Barisan 120 Penghuni Surga

Telah menceritakan kepada kami Husain bin Yazid Ath Thahhan Al Kufi telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Fudlail dari Dlirar bin Murrah dari Muharib bin Ditsar dari Ibnu Buraidah dari ayahnya berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Penghuni surga itu sebanyak seratus duapuluh baris, delapan puluh diantaranya dari ummat ini dan empatpuluhnya dari seluruh ummat.” Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan. Hadits ini diriwayatkan dari ‘Alqamah bin Murtsid dari Sulaiman bin Buraidah dari nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam secara mursal. Diantara mereka ada yang berkata: Dari Sulaiman bin Buraidah dari ayahnya dan hadits Abu Sinan bin Ditsar adalah hadits hasan, namanya Dlirar bin Murrah dan Abu Sinan Asy Syaibani namanya Sa’id bin Sinan, ia orang Bashrah, Abu Sinan Asy Syami namanya ‘Isa bin Sinan adalah orang Qasmali.

HR. Tirmidzi

Umur Penghuni Surga Sekitar 30 – 33 Tahun

Telah menceritakan kepada kami Abu Hurairah Muhammad bin Firas Al Bashri telah menceritakan kepada kami Abu Dawud telah menceritakan kepada kami ‘Imran Abu Al ‘Awwam dari Qatadah dari Syahr bin Hausyab dari Abdurrahman bin Ghanm dari Mu’adz bin Jabal nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Penghuni surga masuk surga dalam keadaan tidak berbulu, tidak berjenggot, mengenakan calak mata, berumur tigapuluh atau tigapuluh tiga tahun.” Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan gharib dan sebagian sahabat Qatadah meriwayatkan hadits ini dari Qatadah secara mursal, mereka tidak menyandarkannya.

HR. Tirmidzi

Apa Yang Kita Inginkan, Semua Asa Ada Di Surga

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdurrahman berkata: Telah mengkhabarkan kepada kami ‘Ashim bin Ali telah menceritakan kepada kami Al Mas’udi dari ‘Alqamah bin Murtsid dari Sulaiman bin Buraidah dari ayahnya, seseorang bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam: Wahai Rasulullah, apakah di surga ada kuda? Beliau menjawab: Bila Allah memasukkanmu ke surga, kau akan dibawa di atas kuda dari permata merah di surga yang membawamu terbang di surga semaumu.” Orang lain bertanya pada beliau: Wahai Rasulullah, apakah di surga ada unta? Beliau tidak menjawab seperti yang dikatakan kepada temannya, beliau bersabda: “Bila Allah memasukkanmu ke surga, didalamnya ada segala yang diinginkan oleh jiwamu dan dipandang nikmat oleh matamu.” Telah menceritakan kepada kami Suwaid bin Nashr telah mengkhabarkan kepada kami Abdullah bin Al Mubarak dari Sufyan dari ‘Alqamah bin Murtsid dari Abdurrahman bin Sabith dari nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam sepertinya dengan maknanya dan ini lebih shahih dari hadits Al Mas’udi.

HR. Tirmidzi

Kenikmatan Sungai Kautsar

Telah menceritakan kepada kami Abd bin Humaid telah mengkhabarkan kepada kami Abdullah bin Maslamah dari Muhammad bin Abdullah bin Muslim dari bapaknya dari Anas bin Malik berkata:

Suatu ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam ditanya: Apa artinya KAUTSAR? beliau menjawab: Itu adalah sungai yang Allah berikan kepadaku, yaitu di surga, warnanya lebih putih dari air susu dan rasanya lebih manis dari madu, di dalamnya ada burung yang lehernya seperti leher onta.” Umar berkata: Sesungguhnya ini adalah benar benar kenikmatan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: Aku telah memakan yang lebih baik darinya.” Abu Isa berkata: Hadits ini hasan gharib, adapun Muhammad bin Abdullah bin Muslim dia adalah anak saudara Ibnu Syihab Az Zuhri, dan Abdullah bin Muslim meriwayatkan dari Ibnu Umar dan Anas bin Malik.

HR. Tirmidzi

Hamparan Permadani Surga

Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami Risydin bin Sa’ad dari Amru bin Al Harits dari Darraj Abu As Samah dari Abu Al Haitsam dari Abu Sa’id dari nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam tentang firman Allah: “Dan hamparan-hamparan (permadani-permadani) yang ditinggikan.” (QS. Alwaqi’ah 64), Beliau bersabda: “Tingginya sama seperti antara langit dan bumi, perjalanan limaratus tahun.” Berkata Abu Isa: Hadits ini gharib, kami hanya mengetahuinya dari hadits Risydin bin Sa’ad. Sebagaian ahlul ilmi berkata tentang penafsiran hadits ini, maknanya tingkatan hamparan-hamparan dan jarak masing-masing tingkatan itu seperti antara langit dan bumi.

HR. Tirmidzi

Penghuni Surga Tidak Berbulu

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basyar dan Abu Hisyam Ar Rifa’i keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami Mu’adz bin Hisyam dari ayahnya dari ‘Amir Al Ahwal dari Syahr bin Hausyab dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Penghuni surga itu tidak berbulu, tidak berjenggot, mengenakan calak mata, kemudaan mereka tidak hilang dan baju mereka tidak pernah usang.” Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan gharib.

HR. Tirmidzi

Keindahan Surga Yang Tiada Tandingan

Telah menceritakan kepada kami Suwaid bin Nashr telah mengkhabarkan kepada kami Ibnu Al Mubarak telah mengkhabarkan kepada kami Ibnu Lahi’ah dari Yazid bin Abu Habib dari Dawud bin ‘Amir bin Sa’ad bin Abi Waqqash dari ayahnya dari kakeknya dari nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Andai yang dibawa kuku dalam surga terlihat niscaya antara sisi-sisi langit dan bumi akan terhiasi karenanya, andai seorang penghuni surga muncul lalu gelang-gelangnya terlihat niscaya padamlah matahari seperti matahari melenyapkan cahaya bintang-bintang. Berkata Abu Isa: Hadits ini gharib, kami hanya mengetahui sanad ini dari hadits Ibnu Lahi’ah. Yahya bin Ayyub meriwayatkan hadits ini dari Yazid bin Abu Habib dan berkata: Dari Umar bin Sa’ad bin Abi Waqqash dari nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam.

HR. Tirmidzi

Setiap Lelaki Mendapat 2 Istri Di Surga

Telah menceritakan kepada kami Al Abbas bin Muhammad Ad Dauri telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullah bin Musa telah mengkhabarkan kepada kami Syaiban dari Firas dari ‘Athiyah dari Abu Sa’id Al Khudri dari nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Golongan pertama yang masuk surga mereka bagaikan bulan di malam purnama dan golongan kedua seperti warna bintang bersinar terang terindah dilangit, setiap lelaki di antara mereka mendapatkan dua istri, setiap istri mengenakan tujuhpuluh perhiasan, sungsumnya terlihat dari belakang.” Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan shahih.

HR. Tirmidzi

Antara Mimpi Dan Burung

Telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin ‘Ali Al Khallal telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun telah mengkhabarkan kepada kami Syu’bah dari Ya’la bin ‘Atho` dari Waki’ bin ‘Udus dari pamannya, Abu Razin, dari nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Mimpi seorang muslim adalah satu dari empatpuluh enam bagian kenabian, ia berada di kaki burung selama tidak diceritakan, bila diceritakan ia jatuh.” Berkata Abu Isa: Hadits ini hasan shahih, Abu Razin Al ‘Uqaili namanya Laqith bin ‘Amir. Hammad bin Salamah meriwayatkan dari Ya’la bin ‘Atho` lalu berkata: dari Waki’ bin Hudus, berkata Syu’bah, Abu ‘Awanah dan Husyaim dari Ya’la bin ‘Atho` dari Waki’ bin ‘Udus dan ini lebih shahih.

HR. Tirmidzi