Doa Masuk Dan Keluar Masjid • Nasehat Islam

Doa Masuk Dan Keluar Masjid • Nasehat Islam

• Silahkan diamalkan teman teman.
Jangan lupa share jika dirasa bermanfaat.

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Utsman Ad Dimasyqi telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz Ad Darawardi dari Rabi’ah bin Abu Abdirrahman dari Abdul Malik bin Sa’id bin Suwaid dia berkata; Saya telah mendengar Abu Humaid atau Abu Usaid Al Anshari berkata;

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila salah seorang dari kalian masuk Masjid, maka bershalawatlah untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, kemudian ucapkanlah:

Allahummaftahli Abwaba Rahmatika (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu) ‘,

dan apabila keluar maka

ucapkanlah: ‘Alahumma Inni As`aluka min Fadllika (Ya Allah, sesungguhnya saya memohon karunia kepada-Mu’.”

√ Hadits Abu Daud

√ Shahih

√ Nasehat Islam

Bacaan Ihlal • Niat Masuk Haji • Nasehat Islam

Telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq telah mengabarkan kepada kami Ats Tsauri dari Qais bin Muslim dari Thariq bin Syihab dari Abu Musa Al Asy’ari ia berkata;

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengutusku untuk (menjadi juru dakwah) kepada kaumku. Ketika musim haji tiba, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pergi melaksanakan haji dan aku juga pergi melaksanakan haji.

Ketika beliau istirahat di Abthah aku menemui beliau, dan beliau pun bertanya kepadaku: “Wahai Abdullah bin Qais, dengan bacaan apa kamu mengucapkan Ihlal (niat masuk haji)?” saya menjawab, “LABBAIKA BIHAJJIN KA HAJJI RASuULILLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM (Ya Allah aku menyambut pangilan-Mu untuk melaksanakan haji sagaimana hajinya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam).”

Beliau bersabda: “Bagus!” Kemudian beliau bertanya lagi: “Apakah kamu membawa binatang hadyu (binatang korban yang dikhususkan untuk haji)? Aku menjawab: tidak, aku tidak membawanya.lalu beliau berkata kepadaku: “Pergilah kamu, thawaflah dika’bah lalu lakukanlah sa’i antara shafa dan marwah lalu bertahallullah kamu! Maka aku pergi dan aku kerjakan apa yang diperintahkan kepadaku, lalu aku menjumpai seorang wanita dari kaumku lalu dia mengeramasi rambutku dengan sampo, kemudian aku berihlal untuk melaksanakan haji pada hari tarwiyah. Dan aku senantiasa berfatwa (menjawab pertanyaan) kepada orang-orang dengan apa yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam perintahkan kepadaku, hingga beliau meninggal kemudian juga pada zaman abu bakar radliallahu ‘anhu.

Kemudian pada zaman umar radliallahu ‘anhu ketika aku sedang berdiri dekat hajar aswad atau maqam ibrahim, dan aku sedang berfatwa kepada orang-orang dengan yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam perintahkan kepadaku, lantas datang seseorang kepadaku, ia membisikiku dengan berkata: “Janganlah kamu terburu-buru dengan fatwamu, karena amirul mukminin telah mempunyai kebijakan yang baru tentang manasik ini”. Lalu aku berkata: wahai masyaakat, barangsiapa yang telah melaksanakan dari apa yang telah aku fatwakan, maka hendaklah dia tangguhkan karena amirul mukminin datang untuk melaksanakan haji, maka sempurnakanlah! -perawi berkata – lalu umar radliallahu ‘anhu datang, dan aku berkata kepadanya: wahai amirul mukminin, apakah anda mempunyai kebijakan yang baru dalam manasik haji ini? Dia menjawab; ya, yaitu kita mengambil dari kitabullah Azzaa wajalla, karena Dia telah memerintahkan kita untuk menyempurnakan haji.

Dan kita juga mengambil dari sunnah Nabi kita shallallahu ‘alaihi wasallam, karena beliau tidak bertahallul hingga beliau menyembelih hadyu.

HR. Ahmad

@islam_nasehat

Ketika Neraka Menjadi Dingin Untuk Orang Yang Patuh Pada Allah

— Ketika Neraka Menjadi Dingin Untuk Orang Yang Patuh Pada Allah —

Nabiyullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: “Ada empat jenis orang di hari kiamat nanti: Seorang laki-laki tuli yang tidak mendengar apapun, seorang laki-laki bodoh, seorang laki-laki yang pikun, dan seorang laki-laki yang mati dalam masa-masa kevakuman (ajaran agama atau risalah kenabian tidak sempat menjumpai dirinya). Orang tuli tersebut menyampaikan alasannya, ‘Wahai Rabku, telah datang Islam hanya aku tidak mendengar apapun tentang hal itu’. Adapun orang yang bodoh beralasan, ‘Wahai Rabku, Islam telah datang, hanya anak-anak melempariku dengan kotoran unta’. Adapun yang pikun berkata, ‘Wahai Rabku, telah datang Islam hanya aku tidak bisa berfikir sama sekali’. Adapun orang yang mati dalam masa-masa kevakuman berkata, ‘Wahai Rabku, para utusan-Mu tidak mendatangiku dan mengambil janji orang-orang untuk taat kepadanya. Lantas Allah mengutus para malaikatnya untuk mengatakan ‘Masuklah kalian ke dalam neraka’. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, kalaulah mereka memasuki api tersebut, api itu akan menjadi dingin dan menyelamatkan mereka”.

‘Barangsiapa memasuki api tersebut, api tersebut akan menjadi dingin dan menyelamatkan, dan barangsiapa tidak memasukinya, ia justru diseret untuk memasukinya.”

(HR. Ahmad)

IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk

Hadits Ahmad No. 14202

“Jika seorang masuk rumahnya hendaklah dia mengucapkan salam, seorang mukmin makan dengan satu usus” (Jabir bin Abdullah radliyallahu’anhuma) berkata; Ya. Saya (Abu Az Zubair Radliyallahu’anhu) bertanya pada Jabir, Apakah kamu mendengar Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Jika seorang masuk rumahnya lalu menyebut nama Allah ketika dia masuk dan ketika dia makan maka setan berkata; ‘tidak ada tempat bermalam untukku pada kalian, dan tidak ada makan malam di sini’. Jika dia masuk dan tidak menyebut nama Allah ketika masuknya maka setan berkata; ‘kalian telah meninggalkan tempat tinggal untukku, dan jika dia tidak menyebut nama Allah ketika makan maka setan berkata; ‘kalian telah meninggalkan tempat tinggal dan hidangan malam untukku’. (Jabir bin Abdullah radliyallahu’anhuma) berkata; Ya.

(HR. Ahmad: 14202)