Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang wanita dinikahi karena agamanya, hartanya dan kecantikannya. Tetapi, utamakanlah agamanya, niscaya kamu akan beruntung.”
(HR. Tirmidzi)
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang wanita dinikahi karena agamanya, hartanya dan kecantikannya. Tetapi, utamakanlah agamanya, niscaya kamu akan beruntung.”
(HR. Tirmidzi)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Sebaik-baik kehidupan manusia adalah seorang laki-laki yang memegang kendali kudanya dan bergegas untuk berjuang di jalan Allah, setiap kali mendengar suara musuh yang menakutkan atau sangat mengerikan, ia melompat ke atas punggung kudanya untuk mengharapkan kematian. Atau seorang laki-laki yang berada dalam kumpulan kambing yang berada di puncak gunung atau berada di pedalaman lembah ini, ia mendirikan shalat, menunaikan zakat dan beribadah kepada Rabbnya sampai menemui ajalnya, tidaklah ia menjadi manusia kecuali dalam kebaikan.”
(HR. Muslim)
Ayo kita ajarkan kepada siapa saja, terutama anak anak untuk membaca Al Fatihah dan Mengamalkannya. Insyaallah akan jadi pahala jariyah untuk kita semua.
Berikut adalah Surat Al Fatihah dan terjemahannya..
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
[QS. Al-Fatihah: Ayat 1]
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۙ
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
[QS. Al-Fatihah: Ayat 2]
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ۙ
Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
[QS. Al-Fatihah: Ayat 3]
مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ ؕ
Pemilik hari pembalasan.
[QS. Al-Fatihah: Ayat 4]
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ ؕ
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.
[QS. Al-Fatihah: Ayat 5]
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ
Tunjukilah kami jalan yang lurus,
[QS. Al-Fatihah: Ayat 6]
صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّيْنَ
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
[QS. Al-Fatihah: Ayat 7]
“Akan muncul beberapa orang dari arah timur, mereka membaca Al Qur’an namun tidak lebih dari kerongkongan mereka (tidak meresap dalam hati), mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah keluar dari busur, dan mereka tidak akan kembali hingga anak panah kembali ke tali busur.” Lalu ditanya, “Apa tanda mereka?” Beliau menjawab: “Ciri mereka adalah gundul.” Atau, beliau mengatakan: “Rambutnya dipangkas habis.”
(HR. Bukhari: 7007)