Persiapan Mati

KAPAN ANDA MATI…?
.
Oleh :
Ustadz Muhammad Arifin Badri, حفظه الله تعالى
.
Sobat, apa sikap anda bila secara mendadak mendapat pertanyaan seperti di atas? Terlebih bila yang bertanya adalah orang yang tidak anda kenal?
.
Anda marah? Anda tesinggung? Atau anda menduga bahwa penanya menginginkan kematian untuk anda.?
.
Tenang sobat! Anda marah atau tidak, tetap saja anda pasti mati, cepat atau lambat tetap saja mati. Namun sadarkah anda bahwa kematian anda telah ada saatnya? Tidak dapat disegerakan dan tidak pula dapat ditunda walau hanya sesaat? Allah Ta’ala berfirman:
.
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ
.
Setiap orang memiliki batas waktu (ajal) dan bila batas waktu yang ditetapkan telah tiba, maka mereka tiada kuasa menunda atau mengajukannya walau hanya sesaat. (Al A’raf 34)
.
Atau barang kali anda tersnggung karena anda menduga bahwa kematian adalah bencana dan petaka buruk bahkan paling buruk yang menimpa manusia.
.
Tidak sepenuhnya demikian sobat, bagi orang yang beriman kematian adalah awal dari kebahagiaan yang sebenarnya.
.
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ
.
Sesungguhnya orang orang yang mengatakan bahwa Rab kami adalah Allah lalu mereka istiqamah di atasnya, maka akan turun kepada mereka para malaikat yang berkata kepada mereka: janganlah engkau takut atau bersedih dan bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan untuk kalian. (Fusshilat 30)
.
Hanya saja, benarkah anda termasuk orang yang akan mendapatkan kabar gembira dari para malaikat di saat menghadapi ajal ?
.
Sobat! Mumpung masih ada kesempatan, berusahalah dengan sungguh sungguh , pelajari ilmu agama, perbanyak doa, amal sholeh, dan jauhi kemaksiatan,semoga Allah berkenan meneguhkan iman anda hingga akhir hayat, amiin.

40 Hari Setelah Meninggal

Apakah benar mitos yang beredar kalau seseorang meninggal Ruhnya masih ada di lingkungan rumahnya?
.
Bismillah Alila coba jawab pertanyaan diatas ya dear..
Pertanyaan ini sama dengan pertanyaan temen Alila yang kerabatnya meninggal dunia beberapa hari yang lalu. Dia menceritakan bahwa beberapa hari yang lalu, keluarganya ada yang mendengar suara-suara aneh dirumah. Kemudian menurut orang-orang tua ditempatnya, itu adalah arwah si mati yang masih berada dirumah. Kononnya arwah orang yang meninggal masih berada dirumah selama 40 hari setelah kematiannya.
.
Hal seperti ini memang sudah tertanam di benak kita sejak turun temurun dan bahkan sudah ada yang menjadi sebuah keyakinan orang muslim. Masalah inilah yang akan saya angkat agar tidak lagi terjadi salah kaprah dalam pandangan umat islam.
.
Orang yang sudah meninggal, maka terputuslah segala urusan duniawi-nya kecuali 3 hal yaitu :
Amal Jariyah, Ilmu yang bermanfaat, Doa dari anak yang shaleh Dalam hal ini tidak ada Nash yang menyatakan bahwa orang yang telah meninggal maka arwahnya masih berada di dunia selama 40 hari. .
Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah menyebutkan daiam bukunya, al-Ruh, bahwa ada beberapa pendapat tentang keberadaan ruh/arwah setelah meninggal hingga hari kiamat. Dari sekian banyak pendapat yang ada, tidak satu pun yang menerangkan bahwa ada ruh yang bergentayangan. Ruh orang-orang beriman berada dialam barzakh yang luas, yang di dalamnya ada ketenteraman dan rezeki serta kenikmatan, sedangkan ruh orang-orang kafir berada di barzakh yang sempit, yang di dalamnya hanya ada kesusahan dan siksa. .
Allah SWT berfirman :
“Dan di hadapan mereka ada barzakh sampai hari mereka dibangkitkan.” (QS. Al-Mukminun : 100).
.
Jadi intinya, tidak pernah ada orang yang telah meninggal maka ruh/arwahnya masih berada disekitar rumah sampai 40 hari. Karena setelah seseorang meninggal, maka ia akan berada di  alam barzakh bukan lagi di alam dunia (Berbeda dimensi). Kepercayaan seperti ini sangat bertentengan dengan ajaran islam ya dear
.
#SetelahDunia

Ilmu Agama Akan Menghidupkan Hati Yang Mati

#Percikan_Iman_Pagi

📚 *ILMU AGAMA AKAN MENGHIDUPKAN HATI YANG MATI*

◽عن معاوية بن أبي سفيان – رضي الله عنهما -، قال: سمعت رسول الله ﷺ يقول : « من يرد الله به خيراً يفقهه في الدين ».

[ رواه البخاري (٧١)، ومسلم (١٠٣٧) ]

▪ *Dari Mu’awiyah bin Abi Sufyan radhiyallahu* *’anhuma, beliau berkata:* *”Saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:*

“Barangsiapa yang Allah ﷻ menghendaki kebaikan kepadanya, maka Allah akan berikan pemahaman dalam agamanya”.

📕HR.Bukhari : 71 dan Muslim : 1037
________________

  
▫قال ابن الجوزي – رحمه الله -:
« العلم هو الأصل الأعظم، والنور الأكبر ».
[ «صيد الخاطر» (ص١١٣) ]

و « الجهل هو الموت الأكبر ».
[  «مجاني الأدب في حدائق العرب» (٢ /١٣٣) ]

*▪Ibnul Jauzy rahimahullah berkata :*

Ilmu adalah asas yang paling agung dan cahaya yang paling besar (mengagungkan).

📘Shoidul Khothir : 113

Dan kejahilan adalah kematian yang besar (sebenarnya).

📘Majanil Adab fi Hadaiqil Arobi : 2/133
______________________

▫وقال ابن حجر -رحمه الله-:
« فكما أن الغيث يحيي البلد الميت؛ فكذا علوم الدين تحيي القلب الميت ».
[«فتح الباري» (١/١٧٧)]

*▪Ibnu Hajar rahimahullah berkata :*

Sebagaimana hujan akan menghidupkan negeri yang mati, maka demikian pula ilmu agama akan menghidupkan hati yang mati.

📘Fathul Bary 1/177
_________________
▫قال الإمام ابن القيم -رحمه الله-:
« فالعلم: إن لم يكن لله  كان للنفس والهوى.
والعمل: إن لم يكن لله كان للرياء والنفاق ».
«عدة الصابرين» (ص٩٧) ]

*▪Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :*

Ilmu apabila bukan karena Allah ﷻ maka itu untuk dirinya dan hawa nafsunya,
dan amalan apabila bukan karena Allah ﷻ maka berarti karena riya’ dan nifaq.

📘Iddatu as-Shobirin : 97
__________________

Tanda Hati Yang Mati • Aulia Izzatunisa

10 TANDA HATI YANG MATI ADALAH :     
  

1. Kita mengaku mencinta kenal dan cinta ALLAH Subhanahu wa t’ala, tapi tidak menunaikan haknya.        
 

2. Kita mengaku cinta Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam, tapi mengabaikan Sunnahya.                     
   

3. Kita membaca Al Qura’an, tapi tidak beramal dengan hukuman – hukuman di dalamnya.                        

4. Kita  memakan nikmat ALLAH Subhanahu wa ta’ala, tapi tidak mensyukur pemberiaNya.                  
  
5. Kita mengaku musuh syetan, tapi kita sering mengitunya.             
 

6. Kita mengakui nikmat Syurga, tapi tidak beramal untuk mau mendapatkanya.                                   
  

7. Kita mengaku adanya Siksa Neraka, tapi tidak berusaha untuk  menjauhkanya.                                      

8. Kita mengakaui bahwa kematian akan datang setiap jiwa, tapi tidak berusaha untuk mempersiapkan Bekal ( amal sholeh )                                                    
  

9.   Kita sibuk membuka aib orang lain, tapi tidak pernah mengingat aib akan diri sendiri.                              

10. Kita menghantar dan menguburkan jenazah, tapi tidak mengambil hikmah darinya.                

   
Sumber ( Nasehat Islam dan Islam itu Indah )                                      
   

# Na’audzubillah minn dZalik         

# Subhanakallahumma wa bihamdika asyhadu allaa ilaaha illaa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik.

Cinta Dunia Takut Mati • Aulia Izzatunisa

😣😣😣
Sadarkah kita sering melakukannya ?
#
Saat batre Hp mulai low, kita sibuk mencari colokan untuk bisa ngecas.
#
Saat Hp ketinggalan dirumah, padahal perjalanan sudah setengah ke tempat tujuan. Kita bela2in pulang untuk ambil Hp.
#
Saat kuota internet mulai menipis, bergegas kita isi ulang biar tetap bisa eksis bin narsis di sosmed.
#
Saat Hp kita jatuh, kita udah panik takut kalo Hp lecet bahkan rusak.
#
Saat Hp kita hilang, kita sibuk ngedumel, marah2, emosi, kesel, dongkol, nangis, uring2an.
#
Ya Allah…
Itu hanya sebuah benda kecil…
#
Tapi bisa membuat kita melalaikan dari memenuhi panggilan-Nya.
#
Bisa membuat kita mengabaikan perintah-Nya.
#
Bahkan sewaktu-waktu bisa membinasakan iman kita kepada-Nya.
#
Ya Allah…
Apa kabar dengan Al Qur’an yang selalu menanti dibaca, tapi hati berat untuk bergerak meski hanya sekedar menyentuhnya.
#
Ya Allah…
Apa kabar dengan panggilan-Mu yang sering didengar, tapi sengaja dibiarkan dianggap bagai angin berlalu yang menyapu dedauan kering.
#
Ya Allah… Apa kabar nasib diri ini di hari pertanggungjawaban kelak ? KAU beri waktu didunia berpuluh puluh tahun. Tapi sudah cukupkah bekal untuk menghadap-Mu ?
#
Semoga Allah beri kesadaran bagi hati yang sedang membeku, karna terlena dengan keindahan dunia.
#
Harta benda, jabatan, pasangan hidup, anak, kecintaan semua yang didunia ini hanyalah fana semata. Semua itu hanyalah titipan Allah. Yang nantinya akan dipulangkan kepada-Nya.
#
Khawatirlah pada amalan yang belum sempat kita kerjakan. Tapi waktu sudah tak berpihak pada kita :’) #likeislam#islam#ntms#selfreminder#muhasabah

Silahkan LIKE&SHARE jika dirasa bermanfaat…..

Banyak Mengingat Mati • Nasehat Islam

Telah menceritakan kepada kami Hannad telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ma’in telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Yusuf telah menceritakan kepadaku ‘Abdullah bin Bahir ia mendengar Hani` budak ‘Utsman, berkata: ‘Utsman menangis bila berdiri diatas makam hingga jenggotnya basah. Dikatakan padanya: Surga dan neraka disebutkan tapi aku tidak menangis sementara kau menangis karena ini. ‘Utsman berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Sesungguhnya makam adalah tempat akhirat pertama, bila seseorang selamat darinya maka setelahnya lebih mudah dan bila tidak selamat darinya maka setelahnya lebih sulit.” ‘Utsman berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Aku tidak melihat suatu pemandang pun melainkan pemakaman lebih mengerikan.” Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan gharib, kami hanya mengetahuinya dari hadits Hisyam bin Yusuf.

HR. Tirmidzi

Orang Yang Mati Dijalan Allah Akan Terus Hidup

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Mundzir Al Hizami, telah menceritakan kepada kami Musa bin Ibrahim Al Harami Al Anshari, aku mendengar Thalhah bin Khirasy, aku mendengar dari Jabir bin Abdullah, ia berkata; ketika Abdullah bin Amru bin Haram terbunuh pada perang Uhud, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Wahai Jabir!, Maukah engkau aku beritahu tentang apa yang dikatakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada ayahmu?” Aku katakan: “Tentu.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak pernah berbicara kepada seorang pun kecuali dari balik hijab, tetapi Allah Subhanahu Wa Ta’ala berbicara kepada Ayahmu berhadap-hadapan. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman: ‘Wahai hambaku, mintalah sesuatu dari-Ku, niscaya Aku memberikannya kepadamu, ‘ ia berkata; ‘Wahai Tuhan! Hidupkanlah aku kembali, hingga aku terbunuh kembali demi untuk-Mu yang kedua kalinya.’ Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, ‘Hal itu telah berlalu dari-Ku, sesungguhnya mereka tidak dikembalikan.” la berkata wahai Tuhan! Sampaikanlah kepada orang-orang setelahku, Allah Subhanahu Wa Ta’ala menurunkana ayat: ” Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati. “

HR. Ibnu Majah

Cinta Dunia, Takut Mati

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Hampir-hampir bangsa-bangsa memperebutkan kalian (umat Islam), layaknya memperebutkan makanan yang berada di mangkuk.” Seorang laki-laki berkata, “Apakah kami waktu itu berjumlah sedikit?”

beliau menjawab: “Bahkan jumlah kalian pada waktu itu sangat banyak, namun kalian seperti buih di genangan air. Sungguh Allah akan mencabut rasa takut kepada kalian, dan akan menanamkan ke dalam hati kalian Al wahn.”

Seseorang lalu berkata, “Wahai Rasulullah, apa itu Al wahn?” beliau menjawab: “Cinta dunia dan takut mati.”

(HR. Abu Daud)