Tugas Kita Hanya Memberi Nasehat – Allah Yang Berkehendak

وَلَا يَنْفَعُكُمْ نُصْحِيْۤ اِنْ  اَرَدْتُّ اَنْ اَنْصَحَ لَكُمْ اِنْ كَانَ اللّٰهُ يُرِيْدُ اَنْ يُّغْوِيَكُمْ ۗ  هُوَ رَبُّكُمْ ۗ   وَاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ ۗ

Dan nasihatku tidak akan bermanfaat bagimu sekalipun aku ingin memberi nasihat kepadamu, kalau Allah hendak menyesatkan kamu. Dia adalah Tuhanmu, dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.”

(QS. Hud: Ayat 34)

Nasehat Islam – Orang Asing Yang Beruntung Pada Hari Kiamat

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Pada hari kiamat nanti akan datang suatu kaum kepada Allah, cahaya mereka seperti cahaya matahari.”
Maka Abu Bakar berkata: “Apakah mereka itu kami wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Bukan, bagi kalian ada banyak kebaikkan, mereka adalah orang-orang miskin dan orang-orang yang berhijrah, mereka dikumpulkan dari penjuru dunia.”
kemudian beliau berkata; “keberuntungan bagi orang-orang yang terasing, keberuntungan bagi orang-orang yang terasing, keberuntungan bagi orang-orang yang terasing.” Ditanya; “Siapakah orang-orang yang terasing itu wahai Rasulullah?”
Beliau bersabda: “Mereka adalah orang-orang shalih hidup di tengah-tengah orang-orang buruk yang banyak, orang-orang yang menentangnya lebih banyak daripada orang-orang yang mentaatinya.”
(HR. Ahmad)

Keripik Tempe Istimewa – Marimasak

Marimasak
・・・
Assalamualaikum semuanya…
Salam Sabtu Barokah.. Siang – siang mendung nyemil kesukaan keluarga… .
.
Keripik Tempe Sambel Petis
.
1 papan tempe iris tipis
200 gr tepung beras
100 gr tepung tapioka
3 lembar daun jeruk buang tulangnya iris halus ( optional)
100 ml air ( sesuaikan)
.
Bumbu halus
2 siung bawang putih
5 cm kunyit
1 sdt ketumbar sangrai
3 btr kemiri sangrai
Garam dan kaldu bubuk secukupnya
Cara membuat
Campur tepung, daun jeruk dan bumbu halus,  tambahkan air secukupnya sampai kekentalan yg diinginkan. Kl perlu tes goreng sedikit, apakah sudah cukup konsistensinya.  Celupkan tempe ke adonan tepung, goreng dg minyak banyak, panas,  api kecil. Goreng sampai krispi
.
Sambal Petis
.
2 siung bawang putih, iris tipis, goreng.
5 bh cabe rawit ( selera)
1 sdt gula merah sisir
3 sdm petis
50 ml air panas ( sesuaikan)
2 sdm kecap manis
Garam dan kaldu bubuk secukupnya
.
Uleg bawang putih goreng,  cabe rawit, gula merah, garam dan kaldu bubuk sampai halus. Masukkan Petis dan kecap manis ,  ulek hingga rata. Tambahkan air panas secukupnya. Aduk hingga rata. .
Sajikan keripik tempe dg sambal petis .
.
.
#cemilan #tempe #doyancooking #berbagiresep #shareresep #sambal #anekaresepmasakankue #enak #reseproemahan #reseproemahku

Martabak Mini Gurih – Marimasak

MARTABAK TELUR MINI .

Marimasak
.
Bahan:
– 20 bh kulit lumpia, siap pakai.
.
Isian:
– 3 bh telur bebek+1 bh telur ayam
– 150 gr daging sapi,cincang
*bisa diganti kornet/smooked beef
– 5 batang Daun bawang
– 1/2 bh bawang bombay,cincang
– 3 bh bawang putih,cincang
– 3 bh bawang merah,cincang
– Merica,secukupnya
– Kaldu bubuk,garam secukupnya
– 1/2 sdt bubuk kari(optional)
.
Perekat:
– Telur kocong atau
– Tepung terigu dilarutkan dg sedikit air(kental)
.
Caranya:
– Kocok semua telur, bumbui garam,kaldu bubuk, merica, bubuk kari, sisihkan
– Tumis bawang2an masukan daging,setelah matang masukan telur kocok, masak stgh matang, matikan api
– Masukan daun bawang aduk rata
– Ambil 2 lembar kulit lumpia(tumpuk)
Lalu masukan 1sdm isian, lipat membentuk amplop
– rekatkan lalu goreng dg minyak panas api kecil.
.
#resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resepmasakanindonesia #resepdapur #resepmasakannusantara

Hak Pada Diri Sendiri Dan Keluarga

Hak Pada Diri Sendiri Dan Keluarga

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah dari Amru dari Abul Abbas dari Abdullah bin Amru radliallahu ‘anhuma, ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepadaku, “Bukankah telah dikabarkan kepadaku, bahwa kamu shalat sepanjang malam dan berpuasa sepanjang hari?” saya menjawab, “Sungguh, saya benar-benar telah melakukan hal itu.” beliau bersabda: “Sungguh, jika kamu melakukan hal itu, maka kedua matamu akan binasa. Kedua matamu mempunyai hak atas dirimu, dan keluargamu juga mempunyai hak atas dirimu. Karena itu, hendaklah kamu bangun (shalat lail) dan tidurlah. Kemudian berpuasalah kamu dan juga berbukalah.”

HR. Muslim

Sholat Berjamaah Adalah Sunnah Para Nabi

— Sholat Jamaah Adalah Sunnah Para Nabi —

“Siapa berkehendak menjumpai Allah besok sebagai seorang muslim, hendaklah ia jaga semua shalat yang ada, dimanapun ia mendengar panggilan shalat itu, sesungguhnya Allah telah mensyare’atkan kepada nabi kalian sunnah-sunnah petunjuk, dan sesungguhnya semua shalat, diantara sunnah-sunnah petunjuk itu, kalau kalian shalat di rumah kalian sebagaimana seseorang yang tidak hadir di masjid, atau rumahnya, berarti telah kalian tinggalkan sunnah nabi kalian, sekiranya kalian tinggalkan sunnah nabi kalian, sungguh kalian akan sesat, tidaklah seseorang bersuci dengan baik, kemudian ia menuju salah satu masjid yang ada, melainkan Allah menulis kebaikan baginya dari setiap langkah kakinya, dan dengannya Allah mngngkat derajatnya, dan menghapus kesalahan karenanya, menurut pendapat kami, tidaklah seseorang ketinggalan dari shalat, melainkan dia seorang munafik yang jelas kemunafikannya (munafik tulen), sungguh dahulu seseorang dari kami harus dipapah diantara dua orang hingga diberdirikan si shaff (barisan) shalat yang ada.”

(HR. Muslim)

IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk

Mas Kawin Untuk Fatimah

Telah mengabarkan kepada kami ‘Amr bin Manshur, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Abdul Malik, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Hammad dari Ayyub dari ‘Ikrimah dari Ibnu Abbas bahwa Ali berkata; Dahulu saat saya akan menikahi Fathimah radliallahu ‘anha, saya berkata; wahai Rasulullah, tolong Fatimah serumahtanggakan denganku, beliau bersabda: “Baik, Berilah ia sesuatu”, saya berkata; saya tidak memiliki sesuatu, beliau bersabda: “Dimanakah baju zirahmu yang anti pedang itu?, ” saya menjawab ia ada padaku, beliau bersabda: “Berikan padanya.”

Hadits Nasa’i

Hukuman Mati Untuk Pemabuk

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah, telah menceritakan kepada kami Syababah dari Ibnu Abu Dzi’b dari Al Harits dari Abu Salamah dari Abu Hurairah, ia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila seseorang mabuk, maka kalian harus menghukumnya dengan hukuman dera, Apabila ia mengulanginya, maka kalian harus menghukum dera kembali. Dan apabila mengulangi lagi, maka kalian harus menghukumnya dengan hukuman dera kembali. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda pada yang ke empat kalinya: ‘Apabila ia mengulanginya lagi, tebaslah lehernya.’

– HR. Ibnu Majah