Hukum Makan Gaji Buta

Dear #Lovalila …
Makan gaji buta, atau kita kenal dengan istilah “magabut” itu ada suatu hal yang tidak baik, bahkan curang. Mangkir dari tanggungjawab tapi tetap diberikan upah normal. Perilaku ini bahkan bisa mengganggu atau merugikan orang lain yang memerlukan hasil kerja si pelaku magabut tadi.
.
Rezeki kita itu sudah ada yang ngatur, alila kira semua #Lovalila sudah paham lah yaa soal ini. Tapi yg harus diperhatikan adalah cara kita menjemputnya. Apakah dengan cara yang ahsan atau justru zholim?
.
Meski Kerjaan kita halal, tapi kalo kita tidak mengerjakannya, ini bisa loh menzholimi saudara kita dan perusahaan.
Misal, kita kerja di perusahaan tapi masih belum bisa memenej urusan probadi ketika jam kerja, sampe2 kerjaan tidak selesai. Kemudian hasil kerja kita akan menjadi tidak berkah. Padahal, ketika bekerja, Allah jg siapkan pahala untuk kita jika kita kerja ikhlas, tepat waktu. Apalagi kalo pekerjaan kita lebih cepat, dan kita bs membatu pekerjaan orang lain.. MaaSyaa Allah indahnya dunia pekerjaan. Jadi nggak ada istilah sikut2an dan saling menyalahkan. Itu tidak ahsan yaa dear. Karena sebagai muslim, segala aktivitas yang kita lakukan juga perlu akhlak yang baik, yang pastinya tujuannya adalah ridho Allah.
.
Jadi, sudahkah kau kerjakan kewajibanmu dengan baik?
Yuk #SemangatFiiSabiilillaah

Menyikapi Hukum Karma Dalam Islam

Bismillah…

ADAKAH HUKUM KARMA DALAM ISLAM?

Apa itu hukum karma?
Adapun di dalam islam tidak dikenal ada istilah hukum karma, itu tidak ada…. Tidak ada sama sekali… ▪
Tidak disebutkan dalam Al Qur’an, tidak disebutkan dalam sunnah Rasullulah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam… ▪
Istilah hukum karma, kalau yang dimaksud bahwa hukum karma itu dari Hindu, yaitu agamanya Hindu… ▪
Itu keyakinan mereka, dan itu tidak ada hubungannya dengan Islam, kalau yang ditanyakan adalah hukum karmanya..

Na’am, makanya kembali kepada istilah hukum karma itu apa sih? ▪
Tapi kalau yang dimaksud misalnya, siapa yang berbuat, dia akan mendapatkan balasannya…
Siapa yang melakukan satu perbuatan, dia akan menerima hasilnya… ▪
Apabila seorang berbuat kebaikan, kebaikan pula yang dia dapatkan… Apabila seorang berbuat dzolim, maka dia akan mendapatkan pula akibatnya…

“Dan Balasan Suatu Kejahatan adalah Kejahatan yg Setimpal, Tetapi Barangsiapa yg Memaafkan dan Berbuat Baik kepada Orang yg Berbuat Jahat Maka Pahalanya Dari Alloh.
Sungguh DIA Tidak Menyukai orang-orang yang Dzalim” (QS. Asy-Syura : 40)

Seseorang yang melakukan perbuatan yang dzolim, itu tidak akan dibiarkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala… ▪
Pasti akan ada balasannya, entah di dunia atau di akhirat… Siapa saja yang berbuat kejahatan, maka pasti akan ada balasan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, entah di dunia ataukah di akhirat… ▪
Kalau yang dimaksud dari sisi ini… Bahwa setiap perbuatan keburukan itu ada balasannya, maka dari sisi ini benar…

Demikian banyak dalil dari Al Qur’an, dari hadits-hadits Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Ala ‘Alihi wa Sallam yang menerangkan tentang hal tersebut… ▪
Tapi kalau kembali kepada istilah bahwa hukum karma, apakah ada di dalam Islam???
Tidak ada di dalam Islam hukum karma itu…
Tidak dikenal di dalam Islam, istilah hukum karma….

Semoga Bermanfaat
Baarakallaah Fiikum .