Assalamu’alaykum #Dear Lovalila
.
Malam ini Alila mau ingetin doa safar bagi kalian yang akan pergi agar berpergian masih tetap meminta perlindungan kepada Allah
.
Dear artinya safar itu benar-benar akan mendapati kesulitan. Coba bayangkan jika Anda melakukan safar dari luar negeri kembali ke kampung halaman. Apalagi jika safar tersebut mesti transit di beberapa kota. Yang sebelumnya mungkin ditempuh dalam waktu 9 jam, karena mesti transit di kota lain, akhirnya perjalanan tersebut memakan waktu hampir 24 jam. Apalagi keadaan di kendaraan atau pesawat yang kurang menyenangkan karena kita tidak bisa tidur sebagaimana layaknya. Badan tidak bisa direbahkan ke kasur yang empuk. Sungguh amat menyulitkan.
Karena kondisi sulit dalam safar, hati pun akhirnya pasrah. Saat hati begitu pasrah, itulah saat mudah diijabahinya doโa. Saat kepasrahan hati pada Rabb โazza wa jalla, itulah hakekat โubudiyah (penghambaan), penghinaan, dan menundukkan diri pada-Nya. Akhirnya seorang hamba pun mengikhlaskan diri beribadah pada-Nya. Jika kondisi seseorang demikian, maka doa yang ia panjatkan akan makin mudah diijabahi. Semakin lama seseorang bersafar, semakin dekat pula doโa itu dikabulkan.
Wahai saudaraku โฆ Manfaatkanlah waktu ketika engkau bersafar untuk banyak memohon segala kemudahan dari Allah Taโala. Mintalah kemudahan dari-Nya atas urusan safarmu. Begitu pula mohonlah pada Allah agar dimudahkan dalam urusan dunia lainnya, begitu pula jangan lupakan yang utama doa agar diberi berbagai kemudahan dalam hisab di akhirat. Jangan lupa doakan atas kebaikan diri, dijauhkan dari kejelekan diri, begitu pula doakan kebaikan bagi istri, anak, orang tua, kerabat dan saudara muslim lainnya.
Dzikir saat safar yang bisa diamalkan agar safar jadi lebih berkah:
Jika sudah berada di atas kendaraan untuk melakukan perjalanan, hendaklah mengucapkan, โAllahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.โ Setelah itu membaca,
ุณูุจูุญูุงูู ุงูููุฐูู ุณูุฎููุฑู ููููุง ููุฐูุง ููู
ูุง ูููููุง ูููู ู
ูููุฑูููููู ููุฅููููุง ุฅูููู ุฑูุจููููุง ููู
ูููููููุจูููู ุงููููููู
ูู ุฅููููุง ููุณูุฃููููู ููู ุณูููุฑูููุง ููุฐูุง ุงููุจูุฑูู ููุงูุชููููููู ููู
ููู ุงููุนูู
ููู ู
ูุง ุชูุฑูุถูู ุงููููููู
ูู ููููููู ุนูููููููุง ุณูููุฑูููุง ููุฐูุง ููุงุทููู ุนููููุง ุจูุนูุฏููู ุงููููููู
ูู ุฃูููุชู ุงูุตููุงุญูุจู ููู ุงูุณููููุฑู ููุงููุฎููููููุฉู ููู ุงูุฃููููู ุงููููููู
ูู ุฅููููู ุฃูุนููุฐู ุจููู ู
ููู ููุนูุซูุงุกู ุงูุณููููุฑู ููููุขุจูุฉู ุงููู
ูููุธูุฑู ููุณููุกู ุงููู
ูููููููุจู ููู ุงููู
ูุงูู ููุงูุฃููููู
โSubhanalladzi sakh-khoro lanaa hadza wa maa kunna lahu muqrinin. Wa inna ila robbina lamun-qolibuun[1]. Allahumma innaa nasโaluka fii safarinaa hadza al birro wat taqwa wa minal โamali ma tardho. Allahumma hawwin โalainaa safaronaa hadza, wathwi โanna buโdahu. Allahumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allahumma inni aโudzubika min waโtsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.โ
.
(Mahasuci Allah yang telah menundukkan untuk kami kendaraan ini, padahal kami sebelumnya tidak mempunyai kemampuan untuk melakukannya, dan sesungguhnya hanya kepada Rabb kami, kami akan kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan, taqwa dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah rekan dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga)[2]
.
Semoga Allah selalu memberi kemudahan dalam setiap safar kita. Semoga safar kita adalah safar yang penuh berkah
.