Hati-hati Dalam Memilih Idola

HATI – HATI!
Daftar following di sosial media, mencerminkan pada siapa referensi hidup dan akan membentuk orientasi akal pikiran kita.
.
Dear.. Cek yuk siapa saja yang kita follow..
Jangan biarkan timeline sosial mediamu terkontaminasi dengan hal-hal yang tidak berfaedah, lucu2an tanpa arah, gosip hoax, opini2 yang nggak berlandaskan Islam, bahkan konten2 yg condong kearah negatif.
.
Kalo memang masih ada, saran Alila lebih baik di-unfol saja. Karena cara berpikir ini akan mengikuti apa yang biasa kita lihat dan biasa kita dengar. Kalo kita biasa melihat yang berpakaian sexy, pacaran, teriak2an, joget2, maka otomatis akal ini akan mewajarkan bila disekeliling kita berperilaku demikian. Meski tau, bahwa itu tidak boleh dalam Islam. Namun, diri ini jadi bungkam tak punya kesadaran, bahkan takut untuk mengingatkan.
.
Dan sebenernya, apa yang kamu follow, itulah cerminan dirimu. Karena dasar kita memfollow sesuatu biasanya karena “suka”. Dan meng-unfol sesuatu karena “tidak suka”.
Gantilah standar “suka dan tidak suka” mu dengan standar Islam. Sebab kita Suka karena konten nya bermanfaat dan mengingatkan kita kepada-Nya. Tidak suka, karena melenceng dan melanggar syariat-Nya
.
Filter-lah informasi yang masuk kedalam otak ini, jaga kesehatan akal dan hati dengan banyak referensi dari artikel2 akun yang bermanfaat.
.
#IslamMemuliakanku

Memilih Yang Baik

— Seleksi Alam —

Mereka yang dulu suka hang-out bareng, tertawa bersama, kemana-mana selalu dengan yang itu-itu aja, sehingga seolah dunia hanya milik kita, Perlahan-lahan akan memisahkan diri, atau kita yang menjauh. Entah apakah karena sudah tidak sepaham atau sekedar kesibukan yang menyita waktu.
Namun terkadang, orang-orang yang awalnya tidak sedekat teman se-gang kita, bisa jadi orang-orang yang siap memikul beban bersama, setia untuk menghapus duka lalu membawa tawa.Waktu menunjukkan semuanya.

Namun begitu, tetaplah bersyukur untuk mereka yang telah menjauh, dan mereka yang memuliakan pertemanan. Mereka adalah pembawa pesan. Pesan dari Si Bijak Semesta.

Atas nama persahabatan, baik yang telah hilang ataupun yang masih bertahan, semoga kita akan selalu bertemu di persimpangan

— Unknown

Doa Agar Tidak Salah Pilih Pemimpin • Fatwa NU

Doa Agar Tidak Salah Pilih Pemimpin • Fatwa NU
.
Pemimpin adalah hal penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, menentukan pilihan terhadapnya nyaris sama dengan menentukan masa depan mereka. Karena itu masa menjelang pemilihan umum (pemilu), baik pilpres, pileg, ataupun pilkada menjadi  momen krusial untuk berupaya menjatuhkan pilihan kepada yang terbaik. Selain mencermati dengan akal sehat, menghindari politik uang atau praktik kotor lainnya, seyogianya ikhtiar berupa doa juga dipanjatkan oleh calon pemilih. .
اللَّهُمَّ لَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا – بِذُنُوْبِنَا – مَنْ لَا يَخَافُكَ وَلَا يَرْحَمُناَ
.
Allahumma lâ tusallith ‘alainâ—bidzunübinâ—man lâ yakhâfuKa walâ yarhamunâ…
.
Artinya: “Ya Allah ya Tuhan kami, janganlah Engkau kuasakan (jadikan pemimpin) atas kami—karena dosa-dosa kami—orang yang tidak takut kepadaMu dan tidak mempunyai belas kasihan kepada kami.
.
Doa ini pernah disampaikan KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) pada 1 Desember 2015. Gus Mus menganjurkan untuk membaca istighfar sebelum berdoa. (Mahbib)
.
***
.

.
#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #doa #pemilu #pemimpin