Mengenali Sahabat Taat Dan Sahabat Sesat

Imam Hasan al-Bashri menasehatkan,
استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة
“Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.” Imam Ibnul Jauzi menasehatkan kepada teman-temannya,
إن لم تجدوني في الجنة بينكم فاسألوا عني وقولوا : يا ربنا عبدك فلان كان يذكرنا بك
”Jika kalian tidak menemukan aku di surga, maka tanyakanlah tentang aku kepada Allah. Ucapkan: ’Wahai Tuhan kami, hambaMu fulan, dulu dia pernah mengingatkan kami untuk mengingat Engkau”
.
Bagaimana, menurut temen-temen #Lovalila, tentang perkataan Imam Hasan al-Bashri dan Imam Ibnul jauzi?
.
penyataan diatas benar adanya bahwasannya sahabat yang selalu mengajak kita untuk mendekat kepada Allah, akan menjdi syafaat untuk kita nantinya saat kiamat.
.
terus kayak gimana sih sahabat jahat itu? Mereka adalah yang jelas2 sering membersamai kita dalam kelalaian dan bikin kita melupakan Allah. Yang jahat itu bukan orangnya, tapi saran dan ajakannya itu loh!
Kita melakukan hal yang sia-sia, itu ada hisabnya.  kita maksiatpun ada hisabnya, yaitu siksa neraka. Jadi fix ya, yang hanya ngajak kita asik2 di dunia, atau membiarkan kita melakukan hal yang melanggar syariat itu bisa dibilang “JAHAT”. Karena berarti dia tega ngebiarin sahabatnya disiksa di akhirat.
.
Kalo lalai gini, dimana ya tempat kita nanti? 😢
Di neraka gak mau, di surga juga rasanya gak pantes, amal pas-pasan, gaada yg manggil pula, Yaa Rabb 😭
.
ayo mulai saat ini, perbanyklah sahabat-sahabat taat. ingat mereka akan memebrikan syafaat saat kiamat nanti dan meneyelamatkan kita di akhirat.

Kisah Teladan Ibunda Nabi Isa, Maryam

Kisah Teladan Ibunda Nabi Isa, Maryam
Dear #Lovalila …
Dalam al-Qur’an, dikisahkan pada surat Al-Imron ayat 33-38 tentang ibunda Siti Maryam yang shalihah dan menginspirasi loh. Namanya Hannah Binti Faqudz, Beliau adalah wanita shalihah keturunan Ibrahim.
.
.
💜Kemuliaan Mendidik Anak dalam Surat Ali Imran Ayat 33-37💜
Kilasan betapa mulianya mendidik anak terdapat dalam kisah ini, betapa mendidik anak memiliki nilai yang tinggi dan luar biasa.
.
Para Ibu Wajib Khusyu’di rumahnya.
kelelahan dalam mengurus rumah tangga, pahalanya dapat menyamai besarnya pahala suami. Rumus mendidik anak jika ingin berhasil, ada di dalam surat Ali Imran ayat 35-38.
.
Ayat 35
“(Ingatlah), ketika istri Imran berkata, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku bernazar kepadaMu, apa(janin) yang ada dalam kandunganku (kelak)  menjadi hamba yang mengabdi (kepadaMu), maka terimalah (Nazar itu) dariku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.”
.
Ketika Hannah istri Imran hamil, ia bernazar bahwa Anaknya kelak akan menjadi pengabdi Allah.
Disebutkan bahwa pada masa itu ada orang-orang (laki-laki) yang fokus melayani di Baitul Maqdis. Para orang tua mempersembahkan anaknya untuk mengabdi di rumah Allah, ini dimulai ketika usia anaknya sudah bisa melakukan kebaikan sampai usianya baligh).
.
Ayat 36
“Maka ketika melahirkannya, dia berkata, “Ya Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan.” Padahal Allah lebih tahu apa yang dia lahirkan, dan laki-laki tidak sama dengan perempuan. “Dan aku memberinya nama Maryam, dan aku mohon perlindunganMu untuknya dan anak cucunya dari (gangguan) setan yang terkutuk.”
Hannah bernazar jika anaknya lelaki maka ia akan menjadi mukharror (orang yang suci) tetapi ternyata yang lahir perempuan sehingga ia tidak dapat melaksanakan nazarnya. 
Karena Nazarnya tidak dapat dilaksanakan ia mengadu dan memohon pengampunan pada Allah.
Begitu lahir perempuan, Hannah melapor pada Allah (meskipun ia tahu bahwa Allah lebih tahu apa yang dia lahirkan), tapi ini adalah Adab pada Allah sehingga ia tetap melaporkan hal tersebut.
.
Kalimat “laki-laki tidak sama dengan perempuan”, ini kalimat pengaduan bukan kekecewaan. Karena yang Allah berikan adalah yang terbaik untuk kita. Apa yang Allah berikan lebih baik daro apa yang kita minta.
.
Kemudian Hannah meminta perlindungan Allah dari yang membahayakan, yaitu gangguan setan. Salah satu kunci penting keberhasilan mendidik anak adalah menjauhkan anak dari gangguan setan (maka pelajari ilmunya!😊).
.
Ayat 37
“Maka Dia (Allah) menerimanya dengan penerimaan yang baik, membesarkankan dengan pertumbuhan yang baik, dan menyerahkan pemeliharaannya kepada Zakaria. Setiap kali Zakaria masuk menemuinya di mihrab (kamar khusus ibadah), dia dapati makanan di sisinya. Dia berkata, “Wahai Maryam! Dari mana ini engkau peroleh?” Dia (maryam) menjawab, “itu dari Allah.” Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan.”
Pelajaran dari ayat ini akan menjadi rumus mendidik anak agar kita berhasil,  dengan tahapan sebagai berikut:
1. Jalankan tugas sebagai orangtua dengan sebaik-baiknya(Hamil dengan benar, melahirkan dengan benar, dan mendidik dengan benar).
2. “Allah menerima dengan PENERIMAAN yang baik, dan MENUMBUHKAN dengan penumbuhan yang baik.”
Dari potongan ayat di atas kita dapati bahwa ketika Allah menerima Amal kita dalam mendidik anak, Allah Ridho dengan amal kita mendidik ini. Maka ALLAH YANG AKAN BEKERJA, allah yang akan menumbuhkan (mendidik) anak kita.
Syarat diterimanya suatu amal ada 2,yaitu :
1. Ikhlas (pelajari tentang ikhlas dan amalkan) 
2. Ilmu (mengilmui tentang pendidikan anak)
3. Allah yang akan Bekerja (Menumbuhkan) anak kita ketika Allah terima amal kita, maka Allah yang akan mendidik Anak kita, karena kalau kita yang mendidik pasti akan capek dan kemampuan kita sebagai manusia sangat terbatas
4. Allah menutupi kekurangan kita dan memberikan ganti yang lebih baik. 
Allah akan menyempurnakan semua prosesnya, dan kita orangtua tinggal menunggu panen hasilnya.
5. Allah memberikan keajaiban pada anak kita dan bagi pendidiknya. (Baca kisah Maryam dan Zakaria).
.
MaaSyaa Allah.. Luar biasa ya dear Ibunya Siti Maryam.. Mudah2an kita dapat meneladani beliau menjadi wanita shalihah yang mendamba anaknya menjadi ahli ibadah kepada Allah 😇

Kisah Teladan Ibunda Anas Bin Malik

Dear #Lovalia yuk kita kenali ibunya Anas bin Malik, .
Anas Bin Malik adalah sahabat terakhirnya Rasulullah yang telah banyak me”luluskan” para ulama-ulama hebat dalam sejarah
.
Dibalik kecerdasannya Anas Bin Malik ada
peran besar dari Ummu Sulaim, ibunda Anas bin Malik, yang mewarnai kehidupan sang tokoh. Dalam Siyar-nya, Adz-Dzahabi meriwayatkan dengan sanadnya dari Anas.
.
Katanya, “Suatu ketika Nabi berkunjung ke rumah Ummu Sulaim. Begitu ibuku tahu akan kunjungan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia segera menyuguhkan kepadanya kurma dan minyak samin. ‘Kembalikan saja kurma dan minyak saminmu ke tempatnya semula, karena aku sedang berpuasa,’ kata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada ibuku. Setelah itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bangkit menuju salah satu sisi rumahku, kemudian shalat sunnah dua rakaat dan mendoakan kebaikan bagi Ummu Sulaim dan keluarganya.
.
Maka, ibu berkata kepada beliau, ‘Wahai Rasulullah, aku memiliki hadiah khusus bagimu.’ ‘Apa itu?’ tanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. ‘Orang yang siap membantumu, Anas,’ jawab ibu.
.
Seketika itulah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memanjatkan doa-doa untukku, hingga tak tersisa satu pun dari kebikan dunia dan akhirat melainkan beliau doakan bagiku. ‘Ya Allah, karuniailah ia harta dan anak keturunan, serta berkahilah keduanya baginya,’ kata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam doanya. Berkat doa inilah, aku menjadi orang Anshar yang paling banyak hartanya,” kata Anas mengakhiri kisahnya
.
Ummu Sulaim cerdas
Setelah suami pertamanya mangkat, Ummu Sulaim menikah dengan Abu Thalhah. Ketika meminangnya, Abu Thalhah masih dalam keadaan musyrik. Sehingga Ummu Sulaim menolak pinangannya tersebut sampai Abu Thalhah mau masuk Islam. Anas mengisahkan cerita ini dari ibunya.
.
“Sungguh tidak pantas seorang musyrik menikahiku. Tidakkah engkau tahu, wahai Abu Thalhah, bahwa berhala-berhala sesembahanmu itu dipahat oleh budak dari suku anu,” sindir Ummu Sulaim. “Jika kau sulut dengan api pun, ia akan terbakar,” lanjutnya lagi.
.
Maka Abu Thalhah berpaling ke rumahnya. Akan tetapi, kata-kata Ummu Sulaim tadi amat membekas di hatinya. “Benar juga,” gumamnya. Tak lama kemudian, Abu Thalhah menyatakan keislamannya. “Aku telah menerima agama yang kau tawarkan,” kata Abu Thalhah kepada Ummu Sulaim. Maka berlangsunglah pernikahan mereka berdua. “Dan Ummu Sulaim tak meminta mahar apa pun selain keislaman Abu Thalhah,” kata Anas.
.
Ketabahan Ummu Sulaim
.
Dari pernikahannya dengan Ummu Sulaim, Abu Thalhah dikaruniai dua orang anak. Satu di antaranya amat ia kagumi, namanya Abu ‘Umair. Namun sayang, Abu ‘Umair tak berumur panjang. Ia dipanggil oleh Allah ketika masih kanak-kanak.
.
Anas bercerita, “Suatu ketika, Abu ‘Umair sakit parah. Tatkala azan isya berkumandang, seperti biasanya Abu Thalhah berangkat ke mesjid. Dalam perjalanan ke mesjid, anaknya (Abu ‘Umair) dipanggil oleh Allah.
.
Dengan cepat Ummu Sulaim mendandani jenazah anaknya, kemudian membaringkannya di tempat tidur. Ia berpesan kepada Anas agar tidak memberi tahu Abu Thalhah tentang kematian anak kesayangannya itu. Kemudian, ia pun menyiapkan hidangan makan malam untuk suaminya.
.
Sepulangnya dari mesjid, seperti biasa Abu Thalhah menyantap makan malamnya kemudian menggauli istrinya. Di akhir malam, Ummu Sulaim berkata kepada suaminya, “Bagaimana menurutmu tentang keluarga si fulan, mereka meminjam sesuatu dari orang lain, tetapi ketika diminta, mereka tidak mau mengembalikannya, merasa keberatan atas penarikan pinjaman itu.”
“Mereka telah berlaku tidak adil,” kata Abu Thalhah.
.
“Ketahuilah, sesungguhnya putramu adalah pinjaman dari Allah, dan kini Allah telah mengambilnya kembali,” kata Ummu Sulaim lirih.
.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un…. Segala puji bagi-Mu, ya Allah,” ucap Abu Thalhah dengan pasrah.
.
Keturunan yang diberkati
.
Selepas mengantarkan kepergian buah hatinya, keesokan harinya Abu Thalhah menghadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tatkala bertatap muka dengannya, beliau mengatakan, “Semoga Allah memberkati kalian berdua nanti malam.” Maka, malam itu juga Ummu Sulaim hamil lagi, mengandung Abdullah bin Abu Thalhah.
.
Setelah melahirkan bayinya, Ummu Sulaim menyuruh Anas menghadap Rasulullah dengan menggendong bayi mungil itu sambil membawa beberapa butir kurma ‘ajwah. Kata Anas, “Sesampaiku di rumah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kudapati beliau sedang memberi cap pada untanya.”
.
“Wahai Rasulullah, semalam Ummu Sulaim melahirkan anaknya,” kataku. Maka beliau memungut kurma yang kubawa lalu mengunyahnya dengan air liur beliau, kemudian menyuapkan kepada si bayi. Bayi mungil itu mengulum kurma tadi dengan ujung lidahnya. Maka Rasulullah tersenyum sembari berkata, “Memang, makanan kesukaan orang Anshar adalah kurma.”
.
“Namailah dia, wahai Rasulullah,” pintaku kepadanya.
“Namanya Abdullah,” jawab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
.
Doa Rasulullah kepada Abu Thalhah ternyata tak sekadar menjadikannya punya anak. Akan tetapi, anak itu (Abdullah) kemudian tumbuh menjadi anak shalih yang dikaruniai tujuh orang keturunan yang shalih-shalih pula. Menurut penuturan salah seorang perawi yang bernama ‘Abayah, ketujuh anak Abdullah bin Abi Thalhah tadi telah khatam Al-Quran sewaktu masih kecil.
.
Keberanian Ummu Sulaim
.
Sosok wanita seperti Ummu Sulaim sulit dicari tandingannya. Selain cerdas dan penyabar, ia juga seorang pemberani. Anas menceritakan, bahwa suatu ketika Abu Thalhah berpapasan dengan Ummu Sulaim ketika perang Hunain. Ia melihat bahwa di tangannya ada sebilah pisau, maka Abu Thalhah segera melaporkan kepada Rasulullah perihal Ummu Sulaim, “Wahai Rasulullah, lihatlah Ummu Sulaim keluar rumah sambil membawa pisau,” kata Abu Thalhah.
.
“Wahai Rasulullah, pisau ini sengaja kusiapkan untuk merobek perut orang musyrik yang berani mendekatiku,” jawab Ummu Sulaim.
.
Menurut Adz-Dzahabi, Ummu Sulaim juga ikut terjun dalam perang Uhud bersama Rasulullah. Ketika itu ia juga kedapatan membawa sebilah pisau.
.
Belajarlah menjadi wanita muslimah seperti Ummu sulaim yang menginspirasi 😇
.

Berhentilah Pacaran

Sahabat jahat akan menasehati kamu untuk SETIA dan langgeng pada yang belum halal. Sedangkan sahabat taat akan menasehati kamu “Udah Putusin Aja!”
.
Kenapa sahabat yang kayak gini Alila sebut jahat?
Karena dia tega mendukung sahabatnya dalam berbuat maksiat. Emang sih, nasihatnya itu baik. Dia menasehati kita untuk menjaga perasaan orang lain. Tapiii.. Inget! Pacaran itu tidak dihalalkan dalam Islam. Pacaran itu mendekati zina. Zina tidak hanya berhubungan intim, tapi juga ada zina mata, zina hati, dan zina yg lainnya. Perbuatan ini masuk dalam kategori kemaksiatan.
Dear, Setiap maksiat itu kan ada hisabnya di akhirat, dan kalo membiarkan seseorang dalam maksiat berarti dia tega dong ngeliat sahabatnya nerima siksa di neraka nantinya?
.
Kalo Sahabat taat, dia gaakan tega membiarkanmu dalam maksiat. Seolah jahat sih, dia nyuruh kamu putus sama si doi. Padahal kamu lagi cinta-cintanya, lagi seneng-senengnya, terus disuruh putus gitu aja? Kayak Ga mikirin perasaan kita gitu ya 💔
Tapi sahabat taat lebih rela kamu sakit hati di dunia, daripada kamu disiksa di neraka. Sebab ia tahu, siksa yang paling ringan di akhirat itu bisa membuat otak mendidih. Kebayang kan betapa pedihnya penderitaanmu kalo dia biarkan kamu masih ttp pacaran?
.
#SahabatJahat

Mendiamkan Kemungkaran

Jangan kesenengan kalo ada temen yang jodohin kamu buat pacaran, Karena artinya mereka sedang menjerumuskan.
.
Jangan kesenengan ya dear kalo ada yg nyomblang2in gtu.. Ngepromot kamu k teman2 lawan jenis, atau melancarkan hubungan tak halalmu sama si dia.
.
Dukungan dalam pelanggaran syariat adalah menjerumuskan. Karena sebenernya, kamu dalam bahaya! Kamu sedang melewati batas-batas syariat yang memancing murka-Nya. Tapi gaada yg bilang “STOP” malah didukung dengan bilang “TANCAP HABIS!” ⛔
.
Dear buat para sahabat, jangan gaenakan untuk menyampaikan kebenaran. Karena jika kita mendiamkannya/mendukungnya, sama saja kita membiarkan bahkan mendorong mereka kepada siksa neraka.
.
Nah loh.. Siapa disini yg masih mendiamkan?
Jangan-jangan.. Kita yang termasuk #SahabatJahat 😢
Inget ya dear, bagi kamu yg sudah tau pacaran itu tidak boleh namun kamu mendiamkan temanmu melakukan itu, maka di akhirat mereka akan meminta pertanggungjawaban darimu, dan kalian akan bermusuhan sebab ketidakpedulian di hari perhitungan.
.
“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa”.”(QS. az-Zukhruf [43]: 67)
.
Mudah2an kita saling mendukung dalam ketaatan, dan saling mengingatkan dalam kemungkaran. Uhibbukum fillah shalihah 😘
.
Tag sahabatmu sebanyak-banyaknya 😇
.
#SahabatJahat

Dijerumuskan Teman Untuk Pacaran

Dear Lovalila, Sahabat jahat itu yang mendiamkan kemungkaran, Ngejodoh2in kita sama si dia. kalau perilakunya seperti ini ya sama saja sahabat kita membiarkan kita masuk Neraka.
.
stop ngandelin perasaan jika kita melihat kemungkaran atau contohnya ngeliat temen kita yang masih pacaran jangan karena ga enak jadi dibiarkan. yo jangan mau di bilang sahabat jahat, mulai sekarang ingatkanlah sahabat atau teman kita untuk tidak melakukan kemaksiatan . “Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh kalian harus memerintahkan kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, atau Allah akan menimpakan hukuman atas kalian (karena meninggalkan aktivitas amar ma’ruf nahi mungkar), kemudian kalian berdoa kepada-Nya dan tidak dikabulkan-Nya.” (QS: AL-Anfal 28)
.
Amar Ma’ruf nahi mungkar itu, kita di beri tugas untuk mengajak kepada kebaikan dan mecegah kemungkaran. tuh Ayat diatas adalah bukti bahwa kita tidak boleh mendiamkan teman kita yang berbuat salah. kita melangkah berdasarkan dalil atau wahyu Al-Quran bukan berdasarkan perasaaan ya dear, jdi segera ingatkan tapi dengan cara yang benar ya dear.
.
Sekali lagi jangan mau jadi sahabat jahat karena mendiamkan kemungkaran tapi jadilah sahabat taat yang semangat meraih pahalanya ALlah
.
#SahabatJahat

Ciri-ciri Sahabat Yang Jahat

Lingkungan itu sangat membentuk pribadi dan akhlak kita. Nah, apa jadinya ya kalo ternyata kita berada dalam lingkungan yang tidak mendukung kita dalam ketaatan?
.
Dari ciri2 yang udah Alila sebutin diatas, coba identifikasi lingkungan dan identifikasi diri kita sendiri, termasukkah diri kita dalam #SahabatJahat ?
.
Coba tanya temanmu, mention di kolom komentar ya dear 😊😇

Gosip Lebih Dekat Dengan Ghibah

Ngegosip itu bukan berbagi informasi, tapi berbagi bangkai saudara sendiri.
.
Maksudnya gimana tuh berbagi bangkai?
Coba simak ayat berikut baik2 :
.
“Dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (Al-Hujurat : 12)
.
Jadi, ngegosip itu seperti memakan bangkai saudaramu sendiri. Kalo kamu lagi makan di kafe, sambil gosip, berarti dihadapan Allah itu kamu sedang makan bangkai saudaramu bareng2! Hina! Jijik! 😭
.
Btw, kenapa harus bangkai sih yg Allah isyaratkan?
Ibnu Abbas dalam menafsiri ayat di atas menyatakan: (إنما ضرب الله هذا المثل للغيبه لأن أكل لحم الميت حرام مستقذر و كذا الغيبه حرام فى الدين و قبيح فى النفوس)
Allah membuat perumpamaan ini untuk ghibah karena memakan daging bangkai itu haram dan menjijikkan. Begitu juga ghibah itu haram dalam agama dan buruk dalam jiwa. (Lihat Tafsir Al-Qurtubi hlm 16/346).
.
Jadi dear, jangan suguhkan sahabat2 kita dengan bangkai saudara kita. Jika ada yg yg kelepasan ngeghibah, jadilah kamu orang yang menghentikan pembicaraan itu. Tunjukkan sikap tidak “interest”, atau alihkan pembicaraan kepada hal lain. Mudah2an kita tdk menjadi #ShabatJahat , atau membiarkan kumpulan sahabat2 kita menjadi #SahabtJahat
.
Yuk ingetin temenmu skrg juga 😊

Menjauhi Sahabat Yang Belum Taat

Bolehkah menjauhi sahabat yang belum taat? misalnya dengan tidak membalas chatnya? takut ga bisa mengajak taat, malah menjadi ikut maksiat?
.
Assalamu’alaykum #Lovalila Bismillah Alila coba jawab pertanyaan diatas ya dear..
.
Kalau kamu terjebak dalam situasi seperti ini, emm sebenernya bukan niat menjauhi sih ya dear.. Tapi lebih menjaga pergaulan. Bukan orangnya yg kita tinggalkan, atau jauhi, tapi aktivitasnya. Aktivitas2 yg mengarah pada perbuatan yg sia2 dan tidak bermanfaat.
.
Kalaupun kamu mau menjauhi, karena kamu sadar kapasitasmu yang mudah terpengaruh atau terwarnai, Menurut Alila di perbolehkan. Karena orang yang belum mau taat (sibuk dengan dunia) cenderung mengajak kita untuk hal-hal yang sia-sia dan menyimpang.
.
Seandainya dia chat-chat kita nanyain “gimana bisa hijrah?” itu gpp bales aja, ceritakan kisah hijrahmu, semoga ia segera menjemput hidayah dr Allah. tapi kalau yang di bahas nya hal-hal yang ngga begitu penting, lebih baik dialihkan ke hal2 yg bermanfaat. Kalo justru dia maksa mmbahas hal yg tidak penting, bahkan menjurus ke ghibah, maka g usah di lanjutkan. 😁
.
Kalau belum bisa mewarnai sekitarmu dengan Islam, maka jangan sampai kau terwarnai dengan sekitar.
.
#SahabatJahat

Pacaran Itu Dosa

Jika sudah mengingatkan mereka untuk tidak pacaran, Apakah kita tetap dosa?
.
Bismillah.. Alila jawab ya dear..
Terkadang, sikap kita serba salah kepada sahabat yang masih pacaran. Kita sudah memberi penjelasan kepadanya, menegurnya, tapi doi tetep masiiiiih aja pacaran. Mau didiemin, dosa juga, berarti kita jadi #ShabatJahat yg tega ngeliat temennya di siksa nanti karena berbuat maksiat. 😑😩😭
.
Dakwah itu artinya menyeru, menyampaikan.
Tujuannya untuk mengubah keadaan, pemikiran, dan perasaan dari yg tidak Islami menjadi Islami dengan cara yg makruf dan ahsan, tidak memaksa apalagi dengan cara yg kasar.
.
Setiap pribadi muslim yang telah baligh dan berakal, baik laki-laki maupun perempuan memiliki kewajiban untuk mengemban tugas dakwah. Setiap individu dari umat Islam dianggap sebagai penyambung tugas Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam untuk menyampaikan dakwah.
.
“Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS: Ali Imron 110)
.
“terus kalau sudah menegur tapi doi masih tetep pacaran, apa kita tetep dapet berdosa?”
.
Jadi, kalau kamu sudah menegurnya, sudah menyampaikan kebenaran, maka itu artinya kewajibanmu sudah gugur. Tapi jangan hanya berpangku tangan dear, kalo kita diam saja melihat kemungkaran dan kemaksiatan, kitapun akan terkena fitnah dan siksa dr Allah 😢
Maka, tetap ingatkan, dakwahkan, doakan.. Semoga Ia segera menjemput hidayah-Nya.
.
“Dan peliharalah diri kalian dari fitnah yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian, dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.” (QS. Al-Anfaal [8]: 25)
.
Semoga Allah menjauhkan kita, sahabat kita dari kemaksiatan, dan allah izinkan kita untuk memasuki SurgaNya bersama-sama. 😇
.
#SahabatJahat