Riya’ Adalah Syirik Kecil • Fatwa NU

Riya’ Adalah Syirik Kecil • Fatwa NU

Riya’ oleh Rasulullah disebut sebagai syirik kecil. Dikatakan syirik karena ia menyekutukan Allah dengan nafsu diri sendiri atau respon orang lain. Sebuah amal yang dihinggapi riya’ seringkali mempertimbangkan bagaimana orang lain memberi tanggapan. Ia lahir bukan dari ketulusan lillahi ta’ala melainkan terdapat campuran keinginan mendapat citra positif di mata manusia. Akibatnya, fluktuasi amal kebaikan berlangsung naik-turun seiring dengan besar-kecilnya potensi “keuntungan” penilaian dari manusia. Wallahu a’lam.
.

.
#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #riya #pamer #syirik #syirikkecil

Sebab Agama Islam Diperolok • Fatwa NU

“Bahaya terhadap agama yang datang dari para pembelanya yang menggunakan cara-cara menyimpang lebih besar daripada bahaya yang datang dari para pencelanya yang memakai cara-cara yang benar.” -Imam Ghozali-
.
Bisa jadi agamamu diperolok mereka yang mencelanya oleh sebab kelakuanmu sendiri yang tidak benar dalam membela agamamu. Gunakan cara yang benar untuk membela agama sesuai dengan tuntunan syari’at.
.

Sebab Agama Islam Diperolok • Fatwa NU

nahdlatululama, nuonline, nuonline_id, quotes, quotesoftheday, islamicquotes, ulamaquotes, imamghozaliquotes, kutipan, kutipanulama, kutipanislami, islam, islamnusantara, aswaja, ahlussunnahwaljamaah

Pesan KH. Said Aqil Siroj • Fatwa NU

Pesan KH. Said Aqil Siroj • Fatwa NU

“Pilar kebangsaan perlu terus dipupuk dan dikembangkan di tengah tarikan paham fundamentalisme agama dan fundamentalisme pasar. Pilar kecendekiaan harus ditegakkan karena kecendekiaan adalah pilar peradaban dan syarat sebuah bangsa meraih harkat dan martabatnya di hadapan bangsa lain.” -KH. Said Aqil Siroj-
.
Kunci dari tegaknya sebuah negara merupakan sinergitas dari semua elemen bangsa; pemerintah yang mengayomi warganya, masyarakat yang cerdas dan mencintai tanah airnya, dan konstitusi yang diterapkan tepat sasaran. Dengan begitu, bangsa lain akan segan dan menaruh hormat pada negara kita.
.
Indonesia negeriku
Engkau panji martabatku
Siapa datang mengancammu
Kan binasa di bawah dulimu
.

.
#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #kangsaid #kiaisaid #kiaisaidaqilsiroj

Jika Cinta Dan Sayang Nikahi • Fatwa NU

Dawuh Romo Kyai Idris Marzuqi yang sempat diabadikan dalam kitab Tafsir Jalalain milik Kyai Hizbulloh Haq Alfaulani. .
.
“Usaha —> Nikah, kenek (Boleh)
Nikah —-> Usaha, kenging (Boleh)”. .
.
“Senengo wong sing mungkin ko’ Rabi, Ojo wong sing ora mungkin kok rabi. Terus Lamaren ! (Senangilah / Cintailah orang yg mungkin kau nikahi, jangan orang yang tidak mungkin kau nikahi, Terus Lamarlah !)”.
.
. “Termasuk tanggung jawab wong tuo, golek ake bojo anak” (Termasuk tanggung jawab orang tua, mencarikan suami anak)”. “Kalau sudah cinta dan sayang, langsung lamar ! tidak usah istikharah !”. .
.
“Kadang2, wong lanang durung kawin, wedi arep kawin, Budalne ae! – Tawakkal iku bekale ilmu lan akhlaq masio gak duwe duit – Pirang2 wong sakdurunge duwe bojo mlarat, tapi bar e sugeh sebabe ” ” (Kadang2, para lelaki yang belum menikah, takut akan nikah ! Nikahlah! – Tawakkal dengan bekal ilmu dan akhlaq walaupun tidak punya uang! – Banyak orang yg sebelum menikah miskin, tapi setelah menikah menjadi sebabnya kaya!) “
.
.
.
Teruntuk Beliau, serta seluruh Masyayikh Lirboyo, lahumul Faatihah… .

#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #nikah

Doa Rasulullah Saat Terlilit Hutang • Fatwa NU

Doa Rasulullah Saat Terlilit Hutang • Fatwa NU
.
Salah seorang mukatab (budak yang tengah mencicil kemerdekaan dirinya) mengeluhkan beban utangnya kepada Sayidina Ali. “Maukah kamu kalau kuberitahu beberapa kalimat yang diajarkan Rasulullah SAW kepadaku? Kalau kau terbebani utang sebesar gunung, niscaya Allah akan melunasinya,” kata Sayidina Ali. Kemudia dia membaca doa sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW kepadanya sebagai berikut:
.
اَللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
.
Allâhummakfinî fi halâlika ‘an harâmik, wa aghninî bi fadhlika ‘amman siwâk
..
Artinya, “Tuhanku, cukupilah diriku dengan jalan (harta) yang Kauhalalkan, bukan jalan (harta) Kauharamkan; dan lengkapilah diriku dengan kemurahan-Mu, bukan kemurahan selain diri-Mu.”
.
Meskipun utang diperbolehkan, hanya saja besaran utang ini perlu diperhatikan. Kalau bukan untuk kepentingan yang sangat mendesak, baiknya hindari utang. Karena utang dengan besaran yang tinggi akan menyulitkan kita sendiri. Doa ini diriwayatkan Sayidina Ali dan dicantumkan oleh Imam An-NAwawi dalam karyanya Al-Adzkar. (Alhafiz K)
.
***