Manfaat Dari Bercocok Tanam Dalam Islam

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang muslim yang bercocok tanam, kecuali setiap tanamannya yang dimakannya bernilai sedekah baginya, apa yang dicuri orang darinya menjadi sedekah baginya, apa yang dimakan binatang liar menjadi sedekah baginya, apa yang dimakan burung menjadi sedekah baginya, dan tidaklah seseorang mengambil darinya, melainkah ia menjadi sedekah baginya.”

HR. Muslim

Balasan Untuk Orang Kafir Yang Menyekutukan Allah

Janganlah sekali kali menyekutukan Allah.

اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْنَ بَدَّلُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ كُفْرًا وَّاَحَلُّوْا قَوْمَهُمْ  دَارَ الْبَوَارِ ۙ
Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan ingkar kepada Allah dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan?

[QS. Ibrahim: Ayat 28]

جَهَـنَّمَ ۚ  يَصْلَوْنَهَا ۗ  وَبِئْسَ الْقَرَارُ
yaitu Neraka Jahanam; mereka masuk ke dalamnya; dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman.

[QS. Ibrahim: Ayat 29]

وَجَعَلُوْا لِلّٰهِ  اَنْدَادًا لِّيُـضِلُّوْا عَنْ سَبِيْلِهٖ ۗ  قُلْ تَمَتَّعُوْا فَاِنَّ مَصِيْرَكُمْ  اِلَى النَّارِ

Dan mereka (orang kafir) itu telah menjadikan tandingan bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah (Muhammad), “Bersenang-senanglah kamu, karena sesungguhnya tempat kembalimu ke neraka.”

[QS. Ibrahim: Ayat 30]

Nasehat Rasulullah Untuk Fatimah

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna dan Muhammad bin Basysyar -lafazh ini milik Ibnu Mutsanna keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far Telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Al Hakam dia berkata; Aku mendengar Ibnu Abu Laila Telah menceritakan kepada kami Ali bahwasanya Fatimah merasa sakit tangannya karena menumbuk tepung dan ketika itu ada seorang pelayan yang menawarkan dirinya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Fatimah datang menemui Rasulullah untuk meminta seorang pembantu. Tetapi ia tidak berhasil menemui Rasulullah dan hanya bertemu dengan Aisyah. Kemudian Fatimah menitip pesan kepada Aisyah untuk disampaikan kepada Rasulullah. Ketika Rasulullah tiba di rumah, Aisyah pun memberitahu beliau tentang kedatangan Fatimah. Ali bin Abu Thalib berkata; “Lalu Rasulullah pergi ke rumah kami ketika kami tengah berbaring hendak tidur. Maka kami segera bangun, tetapi beliau mencegahnya seraya berkata: ‘Tetaplah di tempat kalian! ‘ Kemudian Rasulullah duduk di antara kami hingga saya merasakan dinginnya telapak kaki beliau yang menyentuh dada saya. Setelah itu, Rasulullah bersabda: ‘Inginkah kalian berdua aku ajarkan sesuatu yang lebih baik daripada apa yang kalian minta? Apabila kalian berbaring hendak tidur, maka bacalah takbir tiga puluh empat kali, tasbih tiga puluh tiga kali, dan tahmid tiga puluh tiga kali. Sesungguhnya yang demikian itu lebih baik bagi kalian daripada seorang pembantu.’ Telah menceritakannya kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah Telah menceritakan kepada kami Waki’ Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Mu’adz Telah menceritakan kepada kami Bapakku Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Telah menceritakan kepada kami Ibnu Al Mutsanna Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Adi seluruhnya dari Syu’bah melalui sanad ini. Di dalam Hadits Mu’adz dengan menggunakan kalimat; Apabila ‘kalian berbaring hendak tidur dimalam hari.’ Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah dari Ubaidullah bin Abu Yazid dari Mujahid dari Ibnu Abu laila dari Ali bin Abu Thalib Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakannya kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair dan Ubaid bin Ya’isy dari Abdullah bin Numair Telah menceritakan kepada kami Abdul Malik dari Atha bin Abu Rabah dari Mujahid dari Ibnu Abu Laila dari Ali dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang sama dengan Hadits Al Hakam dari Ibnu Abu Laila. Di dalamnya ada tambahan; Ali berkata; ‘Saya tidak pernah meninggalkan bacaan tersebut semenjak saya mendengarnya dari Rasulullah.’ Seseorang bertanya kepadanya; ‘Hai Ali, apakah kamu juga tidak meninggalkan doa ini pada malam perang Shiffin? ‘ Ali menjawab; ‘Ya. Saya tidak pernah meninggalkan bacaan ini pada malam perang Shiffin sekalipun.’ Sedangkan di dalam Hadits Atha dari Mujahid dari Ibnu Abu Laila dia berkata; aku bertanya kepada Ali; ‘Apakah kamu juga tidak meninggalkan doa ini pada malam perang Shiffin? ‘

HR. Muslim

Mencari Rezeki Yang Halal – Jangan Korupsi

Nasehat Islam

Mencari Rezeki Yang Halal

Telah menceritakan kepadaku Abu Thahir telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Wahb ia berkata, telah mengabarkan kepadaku Malik bin Anas dari Zaid bin Aslam dari Atha` bin Yasar dari Abu Sa’id Al Khudri bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesuatu yang paling aku khawatirkan menimpa kalian adalah sesuatu yang akan dikeluarkan oleh Allah untuk kalian berupa keindahan dunia.” Para sahabat bertanya, “Lantas apakah yang dimaksud dengan perhiasan dunia wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Yaitu keberkahan dan kemakmuran bumi.”

Mereka bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, apakah kebaikan dapat mendatangkan keburukan?” Beliau menjawab: “Sesungguhnya kebaikan tidak akan mendatangkan kecuali kebaikan dan kebaikan tidak akan mendatangkan kecuali kebaikan, kebaikan tidak akan mendatangkan kecuali kebaikan. Dan setiap apa yang tumbuh di musim hujan, kadang-kadang dapat membunuh atau menyakitkan. Kecuali bagi pemakan sayur-sayuran yang memakan hanya sampai kenyang, kemudian ia menghadap ke matahari, lalu buang air besar atau kecil, sesudah itu barulah ia makan kembali. Sesungguhnya harta benda dunia itu kelihatannya hijau dan manis.

Barangsiapa yang memperoleh harta dengan jalan halal dan membelanjakannya pada jalan yang benar, maka itulah sebaik-baik pertolongan. Namun barangsiapa yang memperolehnya dengan jalan yang tidak halal, maka ia seperti halnya orang yang makan tapi tidak pernah merasa kenyang.”

(HR. Muslim)