7 Kriteria Jilbab Sesuai Syariat

KRITERIA JILBAB MUSLIMAH MENURUT SYARI’AT

Sungguh aneh kalau hijab diperlombakan, atau dibikin keren untuk bergaya, padahal tujuan hijab untuk menutupi kecantikan wanita, agar tidak menarik pandangan kaum pria. Lalu apa saja kriteria hijab menurut syari’at?

1. Menutupi seluruh tubuh.

2. Bukan perhiasan, bukan pula sesuatu yang menggoda atau menarik perhatian kaum pria, seperti mengenakan hiasan-hiasan, motif-motif, logo-logo dan yang semisalnya. Karena tujuan pakaian syar’i bagi muslimah adalah untuk menutupi perhiasannya.

3. Tidak ketat, tidak tipis dan tidak tembus pandang.

4. Tidak mengenakan harum-haruman.

5. Tidak menyerupai pakaian wanita kafir atau fasik.

6. Tidak menyerupai pakaian laki-laki.

7. Bukan pakaian ketenaran.

Ini Kriteria Pakaian Tasyabbuh Lawan Jenis dalam Syariat Islam • Fatwa NU

Ini Kriteria Pakaian Tasyabbuh Lawan Jenis dalam Syariat Islam • Fatwa NU

.
.
Islam memang tidak menjelaskan secara detail bagaimana model pakaian Islam. Tidak ada aturan khusus di dalam Islam terkait kesunahan memakai pakaian tertentu. Urusan pakaian ini diserahkan kepada tradisi dan lokalitas masyarakat. Hanya saja, Islam memberikan panduan umum berpakaian yang harus dipatuhi.
.
Di antara panduan umum tersebut adalah pakaian yang digunakan tertutup, tidak transparan, tidak terbuka, dan tidak menyerupai lawan jenis. Apapun bentuk pakaiannya, kalau selaras dengan panduan umum ini, pakaian itu sudah termasuk pakaian islami.
.
Salah satu aturan umum berpakaian ialah tidak menyerupai lawan jenis. Pembahasan ini tampaknya perlu diperjelas untuk mengetahui batasan menyerupai lawan jenis. Misalnya, kapan pakaian yang kita gunakan dikategorikan sebagai pakaian yang menyerupai lawan jenis: apa standarnya?
.
Batasan menyerupai lawan jenis ini sudah dijelaskan Sayyid Abdurrahman Ba’lawi dalam Bughyatul Mustarsyidin. Batasannya adalah:
.
أن يتزيا أحدهما بما يختص بالآخر أو يغلب اختصاصه به في ذلك المحل الذي هما فيه
.
Artinya, “Berhias dengan sesuatu yang dikhususkan untuk lawan jenis, atau secara umum di daerah tersebut hiasan itu dikhususkan untuk lawan jenis.”
.
Batasan menyerupai lawan jenis menurut Sayyid Abdurrahman adalah menggunakan pakaian atau hiasan yang lazim digunakan oleh lawan jenis. Bila ada laki-laki yang menggunakan model pakaian perempuan sehingga orang yang melihat laki-laki tersebut menyangka kalau dia perempuan, maka itu sudah termasuk kategori menyerupai lawan jenis.
.
Menggunakan pakaian lawan jenis dalam Islam tidak boleh. Sebab itu, sebaiknya masing-masing orang menggunakan pakaian yang sesuai dengan dirinya. Tujuan dari aturan ini tentu untuk menjaga fitrah manusia. Laki-laki sebaiknya bergaya sebagaimana laki-laki pada umumnya, begitu pula perempuan. Wallahu a’lam.
.
***
.

.
#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #pakaian #tasyabbuh

Kriteria Wanita Cantik Menurut Al-Quran dan Sunnah

Kriteria Wanita Cantik Menurut al-Quran dan Sunnah

1. Sentiasa menjaga pandangan agar kelihatan sopan dan terpuji (surah an-Nuur 24:31)

2. Tidak bergaul bebas dengan kaum laki2 non mahram, kecantikan dipelihara tanpa dipertontonkan (HR. Bukhari)

3. Pembawaan diri sopan, tegas, dan bersahaja. (Surah al-Qoshos: 25)

4. Senantiasa bercakap dengan nada suara tidak di manja2kan dan tidak dilembut2kan (surah al-Ahzab: 32)

5. Menjauh gaya tabarruj, penggayaan diri yg mengganggu fitnah lelaki hingga menarik kepada dirinya (surah al-Ahzab: 33)

6. Berpakaian membawa identitas wanita mukminah (surah al-Ahzab: 59)

7. Senantiasa bersih dan berbau segar. Tidak memakai parfum (HR. Bukhari)

8. Tidak mengubah ciptaan Allah seperti pembedahan plastik, membuat tato, mencukur alis, dan sebagainya. (Surah an-Nisa: 19, hadits bukhari, muslim, abu daud, dan at-thirmidhi)

9. Tidak meniru penampilan kaum lelaki dari cara berpakaian, bercakap serta pembawaan diri (HR. Ibnu Abbas)