Pesan Kiai Ma’ruf Amin • Fatwa NU

Pesan Kiai Ma’ruf Amin • Fatwa NU

“Ulama bertanggung jawab menjaga umat dan melayani umat. Ulama juga bertanggung jawab dalam menjaga negeri ini. Karena ulama juga turut berperan dalam mendirikan NKRI, maka wajib hukumnya ulama menjaga keutuhan NKRI,” kata Kiai Ma’ruf Amin.
.
Ia juga mengungkapkan, saat ini, ada kelompok yang ingin memperjuangkan Islam, tanpa memperhatikan realitas kebangsaan dan memaksakan kehendak. Ada juga kelompok yang melakukan delegitimasi agama. .
“Dua kubu ini sekarang menguat. NU yang cara berpikirnya moderat, harus bisa melunakkan, mengendalikan dua kubu ini. Kita harus mencegah gejala-gejala yang bisa menimbulkan konflik ini,” tandasnya.
.
Ia mengimbau agar para kiai lebih peka dalam mendidik umat dan memperjuangkan kemaslahatan umat Islam, ulama harus memperhatikan konstitusi, kebinekaan, dan toleransi. “Kita bukan tidak  berjuang untuk Islam, kita berjuang dengan cara konstitusional dan demokratis,” imbuhnya.
.
Pelayanan terhadap umat, kata Kiai Ma’ruf, juga dilakukan dalam bentuk menjaga kerukunan umat. “Berikutnya kita perlu melakukan islahul umat dan khidmatul umat (perbaikan dan pengahbdian kepada umat). Kita melakukan perbaikan-perbaikan. Sekarang ini adalah momentum yang sangat baik. Baru-baru ini kita mengadakan kongres ekonomi umat. Kita gerakkan ekonomi umat. Mendorong umat untuk mandiri. Bila perlu berkonstribusi kepada bangsa,” paparnya.
.
(Disampaikan dalam acara Halaqah Alim Ulama dan Kiai Pesantren se Wilayah III Cirebon, Sabtu (6/5/2017) di Pondok Pesantren Gedongan, Cirebon)
.
***
.

#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #kiaimarufamin

Doa Ketika Susah Tidur / Insomnia • Fatwa Nu

Doa Ketika Susah Tidur / Insomnia • Fatwa Nu

Zaid bin Tsabit suatu malam mengadu kepada Rasulullah SAW. Menurutnya, ia semalaman tidak bisa tidur. Bujang Rasulullah SAW ini hanya tergolek di pembaringan dalam keadaan jaga. Ia gelisah. Pikiran dan batinnya mengembara kian kemari.
.
Rasulullah SAW mengajarinya doa yang dapat mengatasi kesulitan tidur karena gelisah. Inilah doanya.
.
اللَّهُمَّ غَارَتِ النُّجُومُ وَهَدَأَتِ الْعُيُونُ وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّومٌ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ أَهْدِئْ لَيْلِيْ وَأَنِمْ عَيْنِي
.
Allâhumma ghâratin nujûm wa hada’atil ‘uyûn, wa anta hayyun qayyûmun, lâ ta’khudzuhû sinatun wa lâ naum. Yâ hayyu, ya qayyûm, ahdi’ laylî wa anim ‘aynî.
.
Artinya, “Tuhanku, bintang-bintang telah ‘tenggelam’, dan banyak bola mata menjadi tenang sementara Kau adalah zat maha hidup dan zat maha tegak. Kantuk dan tidur tidak mempengaruhi-Mu. Wahai Zat Maha Hidup dan Zat Maha Tegak, tenangkan malam hamba dan istirahatkan sepasang bola mata hamba.”
.
Zaid pun mengikuti anjuran Rasulullah. “Alhamdulillah, Allah hilangkan kegelisahan yang kuhadapi jelang istirahat di tempat tidur,” kata Zaid.
.
Doa ini dicantumkan Imam An-Nawawi dalam karyanya Al-Adzkar. (Alhafiz K)
.
***
.

#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #doa #susahtidur #insomnia

4 Adab Bertakziah • Fatwa NU

Empat Adab Orang Bertakziyah Menurut Imam Al-Ghazali
.
.
Takziyah atau melayat adalah mengunjungi orang yang sedang tertimpa musibah kematian salah seorang keluarga atau kerabat dekatnya. Orang laki-laki yang bertakziyah disebut mu’azziyin, sedangkan yang perempuan disebut mu’azziyat. Para ulama umumnya memiliki pendapat yang sama bahwa hukum bertakziyah adalah sunnah. Oleh karena itu setiap orang Islam sangat dianjurkan bertakziyah untuk menguatkan jiwa atau suasana batin orang yang sedang tertimpa musibah agar memiliki kesabaran dan ketabahan menerima musibah tersebut.
.
Terkait dengan takziyah, Imam al-Ghazali dalam risalahnya berjudul Al-Adab fid Din dalam Majmu’ah Rasail al-Imam al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, halaman 437), menyebutkan ada empat adab orang bertakziyah sebagai berikut: .
آداب المعزّي: خفض الجناح، وإظهار الحزن، وقلة الحديث، وترك التبسم فإنه يورث الحقد. .
Artinya: “Adab orang bertakziyah, yakni menghindari sebanyak mungkin hal-hal yang tidak pantas atau tabu, menampakkan rasa duka, tidak banyak berbicara, tidak mengumbar senyum sebab bisa menimbulkan rasa tidak suka.”
.
Dari kutipan di atas dapat diuraikan keempat adab orang bertakziyah sebagai berikut:
.
Pertama, menghindari sebanyak mungkin hal-hal yang tidak pantas atau tabu. Bertakziyah sudah pasti berbeda dengan menghadiri pesta perkawinan. Oleh karena itu cara kita berpakaian dalam bertakziyah tidak sebaiknya disamakan dengan cara kita menghadiri pesta perkawinan yang cenderung glamor. Demikian pula cara kita bersolek atau berdandan juga tidak sebaiknya terlalu menor atau memakai parfum yang terlalu kuat baunya. .
Kedua, menampakkan rasa duka. Setiap kematian seseorang pasti menimbulkan perasaan duka yang mendalam terutama bagi keluarga atau kerabat dekat yang ditinggalkannya. Oleh karena itu orang yang bertakziyah dianjurkan untuk ikut merasakan rasa duka itu dengan menampakkan wajah duka sambil mengucapkan secara tulus rasa bela sungkawa. .

.

Ketiga, tidak banyak berbicara. Dalam suasana duka, orang yang sedang tertimpa musibah kematian, biasanya cenderung diam dan tidak ingin diajak berbicara lama-lama. Oleh karena itu orang yang bertakziyah jika ingin mengajak berbicara kepada pihak yang sedang berduka cukup seperlunya saja. Demikian pula di antara orang-orang-orang yang bertakziyah sebaiknya kalau berbicara satu sama lain cukup seperlunya dan pelan agar tidak menimbulkan suasana berisik. .
Keempat, tidak mengumbar senyum sebab bisa menimbulkan rasa tidak suka. Poin keempat ini memiliki kaitan erat dengan poin-poin sebelumnya, yakni tidak mendukung ketiganya. Oleh karena itu meskipun dalam keadaan normal senyum termasuk sedekah, tetapi dalam konteks takziyah para muazziyin dan muazziyat sebaiknya bisa menahan diri untuk tidak mengumbar senyum. Tentu saja senyum dalam batas-batas yang wajar masih bisa ditolerir. Intinya adalah senyum memiliki makna kegembiaraan yang dalam konteks takziyah tidak baik khususnya jika ditujukan kepada pihak yang sedang berduka sebab hal ini sama saja tidak menghormati perasaannya. .
Keempat adab tersebut hendaknya menjadi pedoman bagi umat Islam dalam bertakziyah kepada orang lain, baik orang tersebut masih kerabat dekat, tetangga, atau sekedar teman. Hal yang harus selalu diingat adalah bahwa takziyah identik dengan ikut berduka. Oleh karena itu jika bermaksud membawa anak-anak yang masih kecil dan suka rewel atau sulit diatur seperti suka teriak-teriak, dan sebagainya, hendaknya dipetimbangkan terlebih dahulu masak-masak sebab hal itu bisa menimbulkan suasana lain yang tidak mendukung suasana duka tersebut. Dalam tradisi masyakarat Jawa anak-anak tidak sebaiknya diajak serta bertakziyah kecuali memang sangat terpaksa. .
.
Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta.

Riya’ Adalah Syirik Kecil • Fatwa NU

Riya’ Adalah Syirik Kecil • Fatwa NU

Riya’ oleh Rasulullah disebut sebagai syirik kecil. Dikatakan syirik karena ia menyekutukan Allah dengan nafsu diri sendiri atau respon orang lain. Sebuah amal yang dihinggapi riya’ seringkali mempertimbangkan bagaimana orang lain memberi tanggapan. Ia lahir bukan dari ketulusan lillahi ta’ala melainkan terdapat campuran keinginan mendapat citra positif di mata manusia. Akibatnya, fluktuasi amal kebaikan berlangsung naik-turun seiring dengan besar-kecilnya potensi “keuntungan” penilaian dari manusia. Wallahu a’lam.
.

.
#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #riya #pamer #syirik #syirikkecil

Sebab Agama Islam Diperolok • Fatwa NU

“Bahaya terhadap agama yang datang dari para pembelanya yang menggunakan cara-cara menyimpang lebih besar daripada bahaya yang datang dari para pencelanya yang memakai cara-cara yang benar.” -Imam Ghozali-
.
Bisa jadi agamamu diperolok mereka yang mencelanya oleh sebab kelakuanmu sendiri yang tidak benar dalam membela agamamu. Gunakan cara yang benar untuk membela agama sesuai dengan tuntunan syari’at.
.

Sebab Agama Islam Diperolok • Fatwa NU

nahdlatululama, nuonline, nuonline_id, quotes, quotesoftheday, islamicquotes, ulamaquotes, imamghozaliquotes, kutipan, kutipanulama, kutipanislami, islam, islamnusantara, aswaja, ahlussunnahwaljamaah

Pesan KH. Said Aqil Siroj • Fatwa NU

Pesan KH. Said Aqil Siroj • Fatwa NU

“Pilar kebangsaan perlu terus dipupuk dan dikembangkan di tengah tarikan paham fundamentalisme agama dan fundamentalisme pasar. Pilar kecendekiaan harus ditegakkan karena kecendekiaan adalah pilar peradaban dan syarat sebuah bangsa meraih harkat dan martabatnya di hadapan bangsa lain.” -KH. Said Aqil Siroj-
.
Kunci dari tegaknya sebuah negara merupakan sinergitas dari semua elemen bangsa; pemerintah yang mengayomi warganya, masyarakat yang cerdas dan mencintai tanah airnya, dan konstitusi yang diterapkan tepat sasaran. Dengan begitu, bangsa lain akan segan dan menaruh hormat pada negara kita.
.
Indonesia negeriku
Engkau panji martabatku
Siapa datang mengancammu
Kan binasa di bawah dulimu
.

.
#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #kangsaid #kiaisaid #kiaisaidaqilsiroj

Jika Cinta Dan Sayang Nikahi • Fatwa NU

Dawuh Romo Kyai Idris Marzuqi yang sempat diabadikan dalam kitab Tafsir Jalalain milik Kyai Hizbulloh Haq Alfaulani. .
.
“Usaha —> Nikah, kenek (Boleh)
Nikah —-> Usaha, kenging (Boleh)”. .
.
“Senengo wong sing mungkin ko’ Rabi, Ojo wong sing ora mungkin kok rabi. Terus Lamaren ! (Senangilah / Cintailah orang yg mungkin kau nikahi, jangan orang yang tidak mungkin kau nikahi, Terus Lamarlah !)”.
.
. “Termasuk tanggung jawab wong tuo, golek ake bojo anak” (Termasuk tanggung jawab orang tua, mencarikan suami anak)”. “Kalau sudah cinta dan sayang, langsung lamar ! tidak usah istikharah !”. .
.
“Kadang2, wong lanang durung kawin, wedi arep kawin, Budalne ae! – Tawakkal iku bekale ilmu lan akhlaq masio gak duwe duit – Pirang2 wong sakdurunge duwe bojo mlarat, tapi bar e sugeh sebabe ” ” (Kadang2, para lelaki yang belum menikah, takut akan nikah ! Nikahlah! – Tawakkal dengan bekal ilmu dan akhlaq walaupun tidak punya uang! – Banyak orang yg sebelum menikah miskin, tapi setelah menikah menjadi sebabnya kaya!) “
.
.
.
Teruntuk Beliau, serta seluruh Masyayikh Lirboyo, lahumul Faatihah… .

#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #nikah

Doa Rasulullah Saat Terlilit Hutang • Fatwa NU

Doa Rasulullah Saat Terlilit Hutang • Fatwa NU
.
Salah seorang mukatab (budak yang tengah mencicil kemerdekaan dirinya) mengeluhkan beban utangnya kepada Sayidina Ali. “Maukah kamu kalau kuberitahu beberapa kalimat yang diajarkan Rasulullah SAW kepadaku? Kalau kau terbebani utang sebesar gunung, niscaya Allah akan melunasinya,” kata Sayidina Ali. Kemudia dia membaca doa sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW kepadanya sebagai berikut:
.
اَللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
.
Allâhummakfinî fi halâlika ‘an harâmik, wa aghninî bi fadhlika ‘amman siwâk
..
Artinya, “Tuhanku, cukupilah diriku dengan jalan (harta) yang Kauhalalkan, bukan jalan (harta) Kauharamkan; dan lengkapilah diriku dengan kemurahan-Mu, bukan kemurahan selain diri-Mu.”
.
Meskipun utang diperbolehkan, hanya saja besaran utang ini perlu diperhatikan. Kalau bukan untuk kepentingan yang sangat mendesak, baiknya hindari utang. Karena utang dengan besaran yang tinggi akan menyulitkan kita sendiri. Doa ini diriwayatkan Sayidina Ali dan dicantumkan oleh Imam An-NAwawi dalam karyanya Al-Adzkar. (Alhafiz K)
.
***

Taat Pemimpin Muslim • Umat Muhammadiyah

Taat Pemimpin Muslim • Umat Muhammadiyah

Taati dan patuhilah pemimpin, selama hal tersebut membawa pada kebajikan.
.
.
#muhammadiyah #lensamu #takwa #iman #istiqomah #berkah #allahuakbar #alhamdulilah #islam #nasehat #muhasabah #islam #pencerahan #gerakanpembaruan #muhammadiyahgerakanku #ayatsuci #kekuatanalquran #teladan #petuahhidup #petunjukAllah #nasehat #berkemajuan #akhlakulkarimah #taat #hadist #kebaikanislam #muhasabah #ayojadibaik #hijrah

Berhenti Melakukan Ujaran Kebencian • Umat Muhammadiyah

Berhenti Melakukan Ujaran Kebencian • Umat Muhammadiyah

Berhenti mengujarkan kebencian. Berhenti saling mengolok dan memojokkan. Bukankah kita saudara dan harus saling mendukung dan berbuat baik?
.
.
#muhammadiyah #lensamu #takwa #iman #istiqomah #berkah #allahuakbar #alhamdulilah #islam #nasehat #muhasabah #islam #pencerahan #gerakanpembaruan #muhammadiyahgerakanku #ayatsuci #kekuatanalquran #teladan #petuahhidup #petunjukAllah #nasehat #berkemajuan #akhlakulkarimah #taat #hadist #kebaikanislam #muhasabah #ayojadibaik #hijrah