Nikmat Yang Harus Disyukuri • Aulia Izzatunisa

Nikmat Yang Harus Disyukuri • Aulia Izzatunisa

Saudaraku, salah satu nikmat yang wajib kita syukuri selain nikmat iman dan nikmat Islam adalah nikmat penciptaan. Kita wajib bersyukur karena Alloh menciptakan kita sebagai manusia, bukan batu, bukan hewan, bukan tumbuhan, atau makhluk Alloh yang lainnya. Karena manusia adalah makhluk yang Alloh ciptakan secara sempurna di atas makhluk-makhluk yang lainnya.

Kemudian, Alloh melengkapi kita dengan nikmat iman dan Islam. Betapa indahnya nikmat hidayah ini. Kemudian, Alloh ciptakan kita sebagai orang Islam di antara seluruh orang Islam yang ada di dunia ini, untuk tinggal di tempat yang paling nyaman, paling sejuk, paling proporsional cuacanya dan paling aman.

3 Musibah Setiap Hari • Aulia Izzatunisa

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh . .

“`TIGA MUSIBAH SETIAP HARI“`

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂

Pada dasarnya.
Ada tiga musibah setiap hari
Yang menimpa kita sebagai hambaNya.

Tetapi sayang…
Sebagian besar kita tidak menyadari,
Bahkan sebagian besar kita tidak bisa mengambil hikmahnya.

*Musibah pertama..*
Setiap hari jatah usia kita terus berkurang_
Tetapi berkurangnya usia ini lepas dari perhatian.

Sementara itu
Ketika harta yang berkurang
Perhatian kita sangatlah luar biasa,

Padahal harta yang hilang bisa diganti
Sementra umur yang hilang tidak akan ada gantinya.

*Musibah ke dua..*
Setiap hari kita hidup dengan rizki dari Nya
Sementara kita lalai dan lalai.

Bahwa setiap rizki yang ada
Kelak akan dihisab oleh-Nya.

Apabila rizki itu halal
Kelak akan ditanya….
Sudahkah kita mensyukurinya ?

Apabila rizki itu haram.

Maka Alloh Subhanahu Wa Ta’ala kelak mengadzab kita.

*Musibah ke tiga..*
Disadari atau tidak,
Setiap hari kita melangkah mendekati akhirat,

Sebagaimana juga kita terus melangkah menjauhi dunia.

Tetapi perhatian kita terhadap akhirat yang kekal
Tidak sebesar perhatian kita terhadap dunia yang fana.

Sementara kita tidak tahu

Bagaimana akhir perjalanan kita kelak,
Apakah akan menjadi penghuni surga
Dengan segala keindahan dan kenikmatannya,

Ataukah menjadi penghuni neraka
Tempat segala adzab dan siksanya.

Sebanyak apapun harta dunia terkumpul,
Atau sebanyak apapun penghargaan dan jabatan teraih,
Semua tidak seindah kenikmatan yang menjadi impian

Dan dambaan Nabi Yusuf Alaihi Salaam :_

توفني مسلماً وألحقني بالصالحين

“Yaa Allah aku memohon padaMu..
Agar engkau mewafatkanku dalam keadaan Islam
Dan kumpulkanlah aku di surgaMu
Bersama hamba-hambaMu yang sholeh.”
(QS. Yusuf : 101).

Sungguh !
Alangkah sedihnya hati ini.
Mendengar ungkapan ini :*
“Apabila engkau merasa malas melakukan ketaatan,
Maka waspadalah..
Bisa jadi Allah tidak suka kepada ibadahmu.”

📖 Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

وَلَٰكِن كَرِهَ اللَّهُ انبِعَاثَهُمْ فَثَبَّطَهُمْ

“Allah benci terhadap ibadah mereka (orang-orang munafik)..
Dengan sebab itu Allah palingkan mereka dari ibadah tersebut.”
(QS. At Taubat : 46).

Yaa Allah…
Jangan engkau jadikan dunia ini impian terbesar kami
Dan jangan pula dunia ini menyita waktu kami..

Ya Allah…
Jangan jadikan neraka sebagai akhir dari perjalanan kami.
Dan jadikan surgaMu sebagai rumah peristirahatan terakhir kami…
═══════ ❁✿❁ ═══════

Cinta Dan Takut Pada Allah • Aulia Izzatunisa

CINTA DAN TAKUT KEPADA ALLAH

#Bismillah

Cinta dan takut merupakan dua kata yang hati kita tidak akan lepas darinya. Baik ketika kita masih kecil, remaja, dewasa, bahkan ketika sudah tua. Namun terkadang kita masih saja salah mengartikan dan menyalurkan cinta dan takut pada sesuatu yang terlarang dalam agama. Oleh karena itu wajib bagi kita untuk mempelajarinya agar tidak terjatuh pada perkara yang haram. Marilah kita luangkan sejenak waktu, untuk mempelajari sekelumit tentangnya.

Ibadah itu tidak hanya shalat, puasa, zakat, haji, sedekah, berdzikir, dan lainnya dari ibadah-ibadah anggota badan (lisan dan perbuatan). Di sana masih ada ibadah lain bahkan ibadah yang paling agung yang disebut ibadah qalbiyyah (yang berhubungan dengan hati) seperti sabar, tawakkal, ikhlas, cinta, dan lain-lain. Karena definisi ibadah sebagaimana disampaikan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Beliau rahimahullah mengatakan, “Ibadah adalah suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya, baik berupa perkataan maupun perbuatan, yang tersembunyi (batin) maupun yang nampak (lahir) (lihat kitab al ‘Ubudiyyah karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah).😊

Keutamaan Ilmu Agama Islam • Aulia Izzatunisa

Keutamaan ilmu agama
——————
Sahih al-Bukhori:69

عَنْ مُعَاوِيَةَ قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ، وَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ وَاللَّهُ يُعْطِي، وَلَنْ تَزَالَ هَذِهِ الأُمَّةُ قَائِمَةً عَلَى أَمْرِ اللَّهِ لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ.

Dari Mu’awiyah, dia berkata: Aku mendengar Nabi saw bersabda:

Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan untuknya maka Allah faqihkan dia (membuat ia paham) dalam agama. Sesungguhnya aku hanyalah yang membagi-bagikan sedang Allah yang memberi. Dan senantiasa umat ini akan tegak diatas perintah Allah, mereka tidak akan dicelakai oleh orang-orang yang menyelisihi mereka hingga datang keputusan Allah.

Pesan :
Pentingnya belajar ilmu agama kadang masih dipandang sebelah mata oleh sebagian muslim. Mereka lebih bangga saat putra putrinya mempelajari ilmu-ilmu modern dan kekinian.
Meski tidak bisa dipungkiri bahwa ilmu modern zaman ini sangat penting demi kemajuan umat Islam, namun menguasai ilmu agama juga tak kalah penting. Karena jika seseorang hanya bermodalkan ilmu duniawi tanpa memahami ilmu agama, maka ia tidak akan mengetahui mana penerapan ilmu duniawi yang diperbolehkan, dan mana yang tidak. Ia juga bekerja dan melakukan apa yang menjadi keahliannya tanpa suatu tujuan akhirat, hanya dunia saja. Sedangkan sebagaimana kita mengetahui bahwa usia kita di dunia sudah ditentukan, dan semua perbuatan yang kita lakukan jika tidak diniatkan untuk Allah dan mengharap pahala dari-Nya, maka semua itu tidak akan berguna untuk kita di kehidupan yang abadi di akhirat nanti.

Macam Macam Rezeki • Aulia Izzatunisa

Dulu  saya pikir sholat dhuha dan membaca zikir itu pembuka pintu rezeki, dan dulu juga saya pikir, Rezeki/Rizki itu berwujud uang,Gaji yg besar, banyak order, banyak job, urusan kerjaan lancar, banyak tabungan di Bank, *punya banyak asset*
*Seperti : Kendaraan,* *Properti disana-sini, dll*
_*Intinya : Harta…*_

Setelah mencari tau apa makna Rezeki / Rizqi dalam Islam (sesuai yg tertera dalam Alquran dan hadits), ternyata saya salah besar…

Ternyata,
🍁 langkah kaki yg dimudahkan untuk hadir ke majelis ilmu, itu adalah rizqi.

🍁 langkah kaki yg dimudahkan untuk shalat berjamaah di masjid, adalah rizqi.

🍁 hati yg Allah jaga jauh dari iri, dengki, dan kebencian, adalah rizqi.

🍁 punya temen2 yang sholeh dan saling mengingatkan dalam kebaikan, itu juga rizqi.

🍁 saat keadaan sulit penuh keterbatasan, itu juga rizqi. Mungkin jika dalam keadaan sebaliknya, justru membuat kita kufur, sombong, angkuh bahkan lupa diri.

🍁 punya orang tua yang sakit2an,ternyata itu adalah rizqi, karena merupakan ladang amal pembuka pintu surga bila Kita tulus Ikhlas mengurusnya.

🍁 Tubuh yang sehat, adalah rizqi. Bahkan saat diuji dengan sakit, itu juga bentuk lain dari rizqi karena sakit adalah penggugur dosa.

🍁 dan mungkin akan ada jutaan list lainnya bentuk2 rizqi yang kita tidak sadari…

Suami Istri dan anak2 Sehat itu Rizki, anak-anak Anda sekolahnya lancar itu Rizki, hidup Rukun sama Tetangga itu Rizki… Bahkan bila Anda mendapatkan kiriman kajian tausiah keagamaan yg mengajak kebajikan dari Group WhatsApp itu juga Rizki,karena Anda mendapatkan Ilmu darinya…

Justru yang harus kita waspadai adalah ketika hidup kita berkecukupan, penuh dengan kemudahan dan kebahagiaan, padahal begitu *banyak hak Allah yang belum mampu atau tidak kita tunaikan…* 😔

_*Mari sebarkan kebaikan dan nikmati Rizqi + Rizqi yg Allah amanahkan Kepada Kita*_

*ۚ ﻭَﻣَﺎ ٱﻟْﺤَﻴَﻮٰﺓُ ٱﻟﺪُّﻧْﻴَﺎٓ ﺇِﻻَّ ﻣَﺘَٰﻊُ ٱﻟْﻐُﺮُﻭﺭِ*

*… Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (Al-Hadid – 57:20)*

*#Semoga Bermanfaat* —

Mencari Rezeki Yang Halal • Aulia Izzatunisa

Dari Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh sangat beruntung seorang yang masuk Islam, kemudian mendapatkan rizki yang secukupnya dan Allah menganugrahkan kepadanya sifat qana’ah (merasa cukup dan puas) dengan rezki yang Allah berikan kepadanya.” (HR. Muslim no. 1054)

Hadits yang mulia menunjukkan besarnya keutamaan seorang muslim yang memiliki sifat qana’ah. (Syarhu shahiihi Muslim imam an-Nawawi 7/145)

Karena dengan itu semua dia akan meraih kebaikan dan keutamaan di dunia dan akhirat, meskipun harta yang dimilikinya sedikit. (Faidhul Qadiir 4/508)

Beberapa faidah penting yang terkandung dalam hadits ini

Arti qana’ah adalah merasa ridha dan cukup dengan pembagian rizki yang Allah Ta’ala berikan. (Faidhul Qadiir 4/508

Sifat qana’ah adalah salah satu ciri yang menunjukkan kesempurnaan iman, karena sifat ini menunjukkan keridhaan orang yang memilikinya terhadap segala ketentuan dan takdir Allah, termasuk dalam hal pembagian rizki. (Fiqhul asma-il husna hal. 81

Yang dimaksud dengan rizki dalam hadits ini adalah rizki yang diperoleh dengan usaha yang halal, karena itulah yang dipuji dalam Islam. (Faidhul Qadiir” (4/508)

Agama Islam Itu Mudah Dan Indah • Aulia Izzatunisa

Agama itu mudah
——————
Sahih al-Bukhori:38

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:

إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ، وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ، فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَيْءٍ مِنْ الدُّلْجَةِ.

Dari Abu Hurairah, dari Nabi saw beliau bersabda:

Sesungguhnya agama itu mudah, dan tidaklah seseorang mempersulit agama kecuali dia akan dikalahkan (semakin berat dan sulit). Maka berlakulah lurus kalian, mendekatlah (kepada yang benar) dan berilah kabar gembira, serta gunakanlah waktu al-Ghadwah (awal pagi) dan al-Rauhah (setelah zuhur) dan sebagian dari al-Duljah (malam hari).

Pesan :
Islam adalah agama sempurna yang Allah syariatkan bagi semua manusia dan mencakup semua aspek kehidupan. Syariat Islam mudah dan tidak menyulitkan penganutnya, karena itu hendaknya seorang muslim juga tidak mempersulit dalam mengamalkan agama.

Tips Berinteraksi Dengan Sesama • Aulia Izzatunisa

🍃Tips Berinteraksi Dengan Manusia tanpa Sakit Hati 🍃
_____________________________

Bergaul dengan manusia tidak selamanya menyenangkan jiwa. Mendengar perkataan mereka, hati kadang tak tenang rasanya.

Melihat perilaku mereka, seolah lebih baik tak pernah kenal saja. Demikianlah, karena kita manusia: punya lebih, punya kurang, punya rasa.

Lantas, bagaimana caranya agar bahagia dalam bergaul dengan manusia?

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah memberikan tipsnya.
Beliau berkata:

                                  ‎وَالسَّعَادَةُ فِي مُعَامَلَةِ الْخَلْقِ:

Dan (cara) bahagia dalam bergaul dengan manusia adalah…

                                                  ‎أَنْ تُعَامِلَهُمْ لِلَّهِ
Engkau bermuamalah dengan mereka semata-mata karena Allah… ‎

فَتَرْجُوَ اللَّهَ فِيهِمْ وَلَا تَرْجُوَهُمْ فِي اللَّهِ
  
Kau inginkan wajah Allah dalam mempergauli mereka dan jangan harapkan wajah mereka dalam ibadahmu kepada Allah…

                        ‎وَتَخَافَهُ فِيهِمْ وَلَا تَخَافَهُمْ فِي اللَّه    

Kau takut kepada Allah dalam mempergauli mereka dan jangan takut kepada mereka dalam ibadahmu kepada Allah…

               ‎ِوَتُحْسِنَ إلَيْهِمْ رَجَاءَ ثَوَابِ اللَّهِ لَا لِمُكَافَأَتِهِمْ

Kau berbuat baik kepada mereka untuk mencari ganjaran pahala dari Allah, bukan mencari balasan duniawi dari mereka… ‎
وَتَكُفَّ عَنْ ظُلْمِهِمْ خَوْفًا مِنْ اللَّهِ لَا مِنْهُمْ.
   
Kau menjaga diri agar tidak menzalimi mereka, semata-mata karena takut kepada Allah, bukan takut kepada mereka…

(Majmu al-Fatawa 1/51)

🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃

Doa Pembuka Pintu Rezeki • Aulia Izzatunisa

Bismillahirrahmanirrahim..
.
[Doa-Doa Pembuka Pintu Rezeki]
.
1. Setiap Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat Shubuh, setelah salam, beliau membaca do’a berikut,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.
.
Artinya:
“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (HR. Ibnu Majah, no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)
.
2. Do’a dari hadits ‘Ali, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajarkan doa berikut,

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak.
.
Artinya:
“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)
.
3. Dari Thoriq bin Asy-yam –radhiyallahu ‘anhu-, ia berkata,

كَانَ الرَّجُلُ إِذَا أسْلَمَ عَلَّمَهُ النَّبيُّ – صلى الله عليه وسلم – الصَّلاَةَ ثُمَّ أمَرَهُ أنْ يَدْعُوَ بِهؤلاَءِ الكَلِمَاتِ : (( اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاهْدِني ، وَعَافِني ، وَارْزُقْنِي ))
.
“Jika seseorang baru masuk Islam, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan pada beliau shalat, lalu beliau memerintahkannya untuk membaca do’a berikut: “Allahummaghfirlii, warhamnii, wahdinii, wa ‘aafinii, warzuqnii.” (HR. Muslim no. 35, 2697)
.
.

Mengkaji Arti Bacaan Dalam Sholat • Aulia Izzatunisa

✋🙏👏🕌Mohon maaf  semua. Untuk sama-sama ulangkaji.

Ada orang sudah Sholat berpuluh tahun, tapi masih tdk  tahu maksud atau makna bacaan dalam sholat. Tak heran bila  tak mampu khusyuk dalam sholatnya. Karena itu, marilah kita renungkan dan fahami setiap tahapan  sewaktu kita sholat
*Takbiratul-Ihram / Takbir:*
*Allah Maha Besar.*
*Doa Iftitah:*
Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah dengan banyaknya. Maha suci Allah sepanjang pagi dan petang. Aku hadapkan wajahku bagi Tuhan yang mencipta langit dan bumi, dengan suasana lurus dan berserah diri dan aku bukan dari golongan orang musyrik. Sesungguhnya solatku, ibadatku, hidupku, matiku adalah untuk Allah Tuhan sekelian alam. Tidak ada sekutu bagiNya dan kepadaku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagiNya dan aku dari golongan orang Islam.
*Al-Fatihah:*
Dengan nama Allah yang maha Pemurah lagi maha Mengasihani. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pemurah lagi maha mengasihani. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. Iaitu jalan orang-orang yang Engkau kurniakan nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan bukan jalan mereka yang sesat.
*Bacaan ketika rukuk:*
Maha Suci TuhanKu Yang Maha Besar dan dengan segala puji-pujiannya.
*Bacaan ketika bangun dari rukuk:*
Allah mendengar pujian orang yang memujinya.
*Bacaan ketika Iktidal:*
Wahai Tuhan kami bagi Engkaulah segala pujian.
*Bacaan ketika Sujud:*
Maha suci TuhanKu yang Maha Tinggi dan dengan segala puji-pujiannya.
*Bacaan ketika duduk di antara dua sujud:*
Ya Allah, ampunilah dosaku dan rahmatilah daku, lindungilah daku, angkatlah darjatku, rezekikan daku, berilah aku petunjuk, selamatkanlah daku dan maafkanlah akan daku.
*Bacaan ketika Tahiyat Awal:*
Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad.
*Bacaan ketika Tahiyat Akhir:*
Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad dan ke atas keluarganya. Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim. Berkatilah ke atas Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.
Semoga bermanafaat utk kita bersama!
*”ALLAH MENJAWAB AL-FATIHAH KITA”*
Banyak sekali orang yang tegesa-gesa ketika membaca Al-Fatihah di saat solat tanpa toma’ninah, dan seakan-akan ingin cepat menyelesaikan solatnya.
Padahal di saat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al-Fatihah, ALLAH menjawab setiap ucapan kita.
*Dalam Sebuah Hadits Qudsi Allah SWT ber-Firman:*
“Aku membahagi al-Fatihah menjadi dua bahagian, untuk Aku dan untuk Hamba-Ku.”
■ Ertinya, tiga ayat di atas *Iyyaka Na’budu Wa iyyaka nasta’in* adalah  *Hak Allah*, dan tiga ayat ke bawahnya adalah urusan Hamba-Nya.
■ Ketika Kita mengucapkan *”AlhamdulillahiRabbil ‘alamin”*
Allah menjawab: *”Hamba-Ku telah memuji-Ku.”*
■ Ketika kita mengucapkan *”Ar-Rahmanir-Rahim”.*
Allah menjawab: *”Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku.”*
■ Ketika kita mengucapkan *”Maliki yaumiddin”.*
Allah menjawab: *”Hamba-Ku memuja-Ku.”*
■ Ketika kita mengucapkan *“Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in”.*
Allah menjawab:  *“Inilah perjanjian antara Aku dan Hamba-Ku.”*
■ Ketika kita mengucapkan *“Ihdinash shiratal mustaqiim,* *Shiratalladzinaan’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhooliin.”*
Allah menjawab: *“Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku. Akan Ku penuhi yang ia minta.”*
(Hadis Riwayat Muslim dan At-Tirmidzi)
■ Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat.
Rasakanlah jawaban indah dari Allah kerana Allah sedang menjawab ucapan kita.
■ Selanjutnya kita ucapkan *”Aamiin”* dengan ucapan yang lembut, sebab Malaikat pun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.
■ Barangsiapa yang ucapan *“Aamiin-nya”* bersamaan dengan para Malaikat, maka Allah akan memberikan Ampunan kepada-Nya.”
(Hadis Riwayat Bukhari, Muslim, Abu Dawud)
Sahabat jika artikel ini bermanfaat silakan dikongsikan, sampaikan walau satu ayat
Sabda Rasulullah SAW;
“Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca mengamalkannya maka dia akan beroleh pahala walaupun sudah tiada.”
(Hadis Riwayat Muslim)
Smg bermanfaat…~!!!!!🙏🙏🙏