Prinsip Dasar Islam Lurus


KONSEKUENSI DAN TANDA-TANDA CINTA KEPADA RASULULLAH ﷺ
.
1. Mencintai Rasulullah ﷺ mengharuskan adanya pengagungan, memuliakan, meneladani beliau dan mendahulukan sabda beliau ﷺ atas segala ucapan makhluk serta mengagungkan sunnah-sunnah beliau.

2. Mentaati apa yang Rasulullah ﷺ perintahkan.
Sebagaimana firman Allah,
.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ…
.
“Hai orang-orang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya (Muhammad ﷺ)…” (QS. an-Nisaa’; 59)

3. Membenarkan apa yang beliau ﷺ sampaikan.
Rasulullah ﷺ tidak berkata menurut hawa nafsunya.

4. Menahan diri dari apa yang dilarang dan dicegah oleh beliau ﷺ.
Sebagaimana firman Allah, “…Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah; dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.” (QS. Al-Hasyr; 7)

5. Beribadah sesuai dengan apa yang beliau ﷺ syari’atkan, atau dengan kata lain wajib ittiba’ kepada beliau ﷺ.
Allah Ta’ala berfirman, “Katakanlah: ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, dan ikutilah aku, niscaya Allah mencintai dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'” (QS. Ali Imran; 31)

6. Anjuran bershalawat kepada Nabi ﷺ.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Perbanyaklah kalian membaca shalawat untukku pada hari dan malam jumat. Barangsiapa yang bershalawat untukku sekali niscaya Allah bershalawat untuknya sepuluh kali.” [HR. Al-Baihaqi (lll/249) dari Anas bin Malik. Lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah no.1407 oleh Syaikh al-Albani]
.

Meluruskan Dan Merapatkan Shaf

Jumhur ulama (mayoritas) berpandangan bahwa hukum meluruskan shaf adalah sunnah. Sedangkan Ibnu Hazm, Imam Bukhari, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan Asy Syaukani menganggap meluruskan shaf itu wajib. Dalil kalangan yang mewajibkan adalah berdasarkan riwayat An Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
لَتُسَوُّنَّ صُفُوفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللَّهُ بَيْنَ وُجُوهِكُمْ
.
“Hendaknya kalian meluruskan shaf kalian atau tidak Allah akan membuat wajah kalian berselisih.” (HR. Bukhari no. 717 dan Muslim no. 436).
.
Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Tidak lurusnya shaf akan menimbulkan permusuhan dan kebencian, serta membuat hati kalian berselisih.” (Syarh Muslim, 4: 157)
.
Perintah untuk meluruskan shaf juga disebutkan dalam hadits Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
سَوُّوا صُفُوفَكُمْ فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصَّفِّ مِنْ تَمَامِ الصَّلاَةِ
.
“Luruskanlah shaf karena lurusnya shaf merupakan bagian dari kesempurnaan shalat.” (HR. Bukhari no. 723 dan Muslim no. 433).
.
Dalam riwayat Bukhari dengan lafazh,
.
سَوُّوا صُفُوفَكُمْ فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصُّفُوفِ مِنْ إِقَامَةِ الصَّلاَةِ
.
“Luruskanlah shaf karena lurusnya shaf merupakan bagian dari ditegakkannya shalat.”
.
Dalil dari hadits Anas bin Malik,
.
عَنْ أَنَسٍ عَنِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « أَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ فَإِنِّى أَرَاكُمْ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِى » . وَكَانَ أَحَدُنَا يُلْزِقُ مَنْكِبَهُ بِمَنْكِبِ صَاحِبِهِ وَقَدَمَهُ بِقَدَمِهِ
.
“Dari Anas, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, ”Luruskanlah shaf kalian, aku melihat kalian dari belakang punggungku.” Lantas salah seorang di antara kami melekatkan pundaknya pada pundak temannya, lalu kakinya pada kaki temannya.” (HR. Bukhari no. 725).
.
Semoga bermanfaat. Semoga kita semakin semangat mengikuti tuntunan Nabi.

Nasehat Sesuai Alquran Dan Hadits

Mengobati Sifat Ngeyel
.
Dinasehati malah marah-marah
.
Dinasehati malah menuduh yang menasehati sombong, sok suci, dsb.
.
Dinasehati malah mencaci maki
.
Saudaraku seiman… Itulah tingkah laku sebagian orang yang susah menerima nasehat, bahkan ketika dibacakan Al Quran dan Hadits kepadanya, tidak bergeming sedikitpun untuk menerima nasehat tersebut.
.

Allah telah memberikan tips agar orang yang susah menerima nasehat, yang hatinya keras, bahkan mungkin lebih keras daripada batu!
.
Ketauhilah…, semoga Anda dirahmati Allah…
.
Obat sifat ngeyel adalah:
.
MENGINGAT AKHIRAT!
.
Ingatlah bahwa ada hari kebangkitan, pengumpulan manusia di padang mahsyar
dalam keadaan tdk memakai alas kaki, telanjang, sedangkan matahari di dekatkan hanya sekitar 1 Mil!
.
Ingatlah berjalan di atas shirath yang terbentang antara neraka jahannam, berjalan sesuai dengan amal perbuatan masing-masing.
.
Ingatlah buku catatan amal yang menyebutkan semua kelakuan dan ucapan.
.
Ingatlah Surga dan Neraka!
.
Allah Ta’ala berfirman:
.
ذَٰلِكَ يُوعَظُ بِهِ مَن كَانَ مِنكُمْ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ذَٰلِكُمْ أَزْكَىٰ لَكُمْ وَأَطْهَرُ .
.
Artinya: “…Itulah yang dinasehatkan kepada orang-orang yang beriman di antara kamu kepada Allah dan hari Akhir. Itu lebih baik bagimu dan lebih suci…” QS. An Nisa:232, dan juga ayat yang sama pada QS. Ath Thalaq: 2.