Nasehat Untuk Muslimah Yang Suka Merendahkan Harga Dirinya

Allah sudah memuliakan muslimah dengan syariat-Nya. Allah menciptakan kamu-kamu (muslimah) dengan rasa malu, peraturan untuk menutup aurat, Dan sistem pergaulan dalam Islam. Ini semua bentuk cinta Allah, syariatNya merupakan bentuk penjagaan terhadap dirimu.. Hijab agar terlindungi, pakaian malu agar kau mulia dan dihormati.
.
Kenapa manusianya sendiri yang justru menjatuhkan dirinya??
Dengan nggak mau berhijab, membuang jauh-jauh rasa malunya, tak mau diatur pergaulan dan perilakunya.
.
Seolah hidup lebih bahagia dengan dalil “suka-suka gue”
Seolah hidup nggak akan ada masalah kalo ikut membebek kepada orang-orang yg lagi ngehits. Mau bener, mau salah, da tapi “suka”, gimana?
.
Padahal Islam udah kasih solusi. Taat adalah kebahagiaan yang hakiki. Sebab kau gantungkan kebahagiaan pada ridho-Nya, bukan likers, comment dan perhatian dr manusia. Percaya, hidup ngga akan tenang kalau standar kebahagiaanmu ngarepin dunia. Hati berasa di kejar-kejar, nggak mau kalah (hits, cantik, tenar, dsb) dengan mereka-mereka.
.
Tag temenmu yg kalo dinasehatin selalu bilang “suka-suka gue”
.
#IslamMemuliakanKu

Kekinian Berujung Nista

Hanya karena ingin kekinian
1. Diri sendiri dan keluarga dipermalukan
2. Masa depan tak dihiraukan, 3.Agama menjadi candaan dan dipermainkan) Hal semacam ini tak kan berujung pada kebahagiaan.
.
Assalamu’alaykum Dear #Lovalila
dengan melihat fenomena saat ini, coba deh perhatikan banyak orang yang ingin hits tapi dengan cara yang kurang baik.
Rela :
1. Diri sendiri dan keluarga di permalukan
mungkin dengan mereka semakin di bully mereka beranggapan akan semakin terkenal dan viral (di undang di stasiun Tv), setelah itu banyk yang edrose, Uang melimpah mereka bahagia katanya, padahal jelas-jelas cara mereka untuk viral itu dengan cara yang salah hingga mereka lupa bahwa mereka dan keluarganya itu sedang di permalukan, Ya Allah karena Kebahagiaan semu anak-anak zaman sekarang Rela menghilangkan rasa malunya. .
2. Masa depan tidak di hiraukan
jangankan masa depan yang di urusinya, apa yang mereka lakukan hari itu pun tidak dipikirkan apakah salah atau tidak? dan saat ini orang-orang yang mikir dulu baru melangkah itu sangat sedikit, kebanyakan orang sekarang, ya ga pernah berfikir gimana nantinya, masuk surga atau masuk Neraka mereka tidak memikirkan hal itu
3. Agama menjadi candaan dan dipermainkan, sedihnya Dakwah islam yang belum tersebar kepada orang-orang terdekat, islam belum menyetuh hati-hati mereka sehingga mereka berani menjadikan Agama menjadi candaanya, Entah apa sih tujuan dari mereka bercanda bawa-bawa agama, tapi yang jelas Allah berfirman :
Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” — Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan daripada kamu (lantaran mereka tobat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa.” (At Taubah(9):65-66)
.
beritau teman-teman ya dear agar mereka tidak melakukan kesalahan diulangi lagi oleh generasi-generasi muda lainnya, karena apa yang mereka lakukan tidak akan berujung kepada Kebahagiaan yang hakiki
.

Pacaran Itu Dosa

Jika sudah mengingatkan mereka untuk tidak pacaran, Apakah kita tetap dosa?
.
Bismillah.. Alila jawab ya dear..
Terkadang, sikap kita serba salah kepada sahabat yang masih pacaran. Kita sudah memberi penjelasan kepadanya, menegurnya, tapi doi tetep masiiiiih aja pacaran. Mau didiemin, dosa juga, berarti kita jadi #ShabatJahat yg tega ngeliat temennya di siksa nanti karena berbuat maksiat. 😑😩😭
.
Dakwah itu artinya menyeru, menyampaikan.
Tujuannya untuk mengubah keadaan, pemikiran, dan perasaan dari yg tidak Islami menjadi Islami dengan cara yg makruf dan ahsan, tidak memaksa apalagi dengan cara yg kasar.
.
Setiap pribadi muslim yang telah baligh dan berakal, baik laki-laki maupun perempuan memiliki kewajiban untuk mengemban tugas dakwah. Setiap individu dari umat Islam dianggap sebagai penyambung tugas Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam untuk menyampaikan dakwah.
.
“Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS: Ali Imron 110)
.
“terus kalau sudah menegur tapi doi masih tetep pacaran, apa kita tetep dapet berdosa?”
.
Jadi, kalau kamu sudah menegurnya, sudah menyampaikan kebenaran, maka itu artinya kewajibanmu sudah gugur. Tapi jangan hanya berpangku tangan dear, kalo kita diam saja melihat kemungkaran dan kemaksiatan, kitapun akan terkena fitnah dan siksa dr Allah 😢
Maka, tetap ingatkan, dakwahkan, doakan.. Semoga Ia segera menjemput hidayah-Nya.
.
“Dan peliharalah diri kalian dari fitnah yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian, dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.” (QS. Al-Anfaal [8]: 25)
.
Semoga Allah menjauhkan kita, sahabat kita dari kemaksiatan, dan allah izinkan kita untuk memasuki SurgaNya bersama-sama. 😇
.
#SahabatJahat