Keistimewaan Anak Perempuan • Aulia Izzatunisa

Seseorang yang mendidik anaknya dengan baik dan menyayangi mereka, terutama anak perempuan, maka akan mendapatkan keutamaan yang besar. Dengan didikan dan kasih sayang bisa mengantarkan orang tuanya masuk surga dan terselamatkan dari siksa neraka.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Ada seorang wanita masuk ke tempatku dan bersamanya ada dua anak gadisnya. Wanita itu meminta sesuatu. Tetapi aku tidak menemukan sesuatu apa pun di sisiku selain sebiji kurma saja. Lalu aku memberikan padanya. Kemudian wanita tadi membaginya menjadi dua untuk kedua anaknya itu, sedangkan ia sendir tidak makan sedikit pun dari kurma tersebut. Setelah itu ia berdiri lalu keluar.
.
Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk ke tempatku, lalu saya ceritakan hal tadi kepada beliau. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Barangsiapa yang diberi cobaan sesuatu karena anak-anak perempuan seperti itu, lalu ia berbuat baik kepada mereka maka anak-anak perempuan tersebut akan menjadi penghalang untuknya dari siksa neraka.” (HR. Bukhari no. 5995 dan Muslim no. 2629)

Apa alasannya kenapa sampai Islam lebih perhatian pada pendidikan anak perempuan? Ada beberapa alasan di sini:
.
1. Karena ada sebagian orang yang kurang suka dengan anak perempuan seperti pada masa Jahiliyyah sebelum Islam. Itulah mengapa sampai disebut dalam hadits yang dikaji ini, anak wanita itu adalah ujian karena umumnya banyak yang tidak suka. Sebagaimana diterangkan pula mengenai keadaan orang musyrik. Allah Ta’ala berfirman, “Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah.” (QS. An Nahl: 58).
.
2. Nafkah yang diberikan pada perempuan lebih banyak.
.
3. Mendidik anak perempuan lebih susah.
.
4. Pendidikan yang baik pada anak perempuan akan membuat mereka mewariskan didikan tersebut pada anak-anaknya nanti dan wanita itulah yang bertindak sebagai pendidik di rumah.
.
Silakan dishare, semoga bermanfaat : )
.
==========

Karena Syarat Berjilbab Bukan Baik • Aulia Izzatunnisa

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Karena Syarat Berjilbab Bukan Baik

Assalamualaikum ukhty..
Apa kabar hari ini?
Masihkah kau enggan mengganti rambut hitammu dengan sehelai kain penutup?
Allah tak perlu banyak syarat agar kau mengenakannya ukhty.
Oh ya?? Iya, percayalah.
Hanya satu syaratnya, saat kau sudah menginjak usia baligh.
Maka, jika saat ini kau belum juga berjilbab itu hanya karena syarat-syarat yang kau buat-buat sendiri ukhty.
Kau bilang ” aku nanti aja berjilbabnya, malu masak berjilbab tapi masih berbuat gak baik”
Hei ukhty, wanita adalah manusia, bukannya malaikat yang tanpa dosa. Apakah sajaknya harus begitu?
Jika saja Allah tetapkan syarat seperti itu, maka sampai saat ini pun wanita-wanita akan enggan berjilbab. Dan entah kapan akan memulai berjilbab.
Asma binti Abu Bakar telah telah menemui Rasulullah dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasulullah “Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja” (HR. Bukhari & Muslim)
Kau terjaga ukhty dengan jilbabmu.. Selain sebagai identitas, jilbab menjagamu dari pandangan laki-laki, dan hei, lihatlah. Kau membantunya menundukkan pandangan.
Berpikirlah sederhana tentang jilbab ukhty.. Berpikir dan yakinlah, dengan berjilbab akhlakmu akan menjadi semakin baik. Jadikan ia (jilbab) sebagai benteng imanmu, dan juga sebagai pengingat. ” masak iya, sudah berjilbab tapi melakukan yang tidak baik”. Pahamilah konsep ini.. Wanita yang berjilbab belum tentu ia baik. Tapi wanita yang baik pastilah berjilbab. ^^ Bagaimana??? Apakah masih enggan??? Marilah, melangkah setapak demi setapak bersamaku. Meniti jalan-Nya. Tidak untuk menggurui, tetapi membersamai. Agar perjalananmu tak membosankan.
Marilah, berjalan bersama untuk satu titik yang sama.
Ukhty cantik, bagaimana?
Yuk, kita mulai dari hari ini. Yang belum berjilbab untuk berjilbab. Dan yang sudah berjilbab, mari mengistiqomahkan hati.
Mari memulai dengan Bismillah dan luruskan niat💕

Pacaran Itu Dosa • Aulia Izzatunnisa

Bismillaah,

Ingatlah sahabat fillah,
Pacaran itu perbuatan yang dimurkai oleh Allah!!!,
Pacaran itu jalan menuju perzinahan,
Pacaran itu maksiat,
Pacaran itu mengambil hak yang belum tentu miliknya!,
Dan…,
Pacaran itu hanya menjaga jodoh orang!
Karna pacar itu belum tentu menjadi jodoh kita?!,
Karna Allah belum tentu menjodohkannya kepada diri kita?
Lantas apa gunanya menjaga milik orang?!
Percuma saja kan?
Seseorang…,yang belum berhak menjadi milik kita?!!
Tapi kemana-mana,
Selalu berduaan!
Itu hanya mubazzir waktu saja!
Betulkan sobat!!!
Bukannya dapat pahala?!,
Tapi justru cuma nambahin dosa!??
Sahabat…,
Jangan biarkan malaikat sebelah kirimu terus bekerja mencatat setiap amal burukmu!,
Sementara malaikat sebelah kananmu hanya diam tak bekerja!
Ketahuilah,
pacaran itu ibaratnya sebuah taruhan…,
Jadinya belum pasti,tapi dosanya pasti sudah jadi!,
Tanpa kau pertanyakan lagi!,
Dan setiap detiknya,dosamu akan terus dicatat!!!
Terlebih lagi jika sering berdua-duaan,
Tanpa ikatan yang jelas!?
Ingat dia itu bukan mahram kamu!?
Hati-hati yang ketiga itu setan!!!
Setan akan selalu membisikkan manusia untuk berbuat dosa dan maksiat!,
Ingat tak,
Kisah nabi adam yang digoda oleh iblis?!,
Ketahuilah setan dan iblis adalah musuh terbesar kita!!!,
Maka sahabat…,
Jangan membenarkan dan membolehkan apa yang dilarang oleh Allah!!!
Apapun alasannya,pacaran itu ngga boleh dan pacaran itu haram dalam agama islam!!!
Jika kita tidak menaati perintah Allah?!,
Apa kita akan mengikuti langkah setan??!
Jangan sampai dirimu meninggal,
Dalam keadaan bermaksiat kepada Allah!!!,
Semua perbuatanmu baik atau buruk,
Engkau akan bertanggung jawab dihadapan Allah,
Sekecil apapun,tetap akan tersimpan rapi dalam catatanmu!!!
Sahabat,
Jangan kau biarkan catatan amalanmu penuh dengan amal-amal burukmu!!!
Karna seorang muslim dan muslimah yang baik,
Tentu takkan mau diajak pacaran,
Seorang muslim dan muslimah yang baik,
Akan selalu menaati perintah Allah,
Dan seorang muslim dan muslimah yang baik,
Tentu takut untuk berbuat dosa dan maksiat!
Bukan mengikuti langkah setan!!!
Jika kamu mencari seorang pacar yang shalih dan shalihah,
Maka itu takkan pernah kau temui!!,
Sebab seorang muslim dan muslimah yang baik,
Tentu tidak akan mau diajak berbuat dosa,apalagi mau di ajak pacaran,
Sebab ia tahu kalau pacaran,
Bukan ciri muslim dan muslimah yang baik!!!