Utamakan Ibadah Wajib Baru Lakukan Sunnah


ISLAM AGAMA PERTENGAHAN

Hadits Buraidah al-Aslami yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad :
.
عَنْ بُرَيْدَةَ اْلأَسْلَمِيِّ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : عَلَيْكُمْ هَدْيًا قَاصِدًا فَإِنَّهُ مَنْ يُشَادَّ هَذَا الدِّينَ يَغْلِبْهُ
.
Dari Buraidah al-Aslami Radhiyallahu anhu, ia berkata, Rasûlullâh ﷺ telah bersabda, “Hendaklah kalian mengikuti petunjuk dan beramal sewajarnya (tidak berlebih-lebihan). Sesungguhnya barangsiapa yang memperberat diri dalam agama ini pasti dia akan kalah.” (HR. Ahmad dalam al-Musnad 5/361)
.
Hadits tersebut menunjukkan bahwa yang disyari’atkan,  diperintahkan dan dicintai oleh Allâh Azza wa Jalla dan Rasul-Nya adalah sikap pertengahan dan adil dalam ibadah. Amalan ibadah yang keluar dari batasan ini maka itu adalah perkara yang tercela dan menyelisihi syari’at.
.
Banyak contoh kasus yang masuk dalam aplikasi kaidah ini. Di antaranya adalah sebagai berikut:
.
Seseorang yang berlebih-lebihan dalam mengerjakan ibadah, seperti berpuasa terus-menerus, atau shalat malam terus-menerus, sehingga menyebabkan badannya lemah dan tidak bisa melaksanakan kewajiban-kewajibannya maka ia telah berbuat kesalahan, berdosa, dan berhak untuk mendapatkan hukuman.
.
Apabila mengerjakan ibadah sunnah sampai tidak bisa mencari rezeki yang wajib, atau mencari ilmu yang wajib, atau menyebabkannya meninggalkan jihad yang wajib, maka ketika itu tidak diperbolehkan baginya mengerjakan ibadah sunnah tersebut.
.
Wallahu a’lam, semoga bermanfaat.

Waktu Yang Tepat Membaca Surat Al-Kahfi

Pertanyaan: Kapan waktu yang tepat untuk membaca surat al-Kahfi? Apakah di malam atau siang hari?
.
Jawab: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du. Sebelumnya, kita akan simak beberapa hadis berikut,
Dari Abu Said al-Khudri Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda, “Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat, dia akan disinari cahaya antara dirinya dan Ka’bah.” (HR. ad-Darimi  3470 dan dishahihkan al-Albani dalam Shahihul Jami’, 6471)
.
Dalam riwayat lain, beliau bersabda, “Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumat.” (HR. Hakim 6169, Baihaqi  635, dan dishahihkan al-Albani dalam Shahihul Jami’, no. 6470)
.
Dalam dua hadis di atas, pada hadis pertama, Nabi ﷺ menyebutkan, ‘membaca surat al-Kahfi di malam jumat’. Sementara di hadis kedua, beliau menyatakan, ‘membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat.’
.
Mengisyaratkan bahwa surat al-Kahfi bisa dibaca selama 24 jam di hari jumat. Dimulai sejak terbenamnya matahari di hari kamis, hingga maghrib hari jumat.
.
Al-Munawi menukil keterangan al-Hafidz Ibnu Hajar,
Kata al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitabnya al-Amali, “Anjuran membaca al-Kahfi ada di beberapa riwayat, ada yang menyatakan ‘Hari jum’at’ dalam riwayat lain ‘Malam jumat’. Bisa kita kompromikan bahwa waktu yang dimaksud adalah siang dan malam jumat.” (Faidhul Qadir, 6/258)
.
Al-Munawi juga mengatakan,
“Dianjurkan untuk membaca surat al-Kahfi di hari jumat atau malam harinya, sebagaimana ditegaskan as-Syafii.” (Faidhul Qadir, 6/257)
.
Berdasarkan keterangan di atas, tidak ada waktu khusus untuk membaca surat al-Kahfi. Anda bisa membacanya selama hari jumat. Anda bisa pilih waktu yang paling longgar, paling nyaman, sehingga bisa membaca dengan penuh perenungan. Dengan demikian, kita bisa berharap, janji yang Allah berikan bagi orang yang membaca al-Kahfi, yaitu diberi cahaya, berpeluang untuk kita dapatkan.
.
Wallahu a’lam.

Prinsip Dasar Islam Lurus


KONSEKUENSI DAN TANDA-TANDA CINTA KEPADA RASULULLAH ﷺ
.
1. Mencintai Rasulullah ﷺ mengharuskan adanya pengagungan, memuliakan, meneladani beliau dan mendahulukan sabda beliau ﷺ atas segala ucapan makhluk serta mengagungkan sunnah-sunnah beliau.

2. Mentaati apa yang Rasulullah ﷺ perintahkan.
Sebagaimana firman Allah,
.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ…
.
“Hai orang-orang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya (Muhammad ﷺ)…” (QS. an-Nisaa’; 59)

3. Membenarkan apa yang beliau ﷺ sampaikan.
Rasulullah ﷺ tidak berkata menurut hawa nafsunya.

4. Menahan diri dari apa yang dilarang dan dicegah oleh beliau ﷺ.
Sebagaimana firman Allah, “…Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah; dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.” (QS. Al-Hasyr; 7)

5. Beribadah sesuai dengan apa yang beliau ﷺ syari’atkan, atau dengan kata lain wajib ittiba’ kepada beliau ﷺ.
Allah Ta’ala berfirman, “Katakanlah: ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, dan ikutilah aku, niscaya Allah mencintai dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'” (QS. Ali Imran; 31)

6. Anjuran bershalawat kepada Nabi ﷺ.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Perbanyaklah kalian membaca shalawat untukku pada hari dan malam jumat. Barangsiapa yang bershalawat untukku sekali niscaya Allah bershalawat untuknya sepuluh kali.” [HR. Al-Baihaqi (lll/249) dari Anas bin Malik. Lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah no.1407 oleh Syaikh al-Albani]
.

Cara Memancing Budak Dunia Sholat Subuh Di Masjid

Bagaimana seandainya di semua masjid subuh ini diumumkan keras-keras lewat speaker luar, “HADIAH 5 juta BAGI SEMUA JAMA’AH” ?

Tentulah manusia akan berbondong2 mendatangi masjid. Yang biasanya masih ngiler, matanya langsung hijau. Yang biasanya meringkuk di bawah selimut langsung tergopoh2 berlarian ke masjid.

Semua orang berebut tempat. Jamaah meluber! Setiap rumah mengerahkan semua anggotanya. Makin banyak keluarga yang datang, makin banyak dapat hadiah.

Mengapa? Karena hadiah uang 5 juta itu sangat menggiurkan! Uang 5 juta gitu loh, bisa buat tambahan belanjaan, bisa buat saku liburan kan?

Ya… 5 juta itu tampak oleh mata mereka yang ahli dalam urusan dunia. Maka demikianlah bagi orang mukmin, janji Allah juga sangat nyata di depan matanya.

Seandainya pahala sholat subuh terlihat oleh mata, semua orang pasti berebut tempatnya di dalam masjid.

Rasulullah sendiri menyampaikan dengan lisannya yang tidak pernah dusta, “Dua raka’at fajar (shalat sunnah qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (Riwayat Imam Muslim)

Ternyata meski hanya dua rakaat dan dikerjakan dengan ringan, shalat fajar mengandung keutamaan luar biasa istimewa.

Hanya dengan mengerjakan dua rakaat, seorang hamba telah mencatatkan keutamaan di waktu subuh yang nilainya melebihi dunia dan seisinya.

DUNIA DAN SEISINYA tentu tak bisa dibandingkan dengan RP 5 JUTA. Dunia dan seisinya adalah termasuk gunung, lembah, sawah, tambang emas, minyak, lautan, daratan, semua Properti yang berdiri di atasnya.

Hanya dengan shalat fajar, dunia dan seisinya seolah-olah tak bernilai apa-apa.

Masya Allah

Bulan Terbelah Menjadi 2

“Telah dekat datangnya Hari Kiamat dan Bulan telah terbelah * Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: “(Ini adalah) sihir yang terus menerus” * Dan mereka mendutakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya” [القمر: 1-3]

awal masuknya Islam ke India disebabkan peristiwa Bulan terbelah yang pada suatu malam, saat sang Raja bersama Istrinya berada di atas Istana tiba-tiba mereka menyaksikan Bulan yang terbelah menjadi dua bagian

Dalam naskah diatas menujukkan tahun 623 Masehi, sesuai dengan jumlah waktu menetap Rasulullah  Saw di Makkah sebelum Hijrah ke Madinah. Rasulullah Saw dilahirkan pada Tahun 570 atau 571 Masehi, kemudian hidup di Makkah selama 53 tahun ( 40 sebelum menjadi Rasul + 13 setelah diangkat menjadi Rasul )

Ilmuwan NASA Telah mengungkapkan bawah di bulan terdapat celah dengan panjang beberapa ratus kilometer, kemudian mereka pun menemukan beberapa celah lain di permukaan Bulan yang sampai sekarang belum diketahui penyebab retakan terebut

Para Ilmuwan NASA telah memperoleh sejumlah besar gambar dari fenomena celah di Bulan yang justru membingungkan para Ilmuwan untuk menemukan penjelasan logis atau ilmiah.

Seseorang mungkin berkata: Bagaimana mungkin Bulan bisa terbelah menjadi dua bagian, bisakah itu terjadi ? Lalu kenapa Bulan tidak runtuh? Bahkan mereka pun akan berkata : jika benar terjadi, peristiwa ini sangat bertentangan dengan Hukum Fisika, gravitasi dan alam semesta ?

Kisah Mujahid Yang Dimandikan Oleh Malaikat

Hanzhalah sang mujahid, sang pengantin satu malam telah bangkit menenteng senjata menyusul Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyusun barisan pasukan, menyusun barisan hati untuk dijual di jalan Allah. Hanzhalah turun ke pasar surga dan peperangan pun mulai berkecamuk.

Perang Uhud memang mengakibatkan kerugian besar bagi umat islam. Salah satunya adalah gugurnya Hamzah bin Abu Mutholib, pelindung Nabi saw dan pembela islam yang gigih. Termasuk Hanzhalah dan para sahabat yang lainnya.

Saat Rosulullah saw dan para sahabat lainnya melakukan pengecekan jenazah, beliau menemukan jasad Hanzhalah. Betapa beliau terkejut, atas ijin Allah SWT, beliau melihat jasad Hanzhalah tengah dimandikan para malaikat. Sebuah peristiwa yang belum pernah beliau saksikan sebelumnya. 

Seorang sahabat menceritakan peristiwa tersebut kepada istri Hanzhalah. Perempuan shalihah yang cantik dan anggun itu pun menjawab, “Dia pergi ke medan perang ketika mendengar seruan jihad. Padahal pada waktu itu dia masih dalam keadaan junub.”Rosulullah pun menjelaskan,

“Sebab itulah ia dimandikan para malaikat.” Hanzhalah bin Abu Amir kemudian dikenal dengan sebutan “Ghoisulmalaikat” (orang yang dimandikan para malaikat). .

Benarkah Kritik Sama Artinya Dengan Membuka Aib?

Kemalasan belajar dan tidak memahami fakta seringkali memberikan pemahaman yang sempit di sebagian kalangan kaum muslim
.
Salah satunya mengenai mengkritik pemimpin. Diantara mereka ada yang menganggap kritik sebagai sebuah ghibah, membuka aib sehingga lebih baik dihindari
.
Padahal, mengkritik pemimpin adalah bagian dari dakwah yang seharusnya dilakukan seorang muslim. Terutama ketika seorang pemimpin melakukan kedzaliman yang nyata semisal berbohong dan ingkar janji
.
Membiarkan pemimpin yang berbohong dan ingkar janji sama dengan membiarkan kemaksiyatan
.
Rasulullah juga pernah menerima protes dari para sahabat pada perjanjian hudaibiyah. Beliau juga menerima kritik saat perang Badar dari Hubab bin Al Mundzir
.
Kemudian umar bin khottob juga pernah dikritik oleh para sahabat terkait pembagian selimut dari Yaman. Seorang wanita juga pernah mengkritik umar bin khottob ketika umar melarang penambahan mahar
.
Para sahabat juga mengkritik Umar tidak membagi tanah Irak setelah dibebaskan, bahkan Bilal dan Zubair sangat keras dalam hal itu
.
Dan tidak pernah disampaikan bahwa mengkritik pemimpin itu membuka aib. Kalo ada yang mengatakan seperti itu, ajaran siapa?
.
Justru berani mengatakan yang hak di depan pemimpin termasuk jihad yang utama
.
“Seutama-utama jihad adalah menyampaikan kalimat yang adil (haq) kepada penguasa (sulthan) yang zalim.” (HR Abu Dawud 4346, Tirmidzi no 2265, dan Ibnu Majah no 4011)
.
Dalil ini mutlak, yakni tanpa menyebut batasan tertentu mengenai cara mengkritik penguasa, apakah secara terbuka atau tertutup
.
Maka boleh hukumnya mengkritik penguasa secara terbuka, berdasarkan kemutlakan dalil tersebut, sesuai kaidah ushuliyah : al ithlaq yajri ‘ala ithlaqihi maa lam yarid dalil yadullu ‘ala al taqyiid (dalil mutlak tetap dalam kemutlakannya, selama tidak ada dalil yang menunjukkan batasan/syarat). (M. Abdullah Al Mas’ari, Muhasabah Al Hukkam, hlm. 60)

Hati Yang Hampa

Sejatinya orang miskin dan sengsara adalah orang yang hatinya sepi dari ma’rifatullah (mengenal Allah), kosong dari mahabatullah (cinta Allah), hampa ketentraman dan kenyamanan dengan dekat kepada Allah serta gersang kerinduan kepada-Nya.
.
Seorang ulama salaf berkata mengajari kita hakikat kesengsaraan di dunia, “Orang-orang miskin (yang sesungguhnya)  dari penduduk dunia ini adalah orang-orang yang keluar meninggalkan dunia ini dalam keadaan tidak pernah merasakan perkara yang paling baik yang ada di dalam-Nya.” Ia pun ditanya, “Apakah gerangan perkara yang paling baik di dalam dunia ini?.” Ia menjawab, “Ma’rifatullah,  Mahabatullah, Nyaman dan tentram dengan dekat kepada Allah serta kerinduan untuk berjumpa dengan-Nya.”
.
Maka dari itu,  siapa saja yang keinginan, kelelahan, jerih payah, usaha dan lelakunya untuk satu hal yaitu Allah dan jalan yang ditempuhnya adalah satu yaitu jalan menuju ridho-Nya niscya ia akan mencapai puncak tujuan,  merengkuh segala kebahagian dan mencapai puncak kemuliaan.

Wallahu a’lam

Tingkat Istighfar Paling Tinggi – Sayyidul Istighfar

NAMANYA “SAYYIDUL ISTIGHFAR”. BIASA DIBACA SAAT DZIKIR PAGI & PETANG. YUK DIHAFALKAN
ㅤ ㅤ

⏪اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، ㅤ
(Allahumma anta robbi laa ilaha illa anta)
“Ya Allah! Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau.”

⏪ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، ㅤ
(kholaqtani wa ana ‘abduka)
“Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu”

⏪وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، ㅤ
(wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu)
“Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku”

⏪أعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ

(A’udzu bika min syarri maa shona’tu)
“Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat”

⏪ أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، ㅤ
(abuu-u laka bini’matika ‘alayya)
“Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku”

⏪وأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ

(wa abuu-u bi dzanbi, faghfirliy) “dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku”

⏪فإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

(fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta)
“Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.”

(HR. Bukhari no. 6306)

💡 SYARAH HADITS 💡

⏩ Ibnu Abi Jamrâh rahimahullah berkata, “Rasûlullâh  ﷺ mengumpulkan dalam hadits ini makna-makna yang indah dan lafazh-lafazh yang bagus sehingga pantas untuk dinamakan sayyidul Istighfâr. Dalam hadits ini terdapat :

⏺ Pengakuan terhadap uluhiyah Allâh dan ibadah hanya kepada Allâh Azza wa Jalla

⏺ Pengakuan bahwa Allâh Azza wa Jalla adalah satu-satu-Nya yang Maha Pencipta.

⏺  Harapan yang telah Allâh janjikan kepada hamba-Nya.

⏺ Berlindung dari keburukan yang telah diperbuat hamba terhadap dirinya,

⏺ Menisbatkan semua nikmat kepada Allâh Subhanahu wa Ta’ala yang telah mengadakan semua nikmat ini, menisbatkan dosa kepada diri seorang hamba,

⏺ Keinginan dan harapan dia agar diampuni dosa-dosanya oleh Allâh Subhanahu wa Ta’ala

⏺ Dan pengakuannya bahwa tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Allâh.”

Wanita Pendosa Dan Takdir Menjadi Penghuni Neraka

Wanita-wanita bengis
.
Lelaki bengis, kejam, ndak berperasaan itu banyak, namun wanita kejam, bengis dan tidak berperasaan itu langka
.
Itu dulu, tapi kini sebaliknya, jumlah wanita bengis lebih banyak dibanding pria. Kini lelaki yang tega menyiksa wanita lebih sedikit dibanding wanita yang berdarah diingi tega menyiksa pria
.
Kalaupun kini ada pria bengis yang tega menyiksa wanita, maka itu paling paling seorang pria menyiksa seorang wanita .  Namun tidak demikian dengan wanita bengis, seringkali korbannya lebih dari satu orang pria
.
Wanita yang memamerkan pahanya yang mulus, tubuhnya yang indah, wajahnya yang cantik rupawan, jalannya yang melenggak lenggok, terbukti telah menyiksa banyak lelaki, bukan hanya di dunia, namun hingga di akhirat. Setiap.lelaki yang memandangnya, sengaja atau tidak pasti merasakan siksaannya, sampaipun orang yang sholeh, ia.harus berjuang melawan setan dan nafsunya agar bisa menundukkan pandangannya, apalagi lelaki yang mengumbar matanya, tersiksa di dunia hingga di akhirat. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
.
صنفان من أهل النار لم أرهما قوم معهم سياط كأذناب البقر يضربون بها الناس ونساء كاسيات عاريات مميلات مائلات رءوسهن كأسنمة البخت المائلة لا يدخلن الجنة ولا يجدن ريحها وإن ريحها ليوجد من مسيرة كذا وكذا
.
Dua golongan orang calon penghuni neraka yang belum pernah aku melihatnya:
Sekelompok orang yang membawa cambuk menyerupai ekor sapi yang terus menerus mencambuk cambuk orang lain. Dan wanita berpakaian namun telanjang, berlenggak lenggok sehingga menggoda lelaki, kepala mereka bagaikan punuk onta, mereka tidak akan masuk surga dan tidak pula dapat mencium aromanya, padahal aroma surga dapat tercium sejauh perjalanan sekian dan sekian. (HR Muslim)
.
Saudariku, kasihanilan diri anda dan saudara saudara anda, jangan siksa mereka dan jaga kehormatan diri anda, jangan sampai paha ayam lebih tertutup dibanding paha anda