Umat Islam Yang Banyak Tapi Seperti Buih Di Lautan • Aulia Izzatunisa

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Hampir-hampir bangsa-bangsa memperebutkan kalian (umat Islam), layaknya memperebutkan makanan yang berada di mangkuk.” Seorang laki-laki berkata, “Apakah kami waktu itu berjumlah sedikit?”

beliau menjawab: “Bahkan jumlah kalian pada waktu itu sangat banyak, namun kalian seperti buih di genangan air. Sungguh Allah akan mencabut rasa takut kepada kalian, dan akan menanamkan ke dalam hati kalian Al wahn.”

Seseorang lalu berkata, “Wahai Rasulullah, apa itu Al wahn?” beliau menjawab: “Cinta dunia dan takut mati.”

(HR. Abu Daud)

9 Hadits Terbaik Pilihan • Nasehat Islam

9 Hadits Terbaik Pilihan • Nasehat Islam

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Pada hari jum’at para malaikat berdiri di pintu-pintu masjid, mereka menulis orang yang datang lebih awal secara berurutan. Maka permisalan orang yang lebih awal datang ke masjid adalah seperti seorang yang bersedekah dengan seekor unta, kemudian seperti seorang yang bersedekah dengan seekor sapi, kemudian seperti seorang yang bersedekah dengan seekor kambing, kemudian seperti seorang yang bersedekah dengan seekor ayam, kemudian seperti seorang yang bersedekah dengan sebutir telur, maka apabila imam telah keluar dan duduk di atas mimbar mereka menutup buku catatan mereka, lalu mereka duduk dan mendengarkan khutbah.”

(HR. Ahmad)

http://www.islam-nasehat.tk

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda: “Jika salah seorang dari kalian berhadats saat shalat hendaklah ia pergi wudlu, kemudian shalatlah kembali.” Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda: “Janganlah kalian menggauli para wanita pada dubur-dubur mereka, sesungguhnya Allah subhanallahu wa ta’ala tidak pernah malu atas sebuah kebenaran.”

(HR. Darimi)

http://www.islam-nasehat.tk

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa bersedekah dari usaha yang baik, dan Allah tidak menerima kecuali yang baik. Sesungguhnya dia telah meletakkannya di telapak tangan Yang Maha Pengasih. Allah akan memeliharanya sebagaimana salah seorang dari kalian memelihara anak kudanya atau anak untanya, hingga (sedekah itu) menjadi seperti gunung.”
(HR. Malik)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku: “Hendaknya kamu selalu mengucapkan Subhanallah wal hamdulillah wa laailaaha illallah wallahu akbar (Maha suci Allah, dan segala pujian bagi Allah, dan tidak ada ilah kecuali Allah dan Allah Maha besar), maka kalimat tersebut akan menggugurkan kesalahan-kesalahan sebagaimana pohon menjatuhkan dedaunannya.”
(HR. Ibnu Majah)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ” Seluruh dosa semoga Allah mengampuninya kecuali seorang laki-laki membunuh seorang mukmin secara sengaja, atau serang laki-laki yang meninggal sebagai orang kafir. 
(HR. Nasa’i)
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika salah seorang diantara kalian bermimpi yang ia sukai, sebenarnya mimpi tersebut berasal dari Allah, maka hendaklah ia memuji Allah karenanya dan ceritakanlah, adapun jika ia bermimpi selainnya yang tidak disukai, maka itu berasal dari setan, maka hendaklah ia meminta perlindungan dari keburukannya, dan jangan menceritakannya kepada orang lain, sehingga tidak membahayakannya.”
(HR. Bukhari)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa membuat gambar (bernyawa), maka karenanya Allah akan menyiksanya pada hari kiamat hingga ia mampu meniupkan ruh ke dalam gambar tersebut, padahal ia tidak akan mampu. Barangsiapa berpura-pura bermimpi, maka akan dibebankan kepadanya untuk mengikat biji gandum. Dan barangsiapa mencuri dengar pembicaraan suatau kaum yang mereka tidak suka jika didengar, maka pada hari kiamat telinganya akan disiram dengan timah panas.”
(HR. Abu Daud)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda : “Bertakwalah kamu kepada Allah dimana saja kamu berada dan ikutilah setiap keburukan dengan kebaikan yang dapat menghapuskannya, serta pergauilah manusia dengan akhlak yang baik.” 
(HR. Tirmidzi)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya Allah, aku hanyalah Muhammad, seorang manusia yang bisa marah sebagaimana manusia yang lain. Sesungguhnya aku telah membuat perjanjian dengan-Mu yang Engkau tidak akan menyelisihinya. Maka mukmin mana saja yang pernah aku sakiti, atau aku cela, atau aku cambuk, hendaklah hal itu Engkau gantikan untuknya sebagai penghapus dosa dan pengorbanan yang dengannya mereka bisa mendekatkan diri kepada-Mu pada hari kiamat kelak.”
(HR. Muslim)

Amalan Kecil Tapi Rutin • Aulia Izzatunisa

Di antara keunggulan suatu amalan dari amalan lainnya adalah amalan yang rutin (kontinu) dilakukan. Amalan yang kontinu –walaupun sedikit- itu akan mengungguli amalan yang tidak rutin –meskipun jumlahnya banyak-. Amalan inilah yang lebih dicintai oleh Allah Ta’ala. Di antara dasar dari hal ini adalah dalil-dalil berikut.

Dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. (HR. Muslim no. 783)

Dari ’Aisyah, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah. Rasul shallallahu ’alaihi wa sallam menjawab, ”Amalan yang rutin (kontinu), walaupun sedikit.” (HR. Muslim no. 782) ’Alqomah pernah bertanya pada Ummul Mukminin ’Aisyah, ”Wahai Ummul Mukminin, bagaimanakah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam beramal? Apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?” ’Aisyah menjawab, ”Tidak. Amalan beliau adalah amalan yang kontinu (rutin dilakukan). Siapa saja di antara kalian pasti mampu melakukan yang beliau shallallahu ’alaihi wa sallam lakukan.” (HR. Muslim no. 783)

Di antaranya lagi Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam contohkan dalam amalan shalat malam. Pada amalan yang satu ini, beliau menganjurkan agar mencoba untuk merutinkannya. Dari ’Aisyah, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Wahai sekalian manusia, lakukanlah amalan sesuai dengan kemampuan kalian. Karena Allah tidaklah bosan sampai kalian merasa bosan. (Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu (ajeg) walaupun sedikit.” (HR. Muslim no. 782)

Urusan Palestina Bukan Urusan Kita • Aulia Izzatunisa

URUSAN PALESTINA B̸U̸K̸A̸N̸ URUSAN KITA

Tentu saja, urusan Palestina adalah urusan kita sebagai saudara seiman
Urusan Al-Aqsha dan penindasan tiada henti jugalah urusan kita sebagai saudara seiman
Tangis, kesedihan, duka nestapa yang mereka rasa pun harusnya kita pedulikan
.
“1917, tahun itu menjadi pijakan pertama Inggris setelah memenangkan perang Dunia I di tanah suci Palestina. Pasukan Inggris dengan pongah berbaris angkuh memasuki gerbang Baitul Maqdis. Dengan penuh dengki, mereka runtuhkan menara jam tertinggi di kawasan Masjid Al Aqsha, kemudian -sebagaimana baru disingkap oleh para Ulama- jantung analog jam itu kini menjadi pemutar jam Big Ben di London
Menyaksikan Palestina jatuh adalah sebuah kepedihan yang dirasakan Umat Islam sejak tahun itu hingga kini tahun 2017, tepat telah 100 tahun kepiluan itu meluka ternganga. Kita bahkan lahir ketika israel telah mengklaim berdirinya negara yahudi -dimulai sejak 1948- di atas 70% tanah yang mereka rampas dari Umat Islam Palestina. Detik ini bahkan, menurut sumber berita terpercaya, israel menutup penuh seluruh kawasan masjid Al Aqsha! Yaa Salaam”
.

Membela urusan palestina, sungguh, bukan hanya urusan bangsa palestina saja. Bagaimana, ketika salah seorang anggota keluarga kita terluka karena tertembak atau mendapatkan penganiayaan yang tak semestinya? Tentu saja, kita akan menuntut, kita akan meminta pertanggungjawaban atas hal yang menimpanya. Adakah…keluarga kita yang diam saja melihatnya? Atau, adakah dari mereka yang berkata; ‘Biar saja, biar dia urus sendiri saja lukanya.’

.
Lidah ini sudah kelu, Jemaripun seakan kaku.
Menahan tumpahan air mata pun rasanya tak mampu.

Kita bukan sedang tuli.
Kita bukan sedang sibuk.
Kita bahkan tidak sedang buta.
.
Tapi mengapa kita seakan tidak mendengar teriakan mereka.
Tidak merasakan getaran hentakan kaki-kaki mereka.
Tidak melihat saat air mata dan darah menjadi satu.
.
Kemana kalian ?
Kemana kamu ?
Kemana aku ?
Kemana kita ?
.
Ya Allah Ya Rabbi..
Maafkan kami yang sering (sengaja) terlambat mencari tahu.
Maafkan kami yang sering (berpura-pura) tidak mengetahui.
.
Sesungguhnya mereka adalah saudara-saudara kami.
Salah satu bagian dari tubuh kami.

“Lalu, apa yang harus aku lakukan?”
.
Menulislah, jika kita tidak punya tenaga berarti untuk ikut berdiri. Setidaknya, dengan menulis , bisa saja kita mengetuk pintu hati seseorang yang lebih memumpuni
Membaurlah, jika kita tidak punya daya untuk menulis. Setidaknya dengan membaur dan membaurkan tulisan-tulisan mereka, bisa saja kita mengantarkannya pada seseorang yang tepat
Jika untuk keduanya pun kita tidak mampu, maka berdo’alah. Yakinlah, Allah Maha Mendengar bahkan hingga kedalam dada yang paling tersembunyi

Ya Allah ,
Demi Luka, sakit dan pedih mereka..
kami panjatkan doa agar kau Turunkan Para Malaikatmu tuk menghukum Kaum yang hatinya telah mati atau memang sudah tak berhati lagi , kaum kafir laknatullah

Yaa Allaah yaa robb…
Yaa Allaah yaa hayyu yaa qoyum
Yaa Dzalzalaali Walikroom…
Hancurkan mereka yang telah mengabaikan keberadaanMu.
Mereka yang tega melukai kaum palestina yang tak berdosa.
Mereka yang meluluh lantakan masjid, RumahMu…

Lebur persenjataan mereka..
Lemahkan kekuatan mereka..
Halangi pandangan mereka…
Gentarkan jiwa mereka…
Cerai berai pasukan mereka…

Yaa Allaah Yaa Robb…
Turunkanlah bala tentara langit-Mu. Hancurkan tentara biadab sebagaimana telah Engkau hancurkan tentara Abrahah. Turunkanlah pasukan khususMu. Sebagai mana telah Engkau turunkan di Perang badar dan perang Khaibar.

Yaa Allaah yaa Robb…
Berikanlah kemenangan kepada para Mujahidin palestina seperti ketika Engkau memberikan kemenangan kepada pasukan Salahuddin saat menghancurkan bala tentara salib

Yaa Allaah …
Kami hanyalah makhlukMu yang penuh dosa, Ampuni kami yang tak berdaya, yang tak bisa berbuat banyak melindungi mereka.
Kami mohon jangan tolak do’a kami karenanya. Mohon kabulkan do’a kami

Jika kamu tidak mau memikirkan dan membela palestina , tidak apa-apa __ namun ingat , nanti di padang Mahsyar , kalian kami adukan kepada Allah. __ ” Ismael Haneya Mantan PM palestina”

Jihadnya Wanita • Aulia Izzatunisa

Para wanita memang sangat jarang terlibat peperangan. Sehingga mereka terkadang bertanya-tanya bagaimanakah jihadnya wanita? Bagaimana cara mereka bisa mendapatkan pahala mati syahid? Bagaimana mereka bisa mendapatkan keutamaan berperang di jalan Allah?

Pertanyaan ini sebagaimana yang ditanyakan ibunda ‘Aisyah radhiallahu ‘anha kepada Rasulullah shallalallahu ‘alaihi wa sallam,

يَا رَسَوْلَ اللهِ، هَلْ عَلَى النِّسَاءِ جِهَادٌ؟ قَالَ:

“Wahai Rasulullah, apakah ada jihad bagi wanita?” Beliau menjawab, “Jihad yang tidak ada peperangan di dalamnya, yaitu haji dan umrah.”

Jihad memang tidak wajib bagi wanita, Ibnu Qudamah rahimahullah berkata,

ويشترط لوجوب الجهاد سبعة شروط ; الإسلام , والبلوغ , والعقل , والحرية , والذكورية , والسلامة من الضرر , ووجود النفقة

“syarat wajibnya jihad ada tujuh: Islam, baligh, berakal, bukan budak, Laki-laki, selamat dari bahaya, adanya harta (untuk berperang).”

Al Aqsa Memanggil Muslimin Dunia • Aulia Izzatunisa

🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
“ADA APA DENGAN AL-AQSA???”

Tentu org awam spt sy akan bertanya hal sederhana gini pertanyaannya : “Eh kenapa sih org cm mw solat aja gak boleh? Emang umat islam mw ngapain coba? ampe segitunya dihadanglah diculiklah dibunuhlah..  apasih yg direbutin? Ada apa sih sm Al-Aqsa??

Yg lagi gak sibuk.. yg lagi nonton sinetron atau lagi nonton drama korea dipause yuks, ini urusan persiapan perang akhir zaman, seru lo.. di baca ya..

Yuk kita simak cerita dibawah ini..

By. Farah

tentang mesjid al aqsha yang jadi rebutan… masyaAllah…

sejarah isra miraj’…
inilah mesjid al aqsha…
allahu’akbar

masjid tersuci ke tiga bagi kaum muslim, setelah Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Kisah yang paling terkenal dari masjid soal isra’ dan mi’raj Nabi Muhammad pada tahun 620.
Masjidil Aqsa disebut menjadi perjalanan akhir isra Nabi dari Masjidil Haram. Dari tempat ini pula Nabi Muhammad memulai perjalanan ke Sidrat Al Muntaha atau langit lapis ke tujuh.

Nabi Sulaiman menjadi salah satu yang diyakini meninggal di sekitar Masjidil Aqsa… dan inilah MODUS israel menduduki mesjid

padahal tidak ada apapun di bawah bangunan mesjid… pembongkaran pondasi mesjid hanya dikarenakan mereka ingin merobohkan mesjid dengan membobol membuat terowongan bawah mesjid

kisah perang salib juga ada di mesjid ini…
masyaAllah..

Salahuddin Al Ayubi saat menakhlukkan Yerusalem, dan menduduki mesjid al aqsha, dan membebaskan muslim yang di kurung, dan dibantai di dalam mesjid

mesjid ini SEJARAH KEJAYAAN ISLAM…

zionis israel ingin membangun kuil sulaiman untuk menyambut messiah…

taukah antum siapa dan apa messiah itu ? yang di agungkan oleh zionis israel?

ada satu syarat lagi menjelang hadirnya Messiah, yakni mereka harus menemukan dan menyembelih serta membakar seekor sapi betina berbulu merah berusia tiga tahun dan belum pernah melahirkan anak. Untuk yang satu ini pun kaum Zionis telah mempersiapkannya. Melalui suatu proses rekayasa genetika, di tahun 1997, mereka telah mendapatkan seekor sapi dengan ciri-ciri tersebut.

zionis gila…

mereka terbentur satu persyaratan lagi, yakni penyembelihan dan pembakaran sapi merah ini harus dilakukan di atas kaki Bukit Zaitun. Daerah ini sekarang masih berada di tangan bangsa Palestina, sebab itulah maka kaum Zionis selalu berupaya tanpa lelah mengusir orang-orang Palestina dari wilayah ini…

dan messiah itu adalah DAJJAL…..

NAUDZUBILLAH

inilah mengapa mereka ingin MENGHANCURKAN MESJID AL AQSHA

PERSEMBAHAN KUIL UNTUK DAJJAL….

Dajjal akan keluar bersama para pengikutnya orang-orang Yahudi.

Dajjal akan lahir dari keturunan yahudi.

Dia akan memimpin para pengikutnya orang Yahudi keturunan Dan, seperti keturunan Israel lainnya.

Dia juga akan melindungi mereka dari musuh-musuh yang ingin menghancurkannya.

Rasulullah telah bersabda bahwa para pengikut setia Dajjal adalah orang-orang Yahudi :

“Dari Anas bahwasanya Rasulullah saw bersabda : “Orang Yahudi Isbahan sebanyak tujuh puluh ribu lengkap dengan pakaian seragamnya akan mengikuti Dajjal”. (HR. Muslim)

lihatlah….dan renungkanlah…..

yahudi saja percaya akan kebangkitan dan kelahiran dajjal, dan mereka sedang mempersiapkan kedatangannya….

dan KITA MASIH BERSENANG2 dengan dunia????

Iran adalah satu-satunya negara di Timur Tengah yang ditinggali oleh komunitas Yahudi terbesar setelah Israel. …

dan di NEGARA SANALAH dajjal akan memulai memerintah dan mengumpulkan yahudi pasukannya

persiapkan diri….

akhir jaman sudah di depan mata…

dajjal sdh akan keluar…

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah al-Masih ad-Dajjal….aamiiin yaa Rabb

‘Jika salah seorang di antara kalian bertasyahhud, maka mohonlah perlindungan kepada Allah dari empat hal, dengan mengucapkan, ‘Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa Neraka, siksa kubur, fitnah kehidupan dan mati, dan dari kejahatan fitnah Dajjal.

Bagi orang Yahudi, tanda di kitab mereka merupakan bukti kedatangan Mesias semakin dekat!

taukah antum semua tanda di kitab mereka….sehingga mereka mempersiapkan kedatangan messiah???

di wilayah mereka, ada namanya bukit galilie, dan dikitab mereka di sebutkan jika bukit tersebut memgalami kesuburan selama 5 periode berturut2, maka kejayaan pemimpin yahudi akan turun…dan itulah messiah

ini isi kitab talmud mereka…👇🏻👇🏻 yang mereka yakini inilah saat messiah muncul…

Maka kamu, gunung-gunung Israel, akan bertunas kembali dan akan memberi buah untuk umat-Ku Israel, sebab mereka akan segera kembali.  ~Yehezkiel 36: 8

banyak di antara kita tidak tau soal ini kan????

dan APA dibalik pengrusakan dan keinginan zionis menduduki mesjid…

mereka sdh mempersiapkan diri…

dan taukah antum semua, yahudi juga sudah menanam pohon QHORGOD DI WILAYAH MEREKA????

Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon berkata: Hai Muslim! Hai hamba Allah! Ini Yahudi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia! Kecuali pohon ghorqod, maka itu adalah dari pohon-pohonnya orang Yahudi. ” (HR Muslim VII/188, Bukhari IV/51, Lu’lu’ wa al-Marjan III/308)

yahudi percaya isi hadist….dan mereka mempersiapkan diri apa apa yg bisa menyelamatkan mereka😊, astagfirullah

mereka percaya…
tapi mereka tidak beriman pada Allah…

buta mata, tuli telinga…persis dalam alquran

Melihat ulah para Zionis-Yahudi yang berlomba-lomba menanami Tanah Palestina dengan pohon Ghorqod, maka kenyataan ini menjelaskan kepada kita bahwa kaum Yahudi itu sesungguhnya memahami hakikat hari akhir, di mana mereka akan dikejar-kejar oleh umat Islam dan hanya pohon Ghorqod-lah satu-satunya tempat yang bersedia dipakai guna tempat persembunyian kaum Yahudi.

dan ITU SUDAH JADI PROYEK INTERNASIONAL YAHUDI….😊, penanaman pohon QHORGOD

Tanah Palestina telah ditanami sebanyak 220 juta batang pohon Ghorqod.

dan mereka MEMBAYAR MAHAL siapa saja yg menjual pohon qhorgod ke mereka…

masyaAllah…
sudah dekat….
sudah dekat…

ketakutan akan perang armgeddon…dan pohon qhorgod tempat mereka berlindung

persiapan yahudi….
1. menyambut kedatangan messiah…dengan membangun kuil sulaiman di lokasi mesjid al aqsha

2. mengkloning sapi dari tahun 1997  berbulu merah usia tiga tahun, yg bwlum melahirkan anak. dan mereka sudah berhasil buatnya…

3. mengusir orang2 palestina  di bukit zaitun, karena disanalah sapi itu akan di sembelih sebagai sesembahan pada dajjal

4. menanam ribuan pohon qhorgod sebagai tempat perlindungan saat perang armageddon

dan ini sudah mereka lakukan semua dengan berbagai cara….

dan tunggu lah saat perang akhir zaman itu tiba…

allahuAkbar…
istiqomahkan kami di jalanMu yaa Rabb

Referensi :
berbagai buku, terutama “Huru-hara Akhir Jaman”, berita tadi jumat dari #savealaqsha

Fitnah Wanita • Aulia Izzatunisa

Assalamualaikum warrohmatullahi wabarrokatuh..

FITNAH WANITA…

Dari Usamah bin Zaid, ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda,
”Tidaklah aku tinggalkan setelah kematianku kelak sebuah fitnah kekacauan yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki dari pada fitnah (yang disebabkan) wanita.” Shahih: Ash-Shahihah (2701). Muttafaq ‘Alaih.

Dari Abu Sa’id RA, bahwa Rasulullah SAW berkhutbah,
“Sesungguhnya dunia adalah lahan yang hijau dan manis. Dan Allah menjadikan kalian pengelola di dalamnya. Maka Allah akan melihat apakah yang kalian akan kerjakan. Ketahuilah, maka takutlah kalian terhadap (tipu daya) dunia, dan takutlah kalian terhadap (tipu daya) wanita.”
Shahih: Al Misykah (5145), Ash-Shahihah (486 dan 911). Muslim meriwayatkan tanpa redaksi, “Rasulullah SAW berkhutbah…”

[Dikutip dari Shahih Ibnu Majah – Pustaka Azzam 3- Bab Fitnah]

Wahai Saudariku…
Sungguh engkau makhluk mulia yang mempunyai kedudukan yang sangat tinggi di dalam Islam dan pengaruh yang begitu besar di dalam kehidupan setiap Muslim.
Maka sungguh kubuat tulisan ini untukmu…karena rasa sayangku padamu…

Wahai Saudariku…
Sudahkah engkau faham akan semua ini ?
Lihatlah rambutmu, para lelaki melihatnya.
Mereka terpesona dan timbullah penyakit dalam hati mereka. Lihatlah paha dan betismu, para lelaki memandangnya.
Mereka terpana dan langsung dijawab oleh farji-nya.
Lihatlah lengkung pinggulmu, para lelaki menyukainya.
Mereka enggan melepas pandangan mereka padanya, kecuali setelah nafsunya puas.
Perhatikan dadamu, betapa para lelaki menikmati memperhatikannya.
Ukhti, perhatikanlah ayat Allah: “Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min. Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka” [Q.S. Al-Ahzab : 59]

Wahai Saudariku…
Apakah engkau telah menutupi rambutmu itu, paha dan betismu itu, lengkung pinggulmu itu ? Kalau sudah Alhamdulillah..
Tapi… wajahmu itu, Saudariku . Engkau tidak menjaga wajahmu. Engkau mengobral wajahmu. Engkau tidak menundukkan wajahmu. Engkau membiarkan setiap lelaki menikmati wajahmu itu. Wajahmu itu, di tengah balutan jilbab yang anggun, sungguh berbekas di hati-hati para pria.
Sekali memandang, sulit dilupakan. Wajahmu nan cerah itu, membuat niat jadi tak ikhlas lagi.
Wajahmu nan manis itu, membuat khayalan-khayalan nista di benak kaum adam.
Wajahmu nan cantik  itu, membuatkanmu terekam selalu di memori, selalu teringat, sampai-sampai tak ingat kepada Al Khaliq.

Wahai Saudariku…
Sulit bagi para lelaki mengamalkan hadits Nabi “Wahai Ali ! Janganlah engkau mengikuti satu pandangan dengan pandangan lain karena engkau hanyalah memiliki yang pertama dan tidak untuk yang selanjutnya.” (HR. Al Haakim dalam Al Mustadrak) Sedangkan engkau tak menjaga wajahmu. Engkau tak menundukkan wajahmu. Kaum lelaki pun menjadi tak puas hanya pandangan pertama, bahkan mereka mengikuti nafsunya untuk memandang lagi, lagi, dan lagi. Padahal Rosulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Zina kedua mata adalah memandang, zina kedua telinga adalah mendengar, zina lisan adalah bicara, zina tangan adalah memegang, dan zina kaki adalah melangkah.” (Muttafaq ‘alaih dengan lafazh Muslim)

Wahai Saudariku…
Bagaimana mungkin para lelaki dapat menjaga pandangan mereka terhadapmu, sedangkan engkau menampakkan wajahmu di mana-mana. Di TV, engkau jadi pemain sinetron, engkau jadi pembawa berita, engkau jadi pembawa acara. Di kampus, engkau berorasi di hadapan para lelaki, engkau turun ke jalan raya beramai-ramai, engkau lewati kerumunan laki-laki, engkau pasang fotomu di internet, Di FACEBOOK…foto profil dan koleksi foto. Engkau duduk ditengah kerumunan laki-laki, engkau duduk di forum bersama laki-laki, engkau bercanda-ria dan tertawa bersama mereka.
Maka bagaimana para lelaki dapat denjaga pandangan darimu ? Padahal jelas perintah Allah: “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat” [Q.S. An-Nur: 30]

Wahai Saudariku…
Mengapa engkau sering meremehkan hal ini ?
Apakah engkau merasa tegar dan kuat ?
Apakah engkau merasa sudah cukup beriman dan bertaqwa ? Apakah engkau merasa sudah cukup shalihah ?
Sehingga engkau merasa bisa tegar menghadapi fitnah syahwat diantara manusia ? SUBHANALLH!!
Perhatikanlah Fudhail bin Iyadh rahimahullah, seorang ‘alim, seorang shalih, ahli ilmu dan ibadah, 40 tahun tak pernah ia telat untuk mendapat shaf pertama dalam shalat, namun ia mengatakan “Sungguh yang yang paling aku takutkan adalah fitnah wanita”. Sungguh beliau sangat memahami sabda Rosulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam, “Tidaklah aku meninggalkan fitnah setelahku yang lebih berbahaya bagi kaum pria melebihi kaum wanita” (Muttafaqun ‘alaih)

Wahai Saudariku…
Tidakkah cukup wajah manismu hanya untuk saudari-saudarimu sesama muslimah, yang tidak akan timbul fitnah diantara mereka karenanya. Tidakkah cukup wajah manismu hanya untuk suamimu tercinta saja ?
Suami yang telah Allah ‘Azza Wa Jalla halalkan bagimu untuk memilikimu seutuhnya.
Yang ia lebih berhak atas kecantikan dan keindahan tubuhmu. Yang ia pun tak akan rela lelaki lain menikmati memandangi wajah istrinya.
Cukupkanlah ia untuk orang-orang yang Allah ‘Azza Wa Jalla perbolehkan atasnya.

Wahai Saudariku…
Berhijablah, tundukkanlah, sembunyilah dibalik tabir, malulah. Jangan berikan kerelaan atas sepasang mata lelaki yang memandang wajahmu.
Jangan biarkan semakin mengganasnya penyakit hati mereka. Janganlah engkau menjadi salah satu dari golongan wanita penyebab fitnah diantara kaum pria. JANGAN , SAUDARIKU! jagalah wajahmu. “Yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka (para lelaki)” [Q.S. Al-ahzab : 53]

Akhirnya…kutulis catatan ini untukmu Saudariku..dan terlebih kepada diriku kaum Adam, yang sekiranya kalian telah mentaati perintah Robb kita, berarti kalian juga telah menyelamatkan kami dengan linangan pengharapan…ampuni kami ya ILLAHI..

Barakallahu fiikkum..

Gelar Teroris Itu Dari Orang Kafir • Aulia Izzatunisa

Gelar Teroris itu Buatan Orang Kafir 😈

Syaikh Shalih bin Fauzan bin ‘Abdullah Al Fauzan hafizhahullah berkata,
“Orang-orang kafir sejak dahulu telah memerangi kaum muslimin. Mereka yang selalu memberikan gelaran yang tidak baik para orang Islam, supaya orang-orang menjauh dari Islam. Sebagaimana yang Allah sebutkan,

يُرِيدُونَ أَنْ يُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللَّهُ إِلَّا أَنْ يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

“Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.” (QS. At Taubah: 32).

Orang kafirlah yang menggelari orang Islam dengan teroris, segala sifat jelek disematkan pada orang Islam. Padahal sebenarnya itu bukan ajaran Islam, namun ajaran dan karakteristik orang kafir. Adapun jika ada orang Islam yang keliru atas dasar kejahilan atau niatan yang jelek, maka perbuatan mereka tak disandarkan pada ajaran Islam karena Islam melarang tindakan tersebut.

Supaya kita terlepas dari tuduhan jelek tersebut, maka hendaklah dijelaskan bahwa tindakan teror semacam itu bukanlah bagian dari Islam. Itu hanya kelakukan perorangan. Orang muslim bisa jadi juga salah. Yang bisa kita anggap selamat dari kesalahan (alias: ma’shum) adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (Lihat Al Muntaqo min Fatawa Al Fauzan 1: 416, soal no. 247).

Padahal kalau kita menilik sejarah yang melakukan pembantaian paling banyak hingga puluhan juta orang adalah non muslim. Contoh saja:

1. Hitler membantai 6 juta orang Yahudi dan 60 juta orang pada perang dunia II. Hitler seorang Kristian.
2. Joseph Stalin (Uncle Joe) telah membunuh 20 juta orang dan 14,5 juta telah mati kelaparan.
3. Mao Tse Tsung dari Cina telah membunuh 14 – 20 juta orang.

Semoga bermanfaat. Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.🙏🏻

Manusia Diciptakan Dengan Keliaran

AtributAttributes Awliya

Sheikh Mehmet Adil al-Haqqani sohbat, 4 Agustus 2014.

As-salamu aleykum wa rahmatullahi wa barakatuhu. A’udhu billahi min ash-shaytani r-rajim. Bismillahi r-Rahmani r-Rahim. Madad ya Rasulullah, madad, ya Sadatı Ashabi Rasulillah, madad, ya Mashayikhına fi t-tariqati n-Naqshibandiya, madad ya Syaikh Abdullah Faiz ad-Daghistani, madad ya syaikh Muhammad Nazim al-Haqqani dastur. Tariqatuna as-sohba, wa l-khayru fi jam’iyya.

Manusia diciptakan dengan ciri keliaran. Allah, Azza wa Jalla, mengutus para nabi untuk mengajar manusia bagaimana mengubah karakteristik itu menjadi hal yang baik dan berguna. Setelah zaman nabi-nabi datang, mereka mengikuti jalan mereka, setelah mereka datang menjadi orang-orang kudus dan para ilmuwan. Mereka datang satu demi satu, untuk mengajarkan apa yang telah diajarkan para nabi. Manusia seharusnya tidak pernah menganggur. Saat dia menganggur, dia mulai melakukan hal buruk. Untuk memulai, dia akan menolak Allah atau, mencoba sesuai dengan perintah Allah atas kehendak dan gagasannya sendiri, dengan mengatakan, “ini adalah kehendak Allah”.

Ini menjadi fitna setan, apa nafs dan keinginannya bertanya. Oleh karena itu, penting untuk memiliki seorang mursyid. Seorang mursyid adalah orang yang ingin melakukan perintah Allah. Inilah orang-orang yang ditunjuk Allah untuk menunjukkan kepada orang lain jalannya, untuk memberi mereka petunjuk. Setan tidak mencintai orang-orang ini. Setan tidak menyukai mereka, dan mereka juga tidak menyukai orang-orang yang shaytan sukai. Mereka menyebutnya mushrik, atau apalah. Ada yang bilang mushrik, ada yang bilang yang lain. Setan dan teman-temannya tidak menyukai orang-orang ini. Tapi mereka adalah orang-orang yang dikasihi Allah dan Nabi-Nya.

Ada tertulis tentang mereka: “A la inna awliya-Allahi la khawfun ‘alayhim wa la hum yahzanun” (10:36). Tidak ada ketakutan bagi mereka yang adalah Sahabat Allah, juga tidak ada kesedihan. Allah tidak menyebabkan mereka menjadi tertekan, dan Dia juga tidak membuat mereka takut. Tidak ada hal lain yang penting bagi mereka kecuali untuk berada bersama Allah SWT. Mereka hanya takut akan Allah dan Nabi Suci. Selain itu mereka tidak takut sama sekali. Apa yang menyebabkan mereka berduka adalah ketika orang terbawa oleh setan, saat mereka ditangkap oleh iblis.

Tidak ada lagi yang menyebabkan mereka sedih, tidak ada kekhawatiran pribadi yang menyusahkan orang-orang ini. Tidak sakit, tidak lapar atau haus. Mereka tidak berduka atas diri mereka sendiri. Namun, belakangan ini banyak yang menyebarkan ajaran palsu. Hal ini terjadi di setiap zaman, tentu saja karena syahwat terus mengubah penampilannya. Jika selalu tetap sama, semua orang pasti mengetahuinya. Tapi saat ini filsafat adalah mendapatkan kekuatan dan pertengkaran, dan apa yang disebut teologi; Setan terlibat dalam hal-hal tersebut dan berhasil menghancurkan kepercayaan orang.AtributAttributes Awliya

Sheikh Mehmet Adil al-Haqqani sohbat, 4 Agustus 2014.

As-salamu aleykum wa rahmatullahi wa barakatuhu. A’udhu billahi min ash-shaytani r-rajim. Bismillahi r-Rahmani r-Rahim. Madad ya Rasulullah, madad, ya Sadatı Ashabi Rasulillah, madad, ya Mashayikhına fi t-tariqati n-Naqshibandiya, madad ya Syaikh Abdullah Faiz ad-Daghistani, madad ya syaikh Muhammad Nazim al-Haqqani dastur. Tariqatuna as-sohba, wa l-khayru fi jam’iyya.

Manusia diciptakan dengan ciri keliaran. Allah, Azza wa Jalla, mengutus para nabi untuk mengajar manusia bagaimana mengubah karakteristik itu menjadi hal yang baik dan berguna. Setelah zaman nabi-nabi datang, mereka mengikuti jalan mereka, setelah mereka datang menjadi orang-orang kudus dan para ilmuwan. Mereka datang satu demi satu, untuk mengajarkan apa yang telah diajarkan para nabi. Manusia seharusnya tidak pernah menganggur. Saat dia menganggur, dia mulai melakukan hal buruk. Untuk memulai, dia akan menolak Allah atau, mencoba sesuai dengan perintah Allah atas kehendak dan gagasannya sendiri, dengan mengatakan, “ini adalah kehendak Allah”.

Ini menjadi fitna setan, apa nafs dan keinginannya bertanya. Oleh karena itu, penting untuk memiliki seorang mursyid. Seorang mursyid adalah orang yang ingin melakukan perintah Allah. Inilah orang-orang yang ditunjuk Allah untuk menunjukkan kepada orang lain jalannya, untuk memberi mereka petunjuk. Setan tidak mencintai orang-orang ini. Setan tidak menyukai mereka, dan mereka juga tidak menyukai orang-orang yang shaytan sukai. Mereka menyebutnya mushrik, atau apalah. Ada yang bilang mushrik, ada yang bilang yang lain. Setan dan teman-temannya tidak menyukai orang-orang ini. Tapi mereka adalah orang-orang yang dikasihi Allah dan Nabi-Nya.

Ada tertulis tentang mereka: “A la inna awliya-Allahi la khawfun ‘alayhim wa la hum yahzanun” (10:36). Tidak ada ketakutan bagi mereka yang adalah Sahabat Allah, juga tidak ada kesedihan. Allah tidak menyebabkan mereka menjadi tertekan, dan Dia juga tidak membuat mereka takut. Tidak ada hal lain yang penting bagi mereka kecuali untuk berada bersama Allah SWT. Mereka hanya takut akan Allah dan Nabi Suci. Selain itu mereka tidak takut sama sekali. Apa yang menyebabkan mereka berduka adalah ketika orang terbawa oleh setan, saat mereka ditangkap oleh iblis.

Tidak ada lagi yang menyebabkan mereka sedih, tidak ada kekhawatiran pribadi yang menyusahkan orang-orang ini. Tidak sakit, tidak lapar atau haus. Mereka tidak berduka atas diri mereka sendiri. Namun, belakangan ini banyak yang menyebarkan ajaran palsu. Hal ini terjadi di setiap zaman, tentu saja karena syahwat terus mengubah penampilannya. Jika selalu tetap sama, semua orang pasti mengetahuinya. Tapi saat ini filsafat adalah mendapatkan kekuatan dan pertengkaran, dan apa yang disebut teologi; Setan terlibat dalam hal-hal tersebut dan berhasil menghancurkan kepercayaan orang.

Jangan ditipu oleh orang-orang yang saat ini tidak memiliki mursyid. Bagaimanapun, jelas siapa mursyid sejati, siapa yang salah, siapa teman shaytan dan siapa teman Allah? Semoga Allah tidak memisahkan kita dari jalan ini. Semoga Allah membimbing mereka yang meninggalkan jalan ini. Biarkan mereka datang ke jalan ini, insya’Allah Dia memilah-milah pikiran mereka.

Kami berbicara tentang Awliya’Allah. Salah satu sifat mereka, atribut, dikatakan, ‘mursyid’, yang memberi irsyad. Berarti siapa yang menunjukkan jalan yang benar. Siapa yang menunjukkan jalan yang benar, orang-orang ini adalah hamba Allah, maka Allah menyukai mereka. Mereka datang terus menerus dari Nabi (saw) karena Allah mengirim nabi dan sahabat dan Awliya’Allah dan mashsha’ikh sejati dari Allah sejak awal, dari Adam (as). Dan orang-orang ini, yang mereka inginkan hanya untuk membawa orang ke jalan yang benar, untuk tidak membiarkan mereka pergi dengan setan, dengan setan.

Orang-orang ini, mereka adalah sejak Nabi (saw) jutaan, karena setiap saat kita memiliki 124.000 Awliya’Allah. Setiap saat ketika seseorang lewat, satu lagi orang lain yang datang di belakangnya. Jadi, sejak Nabi (saw) ada jutaan, mereka datang dan meninggal dunia. Orang-orang ini, siapa mereka? Bagaimana Anda bisa menggambarkan orang-orang ini? Setan mencintai mereka? Tidak, setan membenci mereka dan membenci orang-orang ini dan berbicara melawan mereka adalah teman setan, bukan orang lain.

Miliaran mu’min dan Muslim datang melalui Nabi (saw) sampai sekarang, mungkin lebih dari miliaran, mereka datang dan meninggal dunia. Yang lama mencintai mereka dan mereka menunjukkan orang dengan cara yang benar. Untuk ini, setan membenci mereka dan para pengikutnya juga membenci. Allah menyukai mereka, Nabi (saw) juga mencintai mereka. Mereka dicintai oleh Allah dan oleh Nabi (saw). Dan mereka tidak mengatakan apapun untuk diri mereka sendiri (tidak penting bagi mereka) dan mereka tidak takut pada apapun dan mereka tidak mempercayai apapun, untuk diri mereka sendiri.

Mereka hanya takut kepada Allah, dan jika Allah menyertai mereka, mereka bahagia dan tidak menyesal atau ingin lapar atau sakit atau apapun untuk diri mereka sendiri, tidak. Mereka tidak peduli dengan diri mereka sendiri. Hanya mereka yang peduli kepada ummah, bangsa Nabi saw, agar tidak membiarkan mereka salah jalan, di belakang setan dan pengikutnya. Hal ini membuat mereka sedih. Hal-hal lain, tidak, tidak untuk dirinya sendiri.

Jadi mereka tidak seperti apa yang mereka, kata musyrik ini, tidak! Karena mereka bahkan tidak menginginkan apapun untuk diri mereka sendiri. Hanya untuk dua, mereka membuat doa untuk Muslimeen, bangsa Nabi (saw). Dan bagaimana orang-orang ini membuat nasihat dan kecurangan buruk orang-orang ini. “Siapa yang menipu kita, mereka bukan dari kita,” kata Nabi (saw). Jadi orang-orang ini, mereka menipu orang dan Anda tidak bisa menerima saran dari buku atau dari orang-orang yang tidak berakar. Hanya mereka datang seperti jamur dan mereka akan pergi lagi.

Jadi hati-hati, akhir-akhir ini racun ini ada di seluruh dunia. Setan dan pengikutnya mencoba untuk menghancurkan jalan Islam yang benar. Alhamdulillah, Allah beserta kita. Kami tidak takut karena Dia Malik al-Mulk! Dia adalah pemilik seluruh alam semesta ini. Tidak ada yang bisa dilakukan tanpa Dia. Alhamdulillah, kita bahagia kita bersama Dia, bukan melawan Dia, tidak dengan setan. Dan kami menasehati orang-orang kami yang jauh dari jalan ini untuk menemukan pemandu mursyid sejati, untuk menjauhkan diri dari setan dan pengikutnya dan menyelamatkan diri mereka untuk Akhira, untuk hidup yang kekal.

Hidup ini juga, apapun yang terjadi itu hanya akan singkat dan setelahnya, kehidupan nyata, selamanya. Kita akan insya Allah, bahagia. Insya’Allah dengan Nabi (saw), dengan Awliya’Allah, dengan orang-orang tercinta untuk Allah di Jannah dan dengan insya’lah lainnya.

Nafsu Syahwat Yang Disukai Nabi Dan Ulama • Aulia Izzatunisa

# Syahwat Yang Disukai Para Nabi Dan Ulama

Yaitu syahwat yang halal, jima’ dengan istri yang halal. Ini membuat pikiran sehat dan tenang, badan menjadi fresh dan lebih segar. Semoga para jomblo segera bisa mendapatkan jodoh dan dimudahkan, bisa mendapatkan “surga dunia yang halal”

Imam An-Nawawi rahimahullahu berkata,

اعلم أن شهوة الجماع شهوة أحبها الأنبياء و الصالحون, قالوا لما فيها من المصا لح الدينية و الدنيوية, و من غض البصر, و كسر الشهوة عن الزنا, و حصول النسل الذي تتم به عمارة الدنيا و تكثر به الأمة إلى يوم القيامة. قالوا: و سائر الشهوات يقسي تعاطيهم القلب, إلا هذه فإنها ترقق القلب

“ketahuilah bahwa syahwat jimak adalah syahwat yang disukai oleh para nabi dan orang-orang shalih.Mereka berkata, karena padanya terdapat berbagai mashalat agama dan dunia berupa menundukkan pandangan, meredam syahwat dari zina dan memperoleh keturunan yang dengannya menjadi sempurna bangunan dunia dan memperbanyak jumlah umat islam. Mereka berkata, semua syahwat bisa mengeraskan hati jika ditunaikan kecuali syahwat ini, karena bisa melembutkan hati.”[1]

Tentu saja jika pemenuhannya pada tempat yang halal. dari Abu Dzar Al Ghifari, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَفِى بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ ». قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَأْتِى أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ وَيَكُونُ لَهُ فِيهَا أَجْرٌ قَالَ « أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِى حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِ فِيهَا وِزْرٌ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِى الْحَلاَلِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ »

“Hubungan badan antara kalian (dengan isteri atau hamba sahaya kalian) adalah sedekah. Para sahabat lantas ada yang bertanya pada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Wahai Rasulullah, apakah dengan kami mendatangi istri kami dengan syahwat itu mendapatkan pahala?’ Beliau menjawab, ‘Bukankah jika kalian bersetubuh pada yang haram, kalian mendapatkan dosa. Oleh karenanya jika kalian bersetubuh pada yang halal, tentu kalian akan mendapatkan pahala’.”[2]

Salah paham tentang “syahwat”

Tidak semua syahwat tercela, hanya saja kata yang terserap dalam bahasa indonesia menjadikan konotasi kata syahwat adalah kurang baik. Karena makan dan minum juga termasuk syahwat.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

إِنَّ مِمَّا أَخْشَى عَلَيْكُمْ شَهَوَاتِ الْغَيِّ فِي بُطُونِكُمْ وَ فُرُوجِكُمْ وَمُضِلَّاتِ الْفِتَنِ

“Sesungguhnya di antara yang aku takutkan atas kamu adalah syahwat mengikuti nafsu pada perut kamudan pada kemaluan kamu serta fitnah-fitnah yang menyesatkan.”[3]

Manfaat jimak secara medis

Sepertinya hampir semua orang sudah tahu teorinya, Berikut manfaatnya.

1. Olah raga.

“Kegiatan seks adalah satu bentuk latihan fisik,’ kata Dr. Michael Cirigliano dari University of Pennsylvania School of Medicine. Berhubungan seks tiga kali seminggu membakar sekitar 7.500 kalori dalam setahun, sama dengan berlari sejauh 75 mil.

2. Pernafasan Dalam.

Beradu cinta meningkatkan kadar oksigen dalam sel, membantu organ-organ dan jaringan bekerja secara optimal.

3. Tulang dan Otot yang Kuat.

“Semua kegiatan fisik meningkatkan testosteron,” kata Dr. Karen Donahey, Direktur Program Terapi Seks dan Perkawinan di Northwestern University Medical Center, Chicago. Testosteron dipercaya membantu menguatkan tulang dan otot pria.

4. Kolesterol Lebih Rendah.

Berhubungan seks secara teratur dapat menurunkan kolesterol total dalam tubuh Anda dan meningkatkan keseimbangan rasio kolesterol baik dan jahat.

5. Pereda Nyeri.

“Seks dapat menurunkan tingkat nyeri artritis, nyeri badan dan sakit kepala,” kata Dr. Beverly Whipple, kepala American Association of Sex Educators, Counselors dan Therapists. Hormon yang dikeluarkan selama rangsangan seksual dan orgasme dapat menaikkan ambang nyeri.

6. DHEA Tanpa Suplemen.

DHEA (dehydroepiandrosterone), hormon suplemen anti penuaan yang populer, dikeluarkan secara alami selama berhubungan badan. “Tepat sebelum orgasme dan ejakulasi,” kata Crenshaw, “DHEA melonjak hingga tiga sampai lima kali lipat biasanya.”

7. Perlindungan Prostat.

Para peneliti berkata bahwa gangguan prostat dapat timbul atau memburuk karena tumpukan cairan dalam kelenjar. Ejakulasi teratur akan membuang cairan itu. Tetapi, jangan mengubah frekuensinya secara tiba-tiba karena justru dapat memicu gangguan prostat.

8. Pengurang Stres.

“Seks dapat menjadi cara yang sangat efektif untuk mengurangi tingkat stres, ” tambah Donahey.

9. Menyatukan Hati.

Sentuhan kasih sayang meningkatkan kadar oxytocin, “hormon penyatu hati.” Oxytocin adalah zat kimia peningkat hasrat yang dikeluarkan pituitari. Pelepasan oxytocin secara teratur dapat mendorong hubungan cinta yang lebih sering.

10. Hormon-hormon Alami.

“Hubungan badan yang teratur dapat meningkatkan kadar estrogen wanita, menjaga jantungnya, dan membuat jaringan vaginanya tetap lentur,” kata Donahey.[4]

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel http://www.muslimafiyah.com

[1] Syarh Al-Arbain An-Nawawiyah hal 91, Darul Aqidah, Koiro

[2]HR. Muslim no. 1006

[3] HR. Ahmad dari Abu Barzah Al-Aslami. Dishahihkan oleh Syaikh Badrul Badr di dalam ta’liq Kasyful Kurbah

[4] Men’s Health (November 1997, hal. 104-108) dikutip dari http://majalahkesehatan.com/10-manfaat-berhubungan-seks/

__