bahkan Allah ta’ala menamakan satu surat “Al-Kafirun” dan Allah ta’ala perintahkan Nabi shallallaahu’alaihi wa sallam untuk menyatakannya di depan semua non muslim, yaitu semua orang yang menyembah selain-Nya,

قُلْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلْكَٰفِرُونَ، لَآ أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ، وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ، وَلَآ أَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ، وَلَآ أَنتُمْ عَٰبِدُونَ مَآ أَعْبُدُ، لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِىَ دِينِ
.
1. Katakanlah: Wahai orang-orang kafir.
2. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
3. Dan kamu bukan penyembah Allah yang aku sembah.
4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.
5. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Allah yang aku sembah.
6. Bagimu agamamu dan bagiku agamaku.

Allah ta’ala juga menegaskan,

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُولَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ
.
“Sesungguhnya orang-orang kafir dari kalangan ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) dan orang-orang musyrik akan masuk neraka jahannam, mereka kekal di dalamnya. Mereka adalah seburuk-buruk makhluq.” [Al-Bayyinah: 6]

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

وَالَّذِى نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لاَ يَسْمَعُ بِى أَحَد مِنْ هَذِهِ الأُمَّةِ يَهُودِىٌّ وَلاَ نَصْرَانِىٌّ ثُمَّ يَمُوتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِى أُرْسِلْتُ بِهِ إِلاَّ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ
.
“Demi (Allah) yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, tidak seorang pun dari umat ini yang pernah mendengarkan tentang aku, apakah ia Yahudi atau Nasrani, lalu ia mati sebelum beriman dengan ajaran yang aku bawa, kecuali ia termasuk penghuni neraka.” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallaahu’anhu]
.

Tips Dakwah Dilingkungan Non Muslim Dan Sekuler

Assalamu’alaikum #lovalila, Alila coba jawab pertanyaan ini ya…
Bismillaahirrahmanirrahiim…
.
Bagaimana cara berdakwah dikalangan non muslim atau orang yang jauh dari Islam (sekuler)?
.
Berdakwah itu, memahamkan orang bagaimana bisa menerima Islam dan menerapkannya dalam kehidupan. Nah untuk merubah itu kita harus merubah pemikirannya tentang Islam. Dan pemikiran itu bisa dirubah jika mereka terus menerus menerima referensi yang positif tentang islam.
.
Nah kita sebagai pendakwah bertugas untuk selalu memberi referensi yang positif tentang Islam kepada mereka target dakwah kita. Dengan selalu bersikap menyenangkan sesuai ajaran Islam, berbicara hikmah sesuai yang Islam anjurkan, dan memberi informasi tentang kebenaran Islam. Sehingga Islam mudah untuk mereka terima. Dan tak ada celah untuk mereka menghinanya.
.
Namun jika hal tersebut masih sulit untuk mengetuk hatinya. Maka insyaAllah tugas kita untuk berdakwah telah gugur. Dan sungguh hanya Allah hanya berhak menyadarkannya, tak ada kekuatan dari kita tanya pertolongan dari Nya.
.
#DakwahTandaCinta

Balasan Neraka Jahanam Untuk Orang Kafir

Telah menceritakan kepada kami Suwaid telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin al Mubarak dari Sa’id bin Yazid Abu Syuja’ dari Abu as Samh dari Abu al Haitsam dari Abu Sa’id al Khudzri dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau menjelaskan firmanNya: “Dan mereka di dalam neraka itu dalam keadaan cacat.” Beliau bersabda: “Orang kafir dibakar oleh api neraka, maka bibir atasnya mengkerut (ke atas) sehingga mencapai pertengahan kepalanya, sedangkan bibir bawahnya menjulur hingga mendekati pusarnya.” Abu Isa berkata; ‘Ini hadits hasan shahih gharib. Dan Abu al Haitsam namanya adalah Sulaiman bin Amru bin Murrah bin Abd al Utwari. Dia adalah seorang yatim yang berada pada naungan Abu Sa’id.’

HR. Tirmidzi